Cara Masuk Islam, Mudah dan Praktis!

Cara Masuk Islam dengan Mudah dan Praktis

Satu hal yang sangat penting, beragama Islam itu adalah karunia terbesar dalam hidup ini. Jika Anda sudah beragama Islam, saya ucapkan SELAMAT kepada Anda. Selamat masuk ke dalam surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi. Ini sudah janji Allah untuk hamba-hambanya yang beriman. Namun jika Anda belum masuk Islam, apa lagi yang Anda tunggu? Ayo mantapkan hati dan langkah Anda menuju kebahagiaan sejati ini! Bismillah…

“Barang siapa yang mencari agama selain Islam, maka agamanya tersebut tidak akan diterima, dan (kelak) di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali-Imran: 85)

Masuk Islam itu caranya sangat mudah. Tidak ada upacara khusus, dan bisa Anda lakukan langsung segera dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Simpel dan praktis. Namun sebelumnya, mantapkan niat tulus Anda terlebih dahulu. Minta pertolongan Allah agar hati Anda mantap. Mintalah keikhlasan kepada Allah.

Berikut ini adalah langkah-langkah masuk Islam:

  1. Mengikrarkan dua kalimat syahadat. Cukup Anda mengucapkan:  “Asy hadu allaa ilaaha illallah wa asy hadu anna muhammadar rasuulullah.” Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. Mudah kan?
  2. Ikrar syahadat di atas Anda ucapakan di hadapan saksi kaum muslimin. Jumlah saksi tersebut minimal 2 orang muslim yang baik. Tujuan adanya saksi adalah agar Anda nanti diakui oleh orang lainnya. Saksi inilah yang mengabarkan dan menguatkan informasi bahwa Anda sudah masuk Islam. Sehingga dengan ini Anda akan dianggap sebagaimana layaknya muslim yang lainnya, yang punya hak dan kewajiban yang sama di hadapan Allah.
  3. Selesai.

Simpel dan praktis! dengan hanya melakukan 2 hal di atas, maka Anda sudah menjadi bagian dari muslim yang menyerah dan tunduk kepada Allah dan Rasul-Nya 🙂

Istilah Bahasa Arab Modern Kontemporer Sosial Media

Istilah bahasa arab terus berkembang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Pantas saja, bahasa arab adalah bahasa yang sangat tua yang masih hidup bertahan hingga zaman moderen ini, bahkan hingga hari kiamat!

Semua bidang ilmu pengetahuan (tanpa terkecuali) menggunakan kosa kata (mufrodat) bahasa arab di bidangnya masing-masing, sesuai dengan konteks pada bidang ilmu pengetahuan tersebut. Termasuk yang satu ini, bahasa arab yang sudah berusia ribuan tahun ini pun digunakan di dunia social media. Tentu saja, sesuai dengan konteknya ya; karena penggunaan kosa kata (mufrodat) akan berbeda artinya antara satu susunan kalimat dengan susunan kalimat lainnya.

Istilah Bahasa Arab Modern Kontemporer yang sering di gunakan di Sosial Media

Coba Anda perhatikan, semua mufrodat yang ada di bawah ini adalah kosa kata yang telah lama ada, sudah lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Nah, ketika kosa kata ini digunakan di social media maka beda arti, karena konteksnya sudah berbeda. Jika Anda cari di kamus bahasa arab maka Anda akan ketemu arti yang berbeda, karena konteknya berbeda 🙂

Account = حساب (Hisab)

Like = إعجاب (I’jab)

Comment = تعليق (Ta’liq)

Post = منشور (Mansyur)

Share = مشاركة (Musyarakah)

Message = رسالة (Risalah)

Page = صفحة (Shafhah)

Group = مجموعة (Majmu’ah)

Profile = صفحة شخصية (Shafhah Syakhshiyah)

Block = حظر (Hazhr)

Hashtag = وسم (Wasm)

Poke = نكز (Nakaz)

Notification = إشعار (Isy’ar)

Link = رابط (Rabith)

Icon = مناسبة (Munasabah)

Add = إضافة (Idhafah)

Mention/Tag = إشارة (Isyarah)

Status = حالة (Halah)

Wall = حائط (Haaith)

Cover = غلاف (Ghilaf)

Profile Picture = صورة شخصية (Shurah Syakhshiyah)

Time Line = يوميات (Yaumiyaat)

Note = ملاحظة (Mulahazhah)

Chat = دردشة (Dardasyah)

Tweet = تغريد (Taghriid)

Channel = قناة (Qanaah)

Setting = إعدادات (I’dadat)

Friends = أصدقاء (Ashdiqa’)

Following = متابعة (Mutaba’ah)

Followers = متابعون (Mutabi’un)

Subscribe = اشتراك (Isytirak)