Doa Sebelum Tidur: 13 Amalan Dzikir & Doa Sebelum Tidur dalam Islam

13 Dzikir dan Doa Sebelum Tidur dalam Islam yang Sesuai Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Ada 13 dzikir dan doa sebelum tidur yang bisa kita amalkan sebelum tidur. Dan diantara 13 dzikir dan doa sebelum tidur ini ada satu dzikir yang sangat ringkas dan cukup populer, yaitu:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ

BISMIKALLAAHUMMA AHYAA WA AMUUT.

Artinya:
“Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (HR Al-Bukhari) – (Dibaca 1 x)

doa sebelum tidur beserta artinya

atau

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا

BISMIKAALLAHUMMA AMUUTU WA AHYAA.

Artinya:

“Dengan menyebut nama-Mu, ya Allah! Aku mati dan aku hidup.” (HR. Bukhari no. 6312 dan Muslim no. 2711) – (Dibaca 1 x)

baca doa ini sebelum tidur

Penting sekali untuk Anda ketahui…
Dzikir yang ringkas ini ada beberapa versi bacaannya dari Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih. Mudah-mudahan di lain kesempatan kita akan membahasnya. Insya Allah.

Untuk membiasakan mengamalkan semua Dzikir & Doa Sebelum Tidur, Anda boleh rutin mengamalkan 2 dzikir tadi terlebih dahulu.

Oh ya!

Tulisan tentang Dzikir dan Doa Sebelum Tidur ini saya ambil dari tulisan ustadz Muhammad Abduh Tuasikal. Tulisan tersebut kemudian saya adopsi menjadi video Dzikir & Doa Sebelum Tidur Sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini:

Dzikir dan Doa Sebelum Tidur dalam Bentuk PDF

Artikel Dzikir dan Doa Sebelum Tidur ini adalah rangkaian tulisan tentang dzikir dan doa shahih harian yang ada di banghen.com. Sebelumnya saya sudah ada artikel tentang “Doa Setelah Sholat Fardhu“, “Doa Setelah Sholat Tahajud & Witir“, dan “Doa Setelah Sholat Dhuha“.

Saya juga menyediakan artikel Doa Sebelum Tidur ini dalam bentuk PDF. Silakan klik link ini untuk menuju ke halaman saya di Slideshare.

Sekarang, saya ajak Anda mengenal dan belajar satu persatu 13 Dzikir & Doa Sebelum Tidur ini. Dalam tulisan ini saya menyertakan Doa Sebelum Tidur berserta artinya; ada teks arab dan teks latinnya. Semoga bermanfaat…

1. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Pertama

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita: Mengumpulkan dua telapak tangan. Lalu ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad), surat Al-Falaq (Qul a-‘uudzu birobbil falaq) dan surat An-Naas (Qul a-‘uudzu birobbinnaas). Kemudian dengan dua telapak tangan tersebut mengusap tubuh yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan. Semisal itu diulang sampai tiga kali. (HR. Al-Bukhari no. 5017 dan Muslim no. 2192)

Yuk kita mulai…

Surat Al-Ikhlas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al-Ikhlas: 1-4)

Surat Al-Falaq

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Shubuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al-Falaq: 1-5)

Surat An-Naas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” (QS. An-Naas: 1-6)

2. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kedua

Membaca ayat Kursi

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Faedah: Siapa yang membaca ayat Kursi sebelum tidur, maka ia akan terus dijaga oleh Allah dan terlindungi dari gangguan setan hingga pagi hari. (HR. Bukhari no. 3275)

“Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” (QS. Al-Baqarah: 255)

3. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Ketiga

Membaca 2 ayat terakhir di surat Al-Baqarah, yaitu Surat Al-Baqarah ayat 285-286:

Faedah: Siapa yang membaca dua ayat tersebut pada malam hari, maka dua ayat tersebut telah memberi kecukupan baginya. (HR. Bukhari no. 4008 dan Muslim no. 807)

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ * لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya’ dan mereka mengatakan: ‘Kami dengar dan kami ta’at’. (Mereka berdoa): ‘Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali’. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): ‘Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.'” (QS. Al-Baqarah: 285-286)

4. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Keempat

بِاسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

BISMIKA ROBBII WA-DHO’-TU JAMBII WA BIKA ARFA-‘UH FA-IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA WA-IN ARSALTAHAA FAHFADZHAA BIMAA TAHFADZU BIHI ‘IBAADAKASH-SHOOLIHIIN
Artinya:

“Dengan nama Engkau, wahai Rabbku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi, apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah (dari kejahatan setan dan kejelekan dunia), sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang shalih.” (Dibaca 1 x)

dzikir dan doa sebelum tidur

Faedah: Apabila akan tidur, maka hendaklah tempat tidur tersebut dibersihkan karena siapa tahu ada kotoran yang membahayakan di situ, lalu membaca dzikir di atas. (HR. Al-Bukhari no. 6320 dan Muslim no. 2714)

5. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kelima

 

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ خَلَقْتَ نَفْسِيْ وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا، لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا، إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا، وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ
ALLAAHUMMA INNAKA KHOLAQTA NAFSII WA ANTA TAWAFFAAHAA LAKA MAMAATUHAA WA MAHYAAHAA IN AHYAYTAHAA FAHFADZH-HAA WA IN AMATTAHAA FAGHFIR LAHAA ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL ‘AAFIYAH

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milik-Mu. Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah (dari berbagai kejelekan). Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan.” (HR. Muslim no. 2712) – (Dibaca 1 x)

doa sebelum tidur islam latin dan artinya
6. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Keenam

اَللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
ALLAAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAWMA TAB-‘A-TSU ‘IBAADAK
Artinya:

“Ya Allah, jauhkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu (yaitu pada hari kiamat).”  (HR. Tirmidzi no. 3398 dan Abu Daud no. 5045) – (Dibaca 1 x)

amalan sebelum tidur

Faedah: Apabila Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam hendak tidur, beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya, kemudian membaca dzikir di atas. (HR. Tirmidzi no. 3398 dan Abu Daud no. 5045. Al-Hafizh Abu Thohir mengatakan hadits ini shahih. Syaikh Al-Albani mengkritik tentang penyebutan dzikir ini tiga kali. Yang tepat riwayat tersebut tanpa penyebutan tiga kali. Lihat As-Silsilah Ash-Shahihah no. 2754, 6: 588)

 

7. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Ketujuh

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا
BISMIKALLAAHUMMA AMUUTU WA AHYAA

Artinya:

“Dengan nama-Mu, ya Allah! Aku mati dan hidup.” (HR. Bukhari no. 6312 dan Muslim no. 2711) – (Dibaca 1 x)

 

8. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kedelapan

سُبْحَانَ اللهِ

Subhanallah (33 x)

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Alhamdulillah (33 x)

اللهُ أَكْبَرُ

Allahu Akbar (34 x)

Artinya:

“Maha suci Allah (33 x), segala puji bagi Allah (33 x), Allah Maha Besar (34 x)”

Faedah: Bacaan di atas lebih baik daripada memiliki pembantu di rumah. Demikian dikatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada puterinya, Fatimah dan istri tercintanya, ‘Aisyah radhiallahu ‘anhuma. (HR. Bukhari no. 3705 dan Muslim no. 2727)

9. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kesembilan

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

ALLAAHUMMA ROBBAS SAMAAWAATIS-SAB-‘I WA ROBBAL-‘ARSYIL ‘ADZHIIM ROBBANAA WA ROBBA KULLI SYAII’ FAALIQOL HABBI WAN NAWAA WA MUNZILAT TAUROOTI WAL INJIILI WAL FURQOON A-‘UU-DZU-BIKA MIN SYARRI KULLI SYAII’ ANTA AAKHIDZUN BINAA SHIYATIH ALLAAHUMMA ANTAL AWWALU FALAISA QOBLAKA SYAII’ WA ANTAL AAKHIRU FALAISA BA’-DAKA SYAII’ WA ANTADZH-DZHOOHIRU FALAISA FAWQOKA SYAII’ WA ANTAL BAATHINU FALAISA DUUNAKA SYAII’ IQDHI ‘AN-NAD-DAINA WA AGH-NINAA MINAL FAQRI
Artinya:

“Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelah-Mu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atas-Mu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.” (HR. Muslim no. 2713)

doa sebelum tidur nabi
Maksud “فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ” adalah kiasan akan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu. Walaupun Allah itu Maha Tinggi, akan tetapi Allah begitu dekat. Ketinggian Allah tidak menafikan kedekatan Allah. (Lihat Syarh Al-‘Aqidah Al-Wasithiyah, hal. 113)

10. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kesepuluh

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا، فَكَمْ مِمَّنْ لاَ كَافِيَ لَهُ وَلاَ مُؤْوِيَ
ALHAMDULILLAAHIL-LADZII ATH-‘AMANAA WA SAQOONAA WA KAFAANAA WA AAWAANAA FAKAM MIM-MAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA MU’-WIYA
Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang memberi makan kami, memberi minum kami, mencukupi kami, dan memberi tempat berteduh. Berapa banyak orang yang tidak mendapatkan siapa yang memberi kecukupan dan tempat berteduh.” (HR. Muslim no. 2715)

doa amalan sebelum tidur

11. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Kesebelas

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ
ALLAAHUMMA ‘AALIMAL GHOIBI WASY-SYAHAADATI FAATHIROS SAMAAWAATI WAL-ARDHI ROBBA KULLI SYAI-IN WA MALIIKAH ASY-HADU AN LAA-ILAA-HA ILLA ANTA A-‘UUDZU BIKA MIN SYARRI NAFSII WA MIN SYARRISY-SYAITHOONI WA SYIRKIHI WA AN AQTARIFA ‘ALAA NAFSII SUU-AN AW AJURRUHU ILAA MUSLIM
Artinya:

“Ya Allah, Rabb yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb yang menguasai segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, kejahatan setan dan balatentaranya, atau aku berbuat kejelekan pada diriku atau aku mendorongnya kepada seorang Muslim.”

doa sebelum tidur dan artinya

Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash-Shiddiq untuk dibaca pada pagi, petang dan saat akan tidur. (HR. Tirmidzi no. 3392 dan Abu Daud no. 5067. Al-Hafizh Abu Thohir mengatakan bahawa sanad hadits ini shahih. Adapun kalimat terakhir:

(وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ)

adalah tambahan dari riwayat Ahmad 2: 196. Dikomentari oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari jalur lainnya (shahih lighoirihi).)

12. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Keduabelas

Membaca “alif lam mim tanzil” (surat As-Sajdah) dan “tabaarokal ladzii biyadihil mulk” (surat Al-Mulk). (HR. Tirmidzi no. 3404. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits yang hasan)

13. Dzikir dan Doa Sebelum Tidur yang Ketigabelas

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

ALLAAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIKA WA FAWWODH-TU AMRII ILAIKA WAWAJ-JAHTU WAJHIYA ILAIKA WA AL-JA’-TU DZHOHRII ILAIKA ROGHBATAN WA ROHBATAN ILAIKA LAA MAL-JA-A WA LAA MAN-JAA MINKA ILLAA ILAIKA AAMANTU BIKITAABIKAL-LADZII ANZALTA WA BINABIYYIKAL-LADZII ARSALTA

Artinya:

“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepada-Mu, karena senang (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut pada (siksaan-Mu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) Nabi-Mu yang telah Engkau utus.”

amalan doa sebelum tidur

Faedah: Jika seseorang membaca dzikir di atas ketika hendak tidur lalu ia mati, maka ia mati di atas fithrah (mati di atas Islam). (HR. Al-Bukhari no. 6313 dan Muslim no. 2710)

Semoga Dzikir dan Doa Sebelum Tidur ini bermanfaat dan dapat kita amalkan setiap hari.

REFERENSI DOA SEBELUM TIDUR:

-https://rumaysho.com/1683-dzikir-sebelum-tidur205.html
-http://www.sulhan.net/tag/sifat-doa-sebelum-tidur

Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah Nabi

Doa setelah Sholat Dhuha, apakah ada yang sesuai sunnah Nabi?

Saya melihat antusias saudara-saudara kaum muslimin dengan ibadah Sholat Dhuha ini setelah melihat banyaknya pembaca artikel “Waktu Sholat Dhuha Mulai Jam Berapa?” di banghen.com.

Selain pertanyaan “waktu Sholat Dhuha mulai jam berapa?” juga ada pertanyaan lainnya, yaitu apakah doa setelah Sholat Dhuha yang sesuai sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?

Saya sudah membuat sebuah video tentang doa setelah Sholat Dhuha ini. Anda bisa melihatnya di bawah ini:

Doa Sholat Dhuha yang populer belum tentu sesuai sunnah Nabi

Ada satu doa setelah Sholat Dhuha yang sangat populer di sebagian saudara kaum muslimin. Begini lafadz doanya:

اللَّهُمَّ إنَّ الضَّحَاءَ ضَحَاؤُكَ ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ ، وَالْجَمَالَ جَمَالُك ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُك، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُك، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُك اللَّهُمَّ إنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ ، وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضَحَائِك وَبِهَائِك وَجَمَالِك وَقُوَّتِك وَقُدْرَتِك آتِنِي مَا آتَيْت عِبَادَك الصَّالِحِينَ

Sayangnya… doa ini tidak ada dalilnya dari Al-Quran dan Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Darimana sumber doa setelah Sholat Dhuha di atas?

Doa ini disebutkan oleh As Syarwani dalam Syarhul Minhaj (7:293) dan Abu Bakr Ad Dimyathi dalam I’aanatut Thalibiin (1:295). Namun kedua penulis ini tidak menunjukkan dalil bacaan ini. Tim fatwa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan Dr. Abdullah al-Faqih memberikan komentar terhadap doa setelah Sholat Dhuha yang “terlanjur” populer tersebut: “Kami tidak mendapatkan dalil kuat yang menunjukkan adanya doa ini pada referensi-referensi yang kami miliki.” (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 53488). (Keterangan ini kami nukil dari tulisan ustadz Ammi Nur Baits: https://konsultasisyariah.com/10588-doa-shalat-dhuha.html)

Bolehkah doa setelah Sholat Dhuha di atas kita amalkan?

Sebelumnya, saya ingin mengingatkan diri saya pribadi dan Anda tentunya. Prinsip kita dalam melakukan ibadah harus ada landasan ajarannya dalam Al-Quran dan Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibadah dalam agama Islam bersifat tauqifiyah, yaitu menunggu dalil. Maksudnya adalah harus ada landasan dalil dan ajarannya dari Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Cek terlebih dahulu di dalam Al-Quran dan Hadis Nabi yang shahih, apakah pernah Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkannya? Apakah ada para sahabat Nabi -radhiallahu ‘anhum- mengerjakannya?

Jangan pula lupa bahwa ajaran agama Islam ini sudah sangat sempurna. Semuanya sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kita semua. Tidak ada satupun yang beliau sembunyikan. Jika sudah sempurna, buat apa kita cari-cari bentuk ibadah yang tidak ada sumber dalilnya dalam ajaran Islam?

Apapun bentuk ibadah yang kita amalkan dalam ibadah kita sehari-hari, harus ada landasan dalilnya dari Al-Quran dan Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena keduanya adalah sumber ajaran Islam.

Jadi, apa doa setelah Sholat Dhuha yang boleh kita amalkan?

Jawaban pertanyaan ini adalah kita mengamalkan dzikir dan doa umum setelah sholat yang sudah diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ada Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Tsauban radhiallahu ‘anhu, beliau menceritakan dzikir yang dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah beliau selesai shalat,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap selesai shalat, beliau membaca istighfar 3 kali, kemudian membaca,

اللهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAAROKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM

(HR. Muslim 591, Nasai 1337, dan yang lainnya)

Begini doanya:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM (Ya Allah, Engkaulah pemberi keselamatan)

وَمِنْكَ السَّلَامُ WA MINKAS SALAAM (dan dari-Mu keselamatan)

تَبَارَكْتَ
TABAAROKTA (Maha Suci Engkau)

يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ
YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM (Wahai Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan)

Dzikir setelah sholat ini dapat Anda baca setelah sholat, baik itu Sholat Wajib (Sholat Fardhu) maupun Sholat Sunnah. Jadi, doa ini dapat Anda amalkan juga setelah Sholat Dhuha, karena Sholat Dhuha juga termasuk Sholat Sunnah. Keterangan ini ditegaskan oleh Syaikh Bin Baz dalam fatwa beliau (http://www.binbaz.org.sa/noor/2648)

Kemudian Syaikh Bin Baz membawakan Hadis Tsauban di atas. Lalu beliau mengatakan,

ولم يقل المكتوبة، فدل على أنه في كل صلاة، النافلة والفرض

Tsauban tidak mengatakan “setelah Sholat Wajib”. Ini menunjukkan bahwa dzikir tersebut dibaca di setiap selesai shalat. Baik Sholat Sunnah maupun Sholat Wajib. (Demikianlah keterangan Syaikh Bin Baz yang kami nukil dari tulisan ustadz Ammi Nur Baits ini: https://konsultasisyariah.com/23363-dzikir-setelah-shalat-sunah.html)

doa setelah sholat dhuha sesuai sunnah nabi

doa setelah sholat dhuha sesuai sunnah nabi

doa setelah sholat dhuha sesuai sunnah nabi

doa setelah sholat dhuha sesuai sunnah nabi

Setelah selesai Sholat Dhuha, yang terpenting itu adalah ini!

Setelah Anda selesai melaksanakan Sholat Dhuha, maka insya Allah, Anda akan mendapat pahala yang besar dari Allah. Selain itu, tentu saja insya Allah Anda juga akan memperoleh keutamaan dan fadhilah mengerjakan Sholat Dhuha. Apalagi setelah selesai melaksanakan Sholat Dhuha kemudian Anda lanjutkan dengam membaca dzikir yang sesuai dengan Sunnah Nabi, semoga dengan ini pahala Anda semakin bertambah karena Anda memegang teguh Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga tulisan kecil ini bermanfaat untuk saya dan Anda.

Jika artikel tentang doa setelah Sholat Dhuha ini bermanfaat untuk Anda, mohon kiranya berkenan membagikan artikel ini di beranda Facebook Anda, atau memberikan linknya lewat akun social media Anda yang lainnya. Semoga pahalanya juga untuk Anda.

***

REFERENSI

-https://konsultasisyariah.com/23363-dzikir-setelah-shalat-sunah.html
-https://konsultasisyariah.com/10588-doa-shalat-dhuha.html

Belajar Iqro: Cara Cepat Belajar Membaca Al-Quran untuk Pemula (VIDEO)

Belajar Iqro adalah salah satu cara cepat belajar membaca Al-Quran dengan mudah untuk pemula (dewasa dan anak-anak)

Salah satu istimewanya belajar membaca Al-Quran dengan metode Belajar Iqro ini adalah materi yang tersusun sistematis; mulai dari materi yang paling mudah (pengenalan huruf hijaiyah dengan harokat fathah), kemudian huruf bersambung, dan seterusnya hingga praktek belajar membaca Al-Quran dengan menggunakan surat-surat yang mudah dari Al-Quran.

Istimewanya lagi, selama proses belajar mengaji iqro ini secara perlahan diperkenalkan tajwid. Dengan izin Allah, orang yang belajar iqro ini dapat membaca Al-Quran dengan benar, yaitu dengan tartil dan bertajwid.

Buku panduan yang digunakan untuk belajar iqro ini sebanyak 6 jilid. Penyebutan jilid buku iqro ini dikenal langsung dengan menyebutkan nomor jilidnya setelah kata iqro; iqro 1, iqro 2, iqro 3, iqro 4, iqro 5, iqro 6. Sehingga kerap kali kita dengar ungkapan: “Aku sudah iqro 6.” yang maksudnya bahwa dia sudah belajar hingga buku iqro jilid 6.

belajar iqro 1

Video Belajar Iqro 1 – 6 (GRATIS)

Saya mendapati realita sedikitnya materi belajar membaca Al-Quran secara online di internet, sedangkan di sisi yang lainnya, pencarian kata kunci “belajar membaca alquran”, “cara cepat belajar membaca alquran”, dan “belajar iqro” sangat banyak sekali dicari di mesin pencari Google. Inilah salah satu yang mendorong saya membuat video belajar iqro 1 sampai iqro 6, dan kemudian menguploadnya di channel youtube banghen.com secara gratis.

Video belajar mengaji iqro yang ada di channel youtube banghen.com ini utamanya untuk belajar iqro dewasa, namun insya Allah juga bisa untuk remaja dan anak-anak. Semoga video yang saya susun tersebut bermanfaat untuk Anda yang ingin belajar membaca Al-Quran dengan benar (bertahap dan dengan tajwid). Semua videonya gratis untuk Anda.

Belajar Huruf Hijaiyah Tanpa Harokat

belajar huruf hijaiyah

Saya dan istri membuat sebuah aplikasi android “Belajar Huruf Hijaiyah” yang kami beri nama “Soundbook Hijaiyah”. Bagi Anda yang ingin belajar huruf hijaiyah tanpa harokat, aplikasi belajar huruf hijaiyah ini insya Allah cocok untuk Anda. Anda boleh menginstalnya di android Anda. Gratis!

belajar huruf hijaiyah apk

Tips Penting Belajar Membaca Al-Quran

Agar Anda dapat membaca Al-Quran dengan cepat dan dengan metode yang benar (bertahap dan dengan tajwid), saya sarankan agar Anda memulai belajar dari video belajar iqro 1. Anda ulang-ulang terus hingga meresap di dalam hati. Jangan lanjut ke video berikutnya jika Anda belum menguasai materi yang sedang Anda pelajari.

Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah agar Anda dimudahkan-Nya dalam belajar membaca Al-Quran ini. Terus belajar dan jangan putus asa. Ingat bahwa setiap kali Anda belajar dan mengulang-ulangnya maka Anda akan diberi pahala oleh Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Yang terbaik dari kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رضى الله عنه قَالَ : تَعَلَّمُوا هَذَا الْقُرْآنَ ، فَإِنَّكُمْ تُؤْجَرُونَ بِتِلاَوَتِهِ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَا إِنِّى لاَ أَقُولُ بِ الم وَلَكِنْ بِأَلِفٍ وَلاَمٍ وَمِيمٍ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرُ حَسَنَاتٍ.

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diberi pahala 10 kebaikan dengan membaca setiap hurufnya, aku tidak mengatakan itu untuk الم (sebagai satu huruf), akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah, no. 660)

Yuk, kita sebarkan kebaikan dengan membagikan informasi belajar iqro ini kepada orang-orang terdekat Anda.

belajar mengaji iqro

Bagi Anda yang ingin mendapat update informasi dari banghen.com, silakan bergabung di channel Telegram banghencom: https://telegram.me/banghencom

atau subscribe di channel youtube banghen.com: https://www.youtube.com/banghencom

***

REFERENSI:

-https://muslim.or.id/8669-keutamaan-membaca-al-quran.html
-https://muslim.or.id/8144-apakah-anda-termasuk-sebaik-baik-manusia.html
-https://konsultasisyariah.com/12884-keutamaan-dan-motivasi-membaca-alquran-di-bulan-ramadhan.html

Jual Beli Emas Online dalam Islam: Hukumnya Halal atau Haram?

Adakah jual beli emas online yang aman dan terpercaya?

Jika pertanyaan ini dilontarkan kepada saya maka saya mengajak Anda untuk memikirkan dari sudut pandang Islam; aman dan terpercayakah secara syariat? Halalkah transaksi jual beli emas online ini dalam Islam? Jika jawabannya “halal” maka silakan Anda cari layanan jual beli emas online yang terpercaya. Namun sebaliknya, jika jual beli emas online ini “haram” dalam Islam, maka sebaliknya Anda berpikir ulang sebelum melakukan transaksi jual beli emas secara online. “Aman” dan “terpercaya” tidak hanya dilihat dari sudut pandang bisnis semata, namun yang lebih penting lagi adalah aman kah ini menurut syariat Islam?

Mengapa saya membahas hukum jual beli emas online?

Latar Belakang Pertama:
Beberapa bulan lalu, saya secara tidak sengaja membeli perhiasan untuk istri saya. Sebelumnya saya tidak tahu bahwa di dalam perhiasan tersebut terdapat kandungan emas, karena memang harganya sangat murah dan sangat terjangkau. Setelah perhiasan tersebut sampai di rumah, baru saya ketahui ternyata di dalamnya ada kandungan emas. Ini latar belakang pertama mengapa saya membahas hukum jual beli emas online dalam Islam.

Latar Belakang Kedua:
Hari ini (Selasa, 6 Juni 2017) saya mendapat berita tentang diluncurkannya Program BukaEmas di BukaLapak. BukaEmas adalah salah satu fitur di BukaLapak yang memungkinkan jual beli emas secara online dengan aman dan mudah. Bayangkan saja, pengguna BukaLapak dapat menjual atau membeli emas secara online dengan harga terjangkau, mulai dari 0,005 gram emas melalui fitur BukaEmas ini.

Dari liputan id.techinasia.com tentang program BukaEmas ini, menyebutkan bahwa dengan fitur BukaEmas ini jual beli emas online di BukaLapak bisa dilakukan secara tidak tunai karena telah disediakan opsi cicilan.

Pengguna dapat membayar transaksi melalui akun BukaDompet milik pengguna di BukaLapak. Emas yang sudah dibeli kemudian disimpan di virtual box milik PT. Sinar Rezeki Handal yang merupakan partner Bukalapak. Emas milik pengguna yang tersimpan di virtual box tersebut sewaktu-waktu dapat dijual kembali oleh pengguna BukaLapak. Kepingan emas resmi dari ANTAM dan terakreditasi LBMA (London Bullion Market Association) yang ada di BukaEmas ini pun dapat ditarik oleh pengguna secara fisik jika minimal sudah mencapai 0,5 gram.

Dengan tagline BukaLapak sebagai “situs jual beli online mudah & terpercaya”, ini sesuatu sekali bagi saya. Program BukaEmas ini merupakan gebrakan besar di dunia jual beli online.

bukaemas bukalapak 7 juni 2017

Catatan Penting!

Di tulisan ini saya tidak ingin membahas apa hukum jual beli emas secara online di program BukaEmas di BukaLapak. Untuk menetapkan fatwa hukumnya secara Islam semestinya ditetapkan oleh ustadz atau ulama yang kompeten di bidang Fiqih Muamalah. Tentunya setelah melakukan penelitian mendalam terhadap program BukaEmas BukaLapak.

Di tulisan ini saya ingin mengajak Anda belajar bersama saya tentang kaidah jual beli emas, baik online atapun offline. Inilah salah satu istimewanya Islam; seluruh hukum dan aturan kehidupan sudah dalam Islam sejak 1.400 tahun yang lalu.

Jual Beli Emas dalam Islam

Ketentuan jual beli emas sudah diatur dalam Islam sejak 14 abad silam. Dan ketentuan ini relevan hingga akhir zaman walaupun kondisi zamannya berubah.

Dalam Hadis riwayat Ubadah bin as-Shomit radhiallahu ‘anhu. Beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الذهب بالذهب والفضة بالفضة والبر بالبر والشعير بالشعير والتمر بالتمر والملح بالملح مثلا بمثل سواء بسواء يدا بيد، فإذا اختلفت هذه الأصناف فبيعوا كيف شئتم إذا كان يدا بيد رواه مسلم

“Emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Bila jenisnya berbeda maka silahkan engkau membarterkannya dengan cara sesuka hatimu, namun harus dilakukan secara kontan.” (HR. Muslim no. 1587)

Anda perhatikan Hadis di atas. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan 6 jenis komoditi:

  1. Emas
  2. Perak
  3. Gandum (Baca juga: https://en.wikipedia.org/wiki/Wheat)
  4. Sya’ir (sejenis gandum) (Baca juga: https://en.wikipedia.org/wiki/Barley)
  5. Kurma
  6. Garam

Catatan:
Untuk mengetahui perbedaan gandum dan sya’ir. Silakan mengeceknya pada link yang kami berikan di atas. Ada yang mengartikan “burr” dalam Hadis di atas dengan arti “gandum halus”, sedangkan “sya’ir” dengan arti “gandum kasar”.

Enam jenis komoditi pada Hadis di atas lazim disebut dengan komoditi ribawi dalam bahasan ilmu fiqih (الأصناف التي يجري فيها الربا). Ada ketentuan khusus dalam Islam untuk jual beli atau barter 6 komoditi di atas. Jika jual beli atau barter 6 komoditi tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan Islam maka bisa jatuh pada transaksi riba yang diharamkan oleh Islam.

Apakah Komiditi Ribawi Hanya 6 Jenis?

Apakah komiditi ribawi hanya 6 jenis yang disebutkan dalam Hadis di atas? Jawabannya tidak, namun ini juga berlaku untuk jenis komiditi yang lainnya yang memiliki kesamaan ‘illah (alasan atau sebab).

Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi menjelaskan pada tulisan beliau:

Berdasarkan ‘illah nya, 6 benda ribawi di atas dibagi menjadi dua:

Benda yang menjadi alat tukar. Dalam Hadis diwakili dengan emas dan perak. Termasuk dalam hal ini adalah semua mata uang yang berlaku dalam setiap negara.

Benda yang menjadi bahan makanan. Dalam hadis disebutkan gandum kasar, gandum halus dan kurma. Dianalogikan dengan hal ini adalah beras, dan semua bahan makanan pokok di setiap daerah. (Silakan baca: http://pengusahamuslim.com/5856-aturan-jual-beli-emas-dan-valas.html)

Ketentuan Transaksi Komiditi Ribawi

Dalam Hadis di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan ketentuan transaksi 6 komoditi di atas:

Apabila transaksi jual beli atau barter dilakukan antara komoditi yang sama (misal: emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, garam dengan garam) maka harus memenuhi 2 ketentuan:

Ketentuan yang pertama: Jumlah takarannya harus sama.

Misal:
Emas lama ditukar dengan emas baru. Maka takarannya harus sama (misal: 5 gram emas lama harus ditukar dengan 5 gram emas baru). Apapun kondisi dan mutu keduanya (misal: yang satunya bagus dan yang lainnya jelek) maka tetap HARUS ditukar dengan dengan takaran yang sama.

Apabila emas lama sebanyak 5 gram ditukar dengan emas baru sebanyak 3 gram (atau sebaliknya) maka ini tidak boleh. Hukumnya HARAM secara syariat karena di dalam transaksi ini terdapat Riba Fadhl yang diharamkan dalam Islam.

Begitu juga dengan uang, yaitu uang kartal yang sekarang kita sehari-hari kita gunakan untuk transaksi jual beli. Uang kartal adalah uang yang berdiri sendiri yang hukumnya sama dengan emas dan perak. Dan uang setiap negara berbeda-beda jenis dan nilainya, sesuai dengan negara yang mengeluarkannya. Rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia berbeda jenis dan nilainya dengan Dolar Amerika. (Silakan baca artikel: http://pengusahamuslim.com/5856-aturan-jual-beli-emas-dan-valas.html)

Oleh karena itu Rupiah adalah satu jenis uang tersendiri. Dolar pun adalah satu jenis uang tersendiri. Begitupun dengan mata uang lainnya.

Kembali pada ketentuan di atas. Jika Anda ingin menukar 1 lembar uang kertas Rp 50.000,- maka harus ditukar dengan nilai yang sama, yaitu dengan 5 lembar uang kertas Rp 10.000,- Jika nilai tukarnya tidak sama maka hukumnya HARAM secara syariat Islam karena di dalam transaksi ini terdapat Riba Fadhl yang diharamkan dalam Islam. (Baca: Awas! Ada Riba di Jasa Tukar Uang Baru Lebaran)

Ketentuan yang kedua: Transaksinya harus kontan.

Maksud kontan di sini adalah serah terima barang harus dilakukan pada saat transaksi. Serah terima barang TIDAK BOLEH ditunda atau tertunda setelah akad transaksi. Serah terima barang TIDAK BOLEH dilakukan setelah kedua belah pihak berpisah (setelah ada akad transaksi sebelumnya), TIDAK BOLEH walaupun hanya berpisah sejenak.

Transaksi Antara Komoditi Ribawi yang Jenisnya Berbeda

Pada Hadis di atas disebutkan: “Bila jenisnya berbeda maka silahkan engkau membarterkannya dengan cara sesuka hatimu, namun harus dilakukan secara kontan.”

Maksudnya adalah apabila barang komoditi ribawi yang ditukar dalam transaksi tersebut berbeda jenisnya maka boleh salah satu pihak atau kedua belah pihak menaikkan nilai atau jumlah barangnya. Namun dengan syarat HARUS dilakukan secara kontan.

Misalnya: Jual beli atau barter emas dengan perak, kurma dengan sya’ir, garam dengan gandum. Boleh nilai dan jumlah barangnya berbeda satu sama lainnya (misal: menukar 1 gram emas dengan 20 gram perak). Namun transaksinya HARUS dilakukan secara kontan.

Contoh lainnya terkait dengan topik pembahasan kita adalah transaksi jual beli emas dengan uang. Maka transaksi jual beli emas dengan menggunakan uang HARUS dilakukan secara kontan. Jika tidak dilakukan secara kontan maka berlaku padanya Riba Nasi-ah yang diharamkan oleh Islam.

Contoh yang lainnya, yaitu BOLEH menukar $1,- Dolar Amerika dengan Rp 13.800,- Rupiah Indonesia, namun HARUS kontan (serah terima langsung dilakukan di tempat berlangsungnya akad). Jika tidak dilakukan secara tunai maka berlaku padanya Riba Nasi-ah yang diharamkan oleh Islam.

Untuk Transaksi di Luar Komiditi Ribawi

Jual beli barang selain 6 jenis komiditi ribawi dan barang lainnya yang memiliki ‘illah yang sama maka boleh keluar dari ketentuan transaksi di atas. Namun tentu saja harus dalam koridor syariat Islam, misal: tidak boleh ada tipu menipu, tidak boleh menyembunyikan cacat barang, tidak boleh curang dalam menimbang, dan lain-lain.

Contohnya:

  1. Bolehnya jual beli buku dengan menggunakan uang dengan harga yang ditetapkan oleh penjual, baik secara tunai atau dicicil.
  2. Boleh tukar menukar 1 mobil baru dengan 3 mobil lama.
  3. Dan banyak contoh yang lainnya.

Namun Anda tetap harus berhati-hati, karena di sana ada banyak aturan syariat dalam transaksi jual beli. Oleh karena itu bagi siapa saja yang setiap harinya berkecimpung dalam dunia perniagaan wajib belajar ilmu Fiqih Muamalah ini, terutama bagi Anda seorang pedagang.

Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu berkata,

لَا يَتَّجِرْ فِي سُوقِنَا إلَّا مَنْ فَقِهَ أَكْلَ الرِّبَا

“Jangan berdagang di pasar kami kecuali orang yang benar-benar paham mengenai seluk beluk riba.” (Lihat Mughnil Muhtaj, 6/310)

Bagaimanakah Hukum Jual Beli Emas Online?

Saya yakin Anda sudah memahami 2 ketentuan di atas ya? Jika demikian apakah jual beli emas online tersebut dilakukan secara kontan (serah terima barang langsung pada saat akad)? Jika tidak maka transaksi seperti ini tidak boleh. Tentang hukum jual beli emas secara online ini sudah dijelaskan oleh Syaikh Sholeh al-Munajjid pada artikel yang ditulis oleh ustadz Muhammad Abduh Tuasikal. Anda bisa langsung merujuk pada artikel tersebut. (Silakan baca: https://rumaysho.com/2395-jual-beli-emas-via-internet.html)

hukum jual beli emas online dalam islam

hukum jual beli emas via internet

Ustadz Dr. Erwandi juga menjelaskan hal ini pada tulisan beliau. Beliau menjelaskan bahwa jual beli emas via internet terlarang secara syariat dikarenakan serah terima barang tidak kontan (pembeli sudah transfer via internet banking namun barang baru diterima beberapa hari kemudian). Dan ini tidak boleh secara syariat. (Silakan baca: http://pengusahamuslim.com/5856-aturan-jual-beli-emas-dan-valas.html)

jual beli emas lewat internet menurut islam

Terkait dengan program BukaEmas di BukaLapak, saya sarankan juga membaca tulisan ustadz Muhammad Abduh Tuasikal tentang hukum menabung emas secara online. (Silakan baca: https://rumaysho.com/15516-menabung-emas-namun-tak-pernah-melihat.html)

hukum tabungan emas online virtual
Penutup

Demikianlah tulisan sederhana ini yang saya susun dari berbagai sumber. Sebagian besar materi tulisan saya ambil dari beberapa tulisan para ustadz yang saya cantumkan di daftar referensi di bagian paling bawah artikel ini, sembari saya mengecek langsung ke kitab fiqih untuk sekedar memastikan keterangan ilmiahnya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

BONUS: VIDEO HUKUM JUAL BELI EMAS DI PEGADAIAN

REFERENSI

-https://konsultasisyariah.com/170-jual-beli-emas-dengan-tenggang-waktu-pembayaran.html
-http://pengusahamuslim.com/5856-aturan-jual-beli-emas-dan-valas.html
-https://rumaysho.com/364-riba-dalam-emas-dll-riba-fadhl.html
-https://rumaysho.com/15516-menabung-emas-namun-tak-pernah-melihat.html
-https://rumaysho.com/2395-jual-beli-emas-via-internet.html
-https://rumaysho.com/824-berilmu-sebelum-berdagang.html
-https://id.techinasia.com/bukalapak-hadirkan-tabungan-emas
-https://www.bukalapak.com/bukaemas
-https://www.bukalapak.com/bantuan/fitur-bukalapak/buka-emas/buka-emas

Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir Sesuai Sunnah (PDF & MP3)

Doa setelah Sholat Tahajud ini juga merupakan doa setelah Sholat Tarawih dan Witir. Tentu saja, karena Sholat Tahajud dan Sholat Tarawih merupakan Sholat Malam, sedangkan Sholat Witir adalah penutupnya. Nah, doa yang akan kita pelajari ini dibaca setelah selesai salam Sholat Witir.

Saya sudah menulis tentang perbedaan antara Sholat Tahajud dan Sholat Tarawih di tulisan saya yang lainnya di website ini. Anda boleh membacanya nanti setelah membaca artikel Doa Setelah Sholat Tahajud ini. Saya akan berikan link tautannya nanti di bawah insya Allah.

Pada tulisan ini insya Allah Anda akan mendapatkan ilmu pengetahuan seputar Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir. Anda boleh menonton video tentang tata cara Doa Setelah Sholat Tahajud dan Witir yang saya sertakan di artikel ini. Anda juga dapat mendownload file PDF dan Mp3 Doa Setelah Sholat Tahajud atau Sholat Tarawih dan Sholat Tarawih ini. Link downloadnya saya sertakan di bagian bawah artikel.

Sekali lagi, doa setelah Sholat Tahajud & Sholat Tarawih ini dapat Anda amalkan setelah selesai salam Sholat Witir. Jadi, ketika Anda selesai melaksanakan Sholat Tahajud atau Sholat Tarawih, kemudian Anda lanjutkan dengan melaksanakan Sholat Witir sebagai penutup Sholat Malam Anda. Setelah Anda selesai salam Sholat Witir maka Anda langsung membaca doa yang akan kita pelajari di artikel ini.

Ada 2 Doa Setelah Selesai Sholat Tahajud

Ada 2 doa yang dapat kita amalkan setelah selesai melaksanakan Sholat Tahajud atau setelah Sholat Tarawih. Anda boleh mengamalkan salah satunya atau keduanya.

DOA YANG PERTAMA

Doa ini dibaca tepat setelah selesai salam Sholat Witir. Jadi, ketika Anda selesai melaksanakan Sholat Tahajud atau Sholat Tarawih, kemudian Anda lanjutkan dengan melaksanakan Sholat Witir sebagai sholat penutup. Setelah Anda selesai salam Sholat Witir maka Anda langsung membaca doa ini.

Cara membaca doa yang pertama ini yaitu:

  1. Doa ini dibaca sebanyak 3 kali.
  2. Pada bacaan yang ketiga dikeraskan dan dipanjangkan ketika membacanya.

Mungkin ini lebih jelas lagi jika Anda menonton video Doa Setelah Sholat Tahajud di channel Banghen.com ini ya. Di video ini saya berikan keterangan bacaan doanya dalam bentuk audio yang saya bacakan secara pelan. Kemudian saya berikan keterangan teks doanya dalam tulisan latin dan saya sertakan pula arti doanya dalam Bahasa Indonesia. Tak lupa pula saya sertakan penjelasan sumber dalil Hadis setiap doa.

 

Berikut ini adalah bacaan doa yang pertama, sebagaimana yang Anda lihat di video Doa Setelah Sholat Tahajud di atas.

