Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat dan Lengkap (PDF, MP3, VIDEO)

Doa setelah sholat fardhu dalam bentuk panduan artikel, video, PDF, dan .Mp3 ini kami susun dari buku “Tuntunan Dzikir Sesudah Shalat Fardhu Menurut Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih”. Buku ini kami pilih sebagai rujukan karena kumpulan doa setelah sholat yang dimuat di dalamnya disusun secara singkat dan padat sehingga lebih mudah untuk dihafal dan diamalkan setiap setelah sholat fardhu.

Buku ini juga mengambil referensi dari buku-buku rujukan doa dan dzikir yang bersumber dari Hadis Nabi yang Shahih; semisal buku “Hishnul Muslim” karya Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qohthooni dan yang lainnya. Doa adalah ibadah, dan ibadah harus ada dalil dan tuntunannya dari Al-Quran dan Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih agar ibadah yang Anda kerjakan bernilai pahala di sisi Allah Ta’ala.

Saya beri judul tulisan ini “Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat dan Lengkap”, karena banyak sekali saudara kami kaum muslimin yang mencari di mesin pencari dengan kata kunci “Doa Setelah Sholat Fardhu”. Kami tuliskan “Doa Setelah Sholat Fardhu”, namun sebenarnya yang lebih tepat adalah “Dzikir Setelah Sholat Fardhu”. Di antara kumpulan dzikir setelah sholat fardhu ini memang ada yang merupakan “doa”, yaitu pada bagian kedua dari doa dan dzikir yang khusus dibaca setelah sholat Maghrib dan Subuh (pada halaman 62 pada file PDF Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat dan Lengkap yang saya sertakan link downloadnya pada artikel ini).

Download Dzikir & Doa Setelah Sholat Fardhu (PDF) from Hendri Syahrial (di Slideshare.Net)

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu dalam Bentuk .Mp3

Untuk mendownload dzikir dan doa setelah sholat fardhu dalam bentuk file .MP3 silakan Anda langsung menuju link ini: https://soundcloud.com/banghen/dzikir-dan-doa-setelah-sholat-fardhu-yang-shahih-dan-singkat

Apa Beda Do’a dan Dzikir?

Secara bahasa, arti dzikir adalah “mengingat”, sedangkan arti doa adalah “meminta”. Silakan Anda perhatikan arti bacaannya, jika itu bentuknya permintaan maka itu adalah doa. Jika itu bentuknya pujian atau bentuk lainnya dalam hal mengingat Allah maka itu adalah dzikir.

Contohnya adalah pada surat Al-Fatihah. Ayat 1 – 5 adalah dzikir, sedangkan ayat 6 adalah doa (permintaan), yaitu:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

yang artinya: “(Ya Allah) tunjukilah kami jalan yang lurus,”

Silakan Anda buka mushaf Al-Quran milik Anda untuk mengecek.

Namun terkadang dzikir juga dinamakan doa, dan sebaliknya doa pun terkadang dinamakan dzikir oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pembahasan tentang ini cukup panjang, dan membutuhkan bahasan tersendiri.

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu

Dzikir dan doa setelah shalat fardhu berikut ini ada 2 macam:

  1. Dzikir dan doa yang dibaca setelah sholat lima waktu secara umum; setelah shalat Maghrib, Isya, Subuh, Dzuhur, dan Ashar. Termasuk setelah shalat Jum’at.
  2. Dzikir dan doa yang khusus dibaca setelah sholat Maghrib dan Subuh (sebagai tambahan dari dzikir dan doa umum di atas)

Insya Allah satu persatu bacaan doa dan dzikirnya akan saya bahas di bawah ini. Namun sebelum itu, saya sebenarnya sudah membuat video ringkas durasi 10 menit tentang dzikir dan doa setelah sholat fardhu. Mudah-mudahan video ini bermanfaat untuk Anda.

Video Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu

Video dzikir dan doa setelah sholat fardhu ini berdurasi selama 10 menit. Di video ini sudah saya lengkapi dengan bacaan dzikir dan doa umum setelah shalat wajib 5 waktu, dan ditambah dengan dzikir dan doa khusus setelah sholat Maghrib dan Subuh.

Video ini lengkap dengan teks doa dalam tulisan arab, lafadznya dalam bahasa Indonesia (ini bertujuan untuk membantu Anda yang belum lancar membaca tulisan arab), dan saya lengkapi pula terjemah setiap doa dan dzikir dalam bahasa Indonesia agar Anda dapat lebih memahami dan menghayati doa dan dzikir yang akan Anda amalkan ini.

Setiap doa dan dzikir saya lengkapi dengan referensi sumber hadisnya dari kitab hadis apa saja, sehingga Anda pun dapat merujuk ke kitab hadis tersebut.

Dan tak lupa pula, saya juga menyertakan rekaman suara saya membacakan setiap dzikir dan doa dengan pelan. Semoga ini dapat membantu Anda mengamalkan dzikir dan doa ini setiap kali Anda selesai melaksanakan sholat fardhu 5 waktu.

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

*****

Dzikir dan doa yang dibaca setelah sholat lima waktu secara umum; setelah shalat Maghrib, Isya, Subuh, Dzuhur (termasuk sholat Jumat), dan Ashar.

