Umur 40 Tahun Menurut Islam: Kajian Menyentuh Hati Ustadz Syafiq Riza Basalamah (MP3 & Video)

Apa rahasia umur 40 tahun menurut Islam? Apa makna di balik usia 40 tahun? Apakah rahasia ini hanya berlaku untuk pria yang berumur 40 tahun saja ataukah juga berlaku untuk para wanita? Yuk, mari kita membahas usia 40 tahun menurut Islam.

Ada sebuah video kajian menyentuh hati yang dibawakan oleh ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah tentang rahasia umur 40 tahun menurut  Islam. Video kajian ini keren banget; temanya keren yaitu tentang rahasia di balik umur 40 tahun, dibawakan oleh seorang ustadz keren yang berjenggot keren, masya Allah. Bagi Anda yang biasa menikmati kajian-kajian Islam di Youtube, saya yakin Anda sudah kenal dengan ustadz Syafiq Riza Basalamah. Ini dia video yang saya maksud:

Cara Menghitung Umur 40 tahun Anda

Anda jangan salah sangka ya… umur 40 tahun itu dihitung dengan kalender Islam, yaitu kalender hijriyah, bukan masehi. Bagi Anda yang sudah terbiasa pakem menghitung umur dengan kalender masehi, maka sekarang ubah kebiasaan Anda. Kalender hijriyah adalah sistem penanggalan Islam. Jangan sampai Anda tinggalkan dan lupakan 🙂

Umur seseorang itu lebih tua jika dihitung menggunakan penanggalan hijriyah. Jadi, jika Anda sekarang berumur 36 tahun secara masehi maka bisa jadi umur Anda lebih dari itu. Ingat, Anda sudah beranjak tua, bung!

Umur Anda secara hijriyah itulah umur Anda yang sebenarnya.
Sekarang, bagaimana cara menghitung umur Anda secara hijriyah?
Sebenarnya ada beberapa cara. Namun di sini ada 2 cara yang simpel:

1. Menggunakan Islamic Date Converter di IslamicFinder.org

cara ubah masehi ke hijriyah

Pastikan terlebih dahulu bahwa converternya adalah “Gregorian to Hijri Converter”. Jika belum maka silakan klik tombol “Switch” yang ada di atas kolom. Kemudian Anda masukkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda pada kolom yang disediakan. Kemudian klik tombol “convert”. Selesai.

Pada hasilnya, terlihat tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda secara penanggalan hijriyah. Nah, sekarang Anda kurangi tahun dan bulan hijriyah saat ini dengan bulan dan tahun hijriyah kelahiran Anda tersebut. Hasilnya itulah umur Anda 🙂

2. Menginstal aplikasi Android “Hijri Calendar

aplikasi android kalender hijriyah

Cara perhitungannya sama kok. Silakan Anda coba 🙂

Ayat Al-Quran Berbicara tentang Umur 40 Tahun

Setiap kajian Islam yang membicarakan tentang rahasia umur 40 tahun tidak lepas dari surat Al-Ahqaf ayat 15 ini:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسٰنَ بِوٰلِدَيْهِ إِحْسٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصٰلُهُۥ ثَلٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صٰلِحًا تَرْضَٮٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Qs. Al-Ahqaf: 15)

Apa pelajaran yang bisa kita petik dari ayat ini?

Saya tuliskan beberapa poin yang saya dapat dari kajian menyentuh hati yang disampaikan ustadz Syafiq Riza Basalamah di atas:

Umur 40 tahun adalah umur dimana seseorang harus berpikir lebih panjang lagi. Dia berada pada persimpangan jalan terakhir. Jika Anda salah pilih jalan pada saat Anda berumur 40 tahun maka sulit untuk Anda kembali pada jalan yang benar. Umur 40 tahun adalah titik dimana Anda harus tobat. Lihat diri Anda! Lihatlah uban-uban Anda yang bercahaya itu. Itulah adalah tanda dan peringatan bahwa umur Anda sudah mendekati kematian!

Nasehat yang serupa juga disampaikan pada video kajian menyentuh hati lainnya yang dibawakan oleh ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawwas:

Umur 40 tahun ini adalah umur kematangan manusia. Anda yang sebelumnya tidak pernah sholat maka segera tobat karena meninggalkan sholat itu dosa besar dan bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa orang yang yang meninggalkan sholat maka dia kafir. Namun, apabila umur Anda sudah lewat 40 tahun namun belum berubah juga maka sangat sulit nanti bagi Anda untuk tobat dan kembali kepada Allah. Dan pada masa ini (umur 40 ke atas) adalah masa kritis untuk Anda, karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 أعمار أمتي ما بين الستين إلى لسبعين، وأقلهم من يجوز ذلك

Umur umatku antara 60 tahun – 70 tahun, dan tidak banyak yang melebihi daripada itu. (HR. Imam Tirmizi)

Ustadz Syafiq Riza Basalamah dan ustadz Yazid banyak menyampaikan nasehat agar kita lebih banyak mengingat kematian dan menyiapkan bekal untuk menjemput kematian.

Ibnu Katsir berkata, “Siapapun yang telah berumur 40 tahun harus memperbaharui taubat dan bertekad tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama.” (Tafsir Ibnu Katsir, pembahasan surat Al Ahqaf ayat 15)

Ayat ini adalah peringatan dari Allah untuk Anda kembali kepada Allah. Untuk bertobat kepada Allah, dan untuk mengerjakan amal-amal sholeh. Untuk menjauhi seluruh perbuatan dosa dan maksiat.

Renungkan umur Anda saat ini. Sadarilah bahwa sebentar lagi Anda pasti mati. Sungguh akan tiba nanti saatnya giliran Anda yang ditemui malaikat maut pencabut nyawa. Pasti Anda akan masuk ke liang kubur. Anda pasti akan ditemui oleh malaikat Munkar dan Nakir yang akan menanyai Anda 3 pertanyaan kubur berikut ini:

  1. “Man Robbuka?” Siapakah tuhanmu?
  2. “Wa maa diinuka?” dan apa agamamu?
  3. “Wa maa hadzaar rujululladzii bu’itsa fiikum?” dan siapakah orang yang telah diutus di antara kalian ini? (maksudnya siapa Nabi yang diutus padamu?)

Anda pasti akan dibangkitkan dari kubur. Anda pasti akan diadili di padang masyar. Anda pasti akan menerima catatan amal Anda. Anda pasti akan merasakan balasan terhadap seluruh perbuatan Anda di dunia; neraka atau surga?

Renungkanlah surat Faathir ayat 37 ini:

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صٰلِحًا غَيْرَ الَّذِى كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا۟ فَمَا لِلظّٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang shaleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

*****

Semoga catatan ringkas tentang rahasia umur 40 tahun di atas dapat bermanfaat untuk kita semua 🙂

Download File .MP3 Kajian Menyentuh Hati Umur 40 Tahun Menurut Islam oleh ustadz Syafiq Basalamah

Oh ya, saya hampir saja lupa! File .MP3 kajian menyentuh hati tentang umur 40 tahun menurut Islam yang dibawakan oleh ustadz Syafiq Riza Basalamah ini dapat Anda dengarkan dan download pada streaming di bawah ini. Anda bisa langsung mendownloadnya lewat browser Anda jika Anda menggunakan desktop (komputer atau laptop), atau dengan menggunakan aplikasi soundcloud jika Anda menggunakan HP Smartphone.

VIDEO UMUR 40 TAHUN (SELAIN 2 VIDEO DI ATAS)

Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat dan Lengkap (PDF, MP3, VIDEO)

Ini adalah Tuntunan Dzikir Sesudah Shalat Fardhu Menurut Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih. Memuat kumpulan doa setelah shalat dengan penyusunan yang singkat, padat, dan mudah dihafal. Tujuannya adalah agar doa-doa ini dapat diamalkan secara rutin setiap selesai melaksanakan Shalat Fardhu. Doa Setelah Shalat Fardhu ini merujuk pada karya-karya terpercaya yang bersumber dari hadis-hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, seperti buku Hishnul Muslim karya Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qohthooni, serta referensi lainnya.

Sebagai seorang Muslim, kita meyakini bahwa doa adalah bagian dari ibadah. Ibadah ini harus berlandaskan dalil dan tuntunan dari Al-Quran serta hadis-hadis yang shahih agar dapat diterima di sisi Allah Ta’ala. Dengan mempelajari dan mengamalkan doa-doa ini, semoga ibadah kita semakin bernilai pahala dan mendekatkan kita kepada Allah.

Panduan ini tersedia dalam bentuk artikel, video, PDF, dan audio MP3, sehingga Anda dapat memilih format yang paling sesuai untuk belajar dan menghafal doa-doa ini.

Judul ini kami pilih karena banyak saudara Muslim yang mencari di mesin pencari dengan kata kunci “Doa Setelah Shalat Fardhu.” Meskipun demikian, sebenarnya istilah yang lebih tepat adalah “Dzikir Setelah Shalat Fardhu.” Hal ini karena doa hanyalah sebagian dari rangkaian dzikir yang dibaca setelah shalat.

Link Download Doa dan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Dalam kumpulan Dzikir Setelah Shalat Fardhu ini, terdapat bagian yang berupa doa, khususnya pada dzikir dan doa tertentu yang dianjurkan setelah shalat Maghrib dan Subuh. Penjelasan lengkapnya dapat Anda temukan pada bagian kedua dzikir ini, yang terdapat di halaman 62 dari file PDF Doa Setelah Shalat Fardhu Singkat dan Lengkap.

Semoga panduan ini bermanfaat dalam membantu Anda menghafal dan mengamalkan doa dan dzikir setelah shalat sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu dalam Bentuk .Mp3

Apa Beda Doa dan Dzikir?

Secara bahasa, dzikir berarti mengingat, sedangkan doa berarti meminta. Cara membedakannya cukup sederhana: perhatikan arti bacaannya. Jika bentuknya berupa permintaan, maka itu adalah doa. Namun, jika berupa pujian atau hal lain yang berkaitan dengan mengingat Allah, maka itu adalah dzikir.

Sebagai contoh, mari kita lihat surat Al-Fatihah. Ayat 1 sampai 5 merupakan dzikir karena mengandung pujian kepada Allah. Sedangkan ayat ke-6 adalah doa (permintaan):

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

yang artinya: “(Ya Allah) tunjukilah kami jalan yang lurus…”

Anda dapat memeriksa langsung di mushaf Al-Quran milik Anda untuk memastikan pembagian ini.

Namun, perlu diketahui bahwa dalam beberapa kesempatan, dzikir juga disebut sebagai doa, begitu pula sebaliknya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang menggunakan istilah tersebut secara bergantian. Pembahasan ini cukup panjang dan membutuhkan kajian tersendiri untuk lebih mendalaminya.

Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu

Dzikir dan doa setelah Shalat Fardhu berikut ini ada 2 macam:

  1. Dzikir dan doa yang dibaca setelah shalat lima waktu secara umum; setelah Shalat Maghrib, Shalat Isya, Shalat Subuh, Shalat Dzuhur, dan Shalat Ashar. Termasuk setelah Shalat Jum’at.
  2. Dzikir dan doa yang khusus dibaca setelah Shalat Maghrib dan Shalat Subuh (sebagai tambahan dari dzikir dan doa umum di atas).

Insya Allah, satu per satu bacaan doa dan dzikir setelah shalat fardhu akan saya bahas di bawah ini. Namun, sebelum itu, saya telah membuat video ringkas berdurasi 10 menit yang membahas Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu.

Semoga video ini dapat memberikan manfaat bagi Anda dan memudahkan dalam mengamalkannya.

Video Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu

Video dzikir dan doa setelah shalat fardhu ini berdurasi 10 menit. Dalam video ini, saya telah menyertakan bacaan dzikir dan doa umum yang dibaca setelah shalat wajib lima waktu, ditambah dengan dzikir dan doa khusus yang dianjurkan setelah shalat Maghrib dan Subuh.

Video ini dirancang untuk memudahkan Anda. Setiap bacaan dilengkapi dengan:

  1. Teks doa dalam tulisan Arab agar Anda dapat membacanya sesuai aslinya.
  2. Lafaz dalam bahasa Indonesia untuk membantu Anda yang belum lancar membaca tulisan Arab.
  3. Terjemah doa dan dzikir dalam bahasa Indonesia agar Anda lebih memahami dan menghayati maknanya.

Selain itu, saya juga menyertakan referensi dari kitab-kitab hadis untuk setiap doa dan dzikir. Dengan demikian, Anda dapat merujuk langsung ke sumbernya jika ingin mendalami lebih lanjut.

Selain video, saya juga menyertakan rekaman suara saya yang membacakan setiap dzikir dan doa dengan pelan. Tujuannya adalah untuk memudahkan Anda dalam mengikuti dan mengamalkan dzikir serta doa ini setiap kali selesai melaksanakan shalat fardhu lima waktu.

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

***

Dzikir dan Doa Setelah Shalat 5 Waktu

PERTAMA

doa setelah sholat fardhu 01

أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ
ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)
ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)
ASTAGHFIRULLAAH (Aku mohon ampun pada Allah)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ
ALLAAHUMMA ANTAS SALAAM (Ya Allah, Engkaulah pemberi keselamatan)

وَمِنْكَ السَّلَامُ
WA MINKAS SALAAM (dan dari-Mu keselamatan)

تَبَارَكْتَ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ
TABAAROKTA (Maha Suci Engkau)
YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM (Wahai Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan)

Sumber doa dan dzikir: Hadits Riwayat Muslim (I/414)

***

KEDUA 

doa setelah sholat fardhu 02

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ
LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ
WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

اَللّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ
ALLAAHUMMA LAA MAANI-’A LIMAA A’-THOI-TA (Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah terhadap apa yang Engkau beri)

وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ
WA LAA MU’-THIYA LIMAA MANA’TA (Dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau cegah)

وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
WA LAA YANFA-’U DZAL JADDI MINKAL JADDU (Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan bagi pemiliknya dari siksa-Mu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Al-Bukhari (I/255) dan Muslim (I/414)

***

KETIGA

doa dzikir setelah sholat fardhu 03

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ
LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِا اللهِ
LAA HAWLAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ
WA LAA NA’BUDU ILLAA IYYAAH (Kami tidak beribadah kecuali hanya kepada-Nya)

لَهُ النِّعْمَةُ وَ لَهُ الْفَضْلُ
LAHUN NI’MAH WA LAHUL FADHL (Milik-Nya nikmat dan milik-Nya keutamaan)

وَ لَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ
WA LAHUTS TSANAA-UL HASAN (Dan milik-Nya pujian yang baik)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ
MUKHLISHIINA LAHUD DIIN (dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya)

وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
WALAU KARIHAL KAAFIRUUN (walaupun orang-orang kafir membencinya)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Muslim (I/415)

***

KEEMPAT

(سُبْحاَنَ اللهِ (٣٣
SUBHAANALLAAH (33 X) (Maha Suci Allah)

(الْحَمْدُ ِللهِ (٣٣
ALHAMDULILLAAH (33 X) (Segala puji bagi Allah)

(اللهُ اكْبَرُ (٣٣
ALLAHU AKBAR (33 X) (Allah Maha Besar)

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ
LAHUL MULKU WALAHUL HAMD (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ
WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-ING QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat Muslim (I/418)

***

Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

SURAH AL-IKHLAS & TERJEMAHANNYA

surah al ikhlas qulhu

surah al ikhlas qulhu 04

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.

اللَّهُ الصَّمَدُ
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.

***

SURAH AL-FALAQ DAN TERJEMAHANNYA

surah al falaq terjemahnya

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ
dari kejahatan makhluk-Nya,

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِن شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ
dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

***

SURAH AN-NAAS DAN TERJEMAHANNYA

surah annaas dan terjemah

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

مَلِكِ النَّاسِ
Raja manusia.

إِلٰهِ النَّاسِ
Sembahan manusia.

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
dari (golongan) jin dan manusia.

***

KELIMA

Membaca Ayat Kursi sebanyak satu kali. Ayat Kursi ini adalah surat Al-Baqarah ayat 255.

ayat kursi surah al baqoroh 255

اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Terjemahan Ayat Kursi:
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

***

Dzikir dan Doa yang Khusus Dibaca Setelah Shalat Maghrib dan Subuh

Dzikir dan doa di bawah ini adalah khusus dibaca setelah setelah Shalat Maghrib dan Shalat Subuh. Doa dan dzikir ini adalah doa tambahan selain doa umum di atas (yang dibaca setiap selesai melaksanakan shalat wajib 5 waktu)

DZIKIR TAMBAHAN PERTAMA

Dzikir ini dibaca 10 kali setiap selesai Shalat Maghrib dan Shalat Subuh.

لَا إلهَ إلاَّ اللهُ
LAA ILAAHA IL-LALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah)

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
WAHDAHU LAA SYARIIKALAH (Tiada sekutu bagi Allah)

لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ
LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU (Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji)

يُحْيِيْ وَ يُمِيْتُ
YUHYII WA YUMIIT (Dia yang menghidupkan dan mematikan)

وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْ ءٍ قَدِيْرٌ
WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sumber hadis dzikir ini: Hadis riwayat At-Tirmidzi (V/515), Ahmad (IV/227)

***

DOA TAMBAHAN KEDUA

Doa ini dibaca setelah salam Shalat Subuh:

اَللَّهُمَّ إنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا
ALLAAHUMMA INNII AS ALUKA ‘ILMAN NAA FI-’AA (Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padamu ilmu yang bermanfaat)

وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
WA RIZQON THOYYIBAA WA ‘AMALAN MUTAQOBBALAA (Rezeki yang baik dan amal yang diterima)

Sumber hadis doa ini: Hadis riwayat Ibnu Majah, lihat kitab Shahih Ibni Majah (I/152)

CATATAN: Pada bagian doa paling akhir, ada salah ketik pada lafaz teks Indonesia (di video dan file .PDF). Tertulis: “MUTQOBBALAA” Seharusnya yang benar adalah “MUTAQOBBALAA”.

 

***SELESAI***

Alhamdulillah, semoga Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu ini bermanfaat untuk saya dan Anda semua.

Terbukti Pria Berjenggot itu Memang Keren dan Menyenangkan! (VIDEO)

Tak bisa dipungkiri fakta bahwa pria berjenggot itu lebih keren, sehat, dan menyenangkan. Satu lagi fakta bahwa jenggot itu adalah “identitas seorang pria sejati”. Identitas seorang pria muslim yang cinta Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang ketika Nabinya menyuruh memanjangkan jenggot, langsung deh panjangin jenggot, sami’na wa atho’na. Lagian kan setiap perintah Nabi pasti mengandung maslahat yang juga keren-keren.

Jenggot, selain menjadi identitas pria muslim sejati, juga identitas seorang ayah yang keren, lucu, dan imut loh. Kok bisa? yuk nonton video lucu di bawah ini dulu.

Di video tersebut, tampak seorang anak perempuan yang sedang bermain cilukba (peek-a-boo) dengan ayahnya yang berjenggot. Anak perempuan tersebut terlihat senang sekali bermain cilukba dengan ayahnya, setiap kali ayahnya cilukba seketika itu pula terdengar derai tawa gembira sang anak. Menyenangkan sekali kelihatannya…

Tak selang berapa lama, ayahnya bilang bahwa dia akan pergi dulu sebentar dan akan kembali lagi buat bermain cilukba. Ayahnya pergi mau ngapain?

Sang ayah pergi sebentar untuk mencukur jenggotnya. Mungkin niat awal sang ayah mencukur jenggot adalah untuk memberikan kejutan yang menyenangkan buat sang putri tercinta. Ternyata kejutan menyenangkan yang direncanakan berubah menjadi kejutan yang cukup membuat sang anak perempuan tersebut trauma. Sang putri kaget luar biasa ketika dia mendapati ternyata ayahnya sudah tidak lagi berjenggot. Ayahnya sekarang seakan-akan bukan ayahnya lagi. Pecahlah tangis sang putri tercinta. Pupus sudah kebahagiaan sang putri. Bergantilah kebahagiaan menjadi kesedihan. Bergantilah tawa gembira menjadi tangis kesedihan. Wahai ayah.. plis jangan cukur jenggotmu… *lebay*

pria berjenggot keren