Sobat, perhatikan Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 75: مَّا ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ ٱلرُّسُلُ وَأُمُّهُۥ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلَانِ ٱلطَّعَامَ ٱنظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ ٱلْءَايَٰتِ ثُمَّ ٱنظُرْ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ Artinya:“Al-Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul. Sebelumnya pun sudah berlalu beberapa rasul. Dan ibunya seorang yang berpegang teguh pada kebenaran. KEDUANYA BIASA MEMAKAN MAKANAN. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan
Continue readingCategory: Renungan
Mengapa Allah Mengizinkan Aku Terluka?
Sahabatku yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, Pernahkah engkau bertanya dalam diam, mengapa ujian seakan tak memberi jeda? Mengapa luka datang silih berganti, sementara doa-doa telah lama dipanjatkan? Mari sejenak kita duduk tenang, membaca renungan singkat ini dengan hati yang jujur. Sering kali kita menyangka bahwa hidup yang sempurna adalah tanda kasih sayang Allah. Padahal, tidak jarang Allah justru memperkenalkan
Continue reading