(1)

سُبْحَانَ الـمَلِكِ القُدُّوْسِ

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS

(2)

سُبْحَانَ الـمَلِكِ القُدُّوْسِ

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS

(3) (pada bacaan ketiga ini dikeraskan dan dipanjangkan ketika membacanya)

سُبْحَانَ الـمَلِكِ القُدُّوْسِ

SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUUUS

Artinya:

“Maha Suci Dzat yang Merajai lagi Maha Suci.”

Kemudian setelah itu langsung membaca:

(4) رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

ROBBIL MALAA-IKATI WAR-RUUH

Artinya:

“Tuhan para malaikat dan ar-Ruh.”

***

Setelah Anda selesai membaca Doa Setelah Sholat Tahajud, Sholat Tarawih dan Sholat Witir di atas maka selesai pula ibadah Sholat Tahajud, Sholat Tarawih, dan Witir Anda.

***

doa setelah sholat tahajud

doa setelah sholat tahajud

Dalil Doa yang Pertama dari Doa Setelah Sholat Tahajud di atas 

Doa setelah Sholat Tahajud di atas berdasarkan dalil beberapa Hadis di bawah ini:

Dari Ubay bin Ka’ab radhiallahu ‘anhu, beliau berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَلَّمَ فِي الْوِتْرِ، قَالَ: سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah salam Sholat Witir, beliau membaca: SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUS.” (HR. Abu Daud 1430; dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Dalam riwayat Nasa’i dari Abdurrahman bin Abza radhiallahu ‘anhu, terdapat tambahan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ، وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، وَكَانَ يَقُولُ إِذَا سَلَّمَ: «سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ» ثَلَاثًا، وَيَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالثَّالِثَةِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan witir dengan membaca surat al-A’laa (pada rakaat pertama), surat al-Kafirun (pada rakaat kedua), dan surat al-Ikhlas (pada rakaat ketiga). Setelah salam, beliau membaca: SUBHAANAL MALIKIL QUDDUUUUS , 3 kali. Beliau keraskan suara beliau pada bacaan yang ketiga.” (HR. Nasa’i 1732 dan dishahihkan al-Albani)

Dalam riwayat yang lain, terdapat tambahan:

… طَوَّلَ فِي الثَّالِثَةِ

“Beliau baca (dengan bacaan yang panjang) pada bacaan ketiga.” (HR. Nasa’i 1734 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

Disebutkan dalam riwayat Thabrani tentang adanya tambahan bacaan:

رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

RABBIL MALAA-IKATI WAR-RUUH

Dari Ubay bin Ka’ab radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

فِي الْأَخِيرَةِ يَقُولُ: رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

“Di bagian akhir beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam- membaca: RABBIL MALAAIKATI WAR-RUUH.” (HR. Ad-Daruquthni no. 1660. Dalam Fatwa Islam (no. 14093), dinyatakan: sanadnya shahih, dan Ibnul Qoyim menyebutnya dalam Zaadul Ma’aad 1/323)

DOA YANG KEDUA

Ada dua tempat untuk membaca doa kedua ini ketika Witir atau Tahajud, yaitu:

  1. Setelah Sholat Witir.
  2. Ketika sujud dalam shalat.

***

Berikut ini Doa Setelah Sholat Tahajud yang kedua:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ ، وَبِـمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَـتِكَ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ ، كَمَا أَثْــــنَــــيْتَ عَلَى نَــــفْسِكَ

ALLAHUMMA INNII A-‘UUDZU BI RIDHOO-KA MIN SAKHOTIK, WA BI-MU’AAFAATIKA MIN ‘UQUUBATIK, WA A-‘UUDZU BIKA MIN-KA, LAA UH-SHII TSA-NAA-AN ‘ALAIKA ANTA, KAMAA ATS-NAITA ‘ALAA NAFSIK

Makna doa kedua di atas:
“Ya Allah, aku berlindung dengan ridho-Mu dari kemurkaan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak bisa menyebut semua pujian untuk-Mu, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”

Untuk lebih jelasnya tentang doa yang kedua ini, Anda dapat menonton video di atas ya.

Hadis selengkapnya yang merupakan sandaran dalil doa di atas:

Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي وِتْرِهِ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ،…

“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di (penghujung) Sholat Witir beliau, beliau membaca: ALLAHUMMA INNII A-‘UUDZU BI RIDHOO-KA MIN SAKHOTIK…” (HR. An-Nasa’i 1747, Abu Daud 1427, dan Turmudzi 3566; dinilai shahih oleh al-Albani)

DOWNLOAD FILE PDF DAN MP3 DOA SETELAH SHOLAT TAHAJUD

Bagi Anda yang ingin mendownload file .PDF Doa Setelah Sholat Tahajud di atas, Anda boleh langsung mendownloadnya pada link tersebut.

Anda juga boleh mendownload file .Mp3 Doa Setelah Tahajud di atas. File .Mp3 ini merupakan hasil convert dari file video Doa Setelah Shalat Tahajud Sesuai Sunnah pada channel Banghen.com.

OH YA!

Hampir saja lupa. Bagi Anda yang ingin mengetahui Tata Cara Sholat Tahajud, silakan klik tautan ini. Di artikel tersebut ada sedikit gambaran tentang keutamaan Sholat Tahajud, niat dan bacaan Sholat Tahajud, dan apa beda Sholat Tahajud dengan Sholat Tarawih, apa itu Sholat Witir.

Mungkin Anda ingin LIKE dan SHARE artikel ini sekarang, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh teman dan saudara Anda.

REFERENSI DOA SETELAH SHOLAT TAHAJUD & WITIR:

https://konsultasisyariah.com/14894-doa-shalat-tahajud.html-
https://rumaysho.com/11354-doa-setelah-shalat-witir.html-
-http://banghen.com/tata-cara-sholat-tahajud-keutamaan-niat-bacaan-dan-doa-sholat-tahajud