PERTAMA

doa setelah sholat fardhu 01

 

أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ

ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)

ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)

ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ

ALLAHUMMA ANTAS SALAAM (Ya Allah, Engkaulah pemberi keselamatan)

وَمِنْكَ السَّلَامُ

WA MINKAS SALAAM (dan dari-Mu keselamatan)

تَبَارَكْتَ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ

TABAAROKTA (Maha Suci Engkau)

YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM (Wahai Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan)

Sumber dzikir ini: Hadis riwayat Muslim (I/414)

*****

KEDUA

doa setelah sholat fardhu 02

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ

WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ

LAHUL MULKU WALAHUL HAMD (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ

WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

اَللّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ

ALLAHUMMA LAA MAANI’A LIMAA A’THOY TA (Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah terhadap apa yang Engkau beri)

وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ

WA LAA MU’THIYA LIMAA MANA’TA (Dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau cegah)

وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU (Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan bagi pemiliknya dari siksa-Mu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Al-Bukhari (I/255) dan Muslim (I/414)

*****

KETIGA

doa dzikir setelah sholat fardhu 03

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ

WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ

LAHUL MULKU WALAHUL HAMD (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ

WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا اللهِ

LAA HAWLAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ

WA LAA NA’BUDU ILLAA IYYAAH (Kami tidak beribadah kecuali hanya kepada-Nya)

لَهُ النِّعْمَةُ وَ لَهُ الْفَضْلُ

LAHUN NI’MAH WA LAHUL FADHL (Milik-Nya nikmat dan milik-Nya keutamaan)

وَ لَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ

WA LAHUTSANAA-UL HASAN (Dan milik-Nya pujian yang baik)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ

MUKHLISHIINA LAHUD DIIN (dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya)

وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

WALAU KARIHAL KAAFIRUUN (walaupun orang-orang kafir membencinya)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Muslim (I/415)

*****

KEEMPAT

(سُبْحاَنَ اللهِ (٣٣

SUBHAANALLAAH (33 X) (Maha Suci Allah)

(الْحَمْدُ ِللهِ (٣٣

ALHAMDULILLAAH (33 X) (Segala puji bagi Allah)

(اللهُ اكْبَرُ (٣٣

ALLAHU AKBAR (33 X) (Allah Maha Besar)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ

WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ

LAHUL MULKU WALAHUL HAMD (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ

WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Muslim (I/418)

Membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq, dan Surah An-Naas

Setelah itu membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.

SURAH AL-IKHLAS & TERJEMAHANNYA

surah al ikhlas qulhu

surah al ikhlas qulhu 04

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.

اللَّهُ الصَّمَدُ

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

 

SURAH AL-FALAQ DAN TERJEMAHANNYA

surah al falaq terjemahnya

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

dari kejahatan makhluk-Nya,

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِن شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ

dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

 

SURAH AN-NAAS DAN TERJEMAHANNYA

surah annaas dan terjemah

 

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

مَلِكِ النَّاسِ

Raja manusia.

إِلٰهِ    النَّاسِ

Sembahan manusia.

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

dari (golongan) jin dan manusia.

*****

KELIMA

Membaca Ayat Kursi sebanyak satu kali. Ayat Kursi ini adalah surat Al-Baqoroh ayat 255.

ayat kursi surah al baqoroh 255

 

اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Terjemahan Ayat Kursi:
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

 

*****

 

Dzikir dan Doa yang Khusus Dibaca Setelah Sholat Maghrib dan Subuh

Dzikir dan doa di bawah ini adalah khusus dibaca setelah setelah sholat Maghrib dan Subuh. Doa dan dzikir ini adalah doa tambahan selain doa umum di atas (yang dibaca setiap selesai melaksanakan sholat wajib 5 waktu)

DZIKIR TAMBAHAN PERTAMA

Dzikir ini dibaca 10 kali setiap selesai shalat Maghrib dan Subuh.

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ

LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ

WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ

LAHUL MULKU WALAHUL HAMD (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

يُحْيِيْ وَ يُمِيْتُ

YUHYII WA YUMIIT (Dia yang menghidupkan dan mematikan)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ

WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat At-Tirmidzi (V/515), Ahmad (IV/227)

 

*****

DOA TAMBAHAN KEDUA

Doa ini dibaca setelah salam sholat Subuh.

اَللَّهُمَّ إنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا

ALLAHUMMA INNIY AS ALUKA ‘ILMAN NAA FI’AA (Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padamu ilmu yang bermanfaat)

وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

WA RIZQON THOYYIBAA WA ‘AMALAN MUTAQOBBALAA (Rizki yang baik dan amal yang diterima)

Sumber hadis doa ini: Hadis riwayat Ibnu Majah, lihat kitab Shahih Ibni Majah (I/152)

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

 

***SELESAI***

Alhamdulillah, semoga dzikir dan doa setelah sholat fardhu ini bermanfaat untuk saya dan Anda semua.

Kata kunci:

doa sesudah sholat fardhu yang pendek, dzikir dan doa setelah sholat fardhu singkat, doa setelah sholat fardhu singkat, doa sesudah sholat, doa sesudah sholat fardhu, doa setelah sholat...

(Visited 1,325 times, 26 visits today)

1 Response

  1. iskandar says:

    Alhamdulillah ilmu yg bermanfaat, semoga berguna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *