Bersegera mendatangi amal ketaatan tidaklah termasuk tergesa-gesa yang dicela, bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan pada kita:
“Pelan-pelan dalam sesuatu itu baik, kecuali terkait amal akhirat.” (HR. Abu Dawud).
Betapa indah sifat yang disandang Yunus bin Ubaid rahimahullah, bahwa tidaklah satu perintah Allah datang kecuali ia telah siap menjalankannya. Contohnya, ia selalu dalam kondisi suci agar tidak terlambat shalat sunnah atau shalat wajib. Ia juga zuhud di dunia. Ia telah menulis wasiatnya sebagai bentuk kesiapan menyambut mati.
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Khusyuk, oleh Syaikh Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani