Sholat Taubat: Cara Sholat Taubat

Sholat Taubat: Cara Sholat Taubat, Niat dan Waktu Sholat Taubat Nasuha

Diantara bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yaitu Allah membuka pintu taubat yang selebar-lebarnya. 

Pintu taubat ini akan terus terbuka selama ruh seorang hamba belum sampai ke tenggorokan atau sebelum matahari terbit di sebelah barat.

Dengan kasih sayang-Nya pula, Allah mensyariatkan satu ibadah yang sangat agung untuk hamba-Nya yang ingin bertaubat, kembali kepada-Nya setelah sekian lama bermaksiat dan melupakan-Nya.

poster pendidikan anak

Ibadah tersebut adalah Sholat Taubat.

Dengan mengerjakan Sholat Taubat ini seorang hamba dapat mengaduh, mengiba, mengakui dan meminta ampun atas dosa-dosanya kepada Allah. Bersimpuh dan berharap ampunan Allah. Sungguh Allah Maha Pengampun. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah?

Tata Cara Sholat Taubat

Dari Abu Bakr ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ  ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Apabila seorang hamba melakukan dosa kemudian ia berwudhu dengan sempurna, kemudian ia melakukan sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah pasti akan mengampuninya.” Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui [QS. Ali Imron: 135]“. (HR. Abu Daud. Dishahihkan oleh al-Albani)

Pada hadis di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan tata cara bertaubat dengan mengerjakan Sholat Taubat dengan urutan sebagai berikut:

  1. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna sesuai sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  2. Mengerjakan Sholat Taubat sebanyak dua rakaat. Sholat Taubat dikerjakan sendiri-sendiri, tidak berjamaah.
  3. Tidak ada lafadz khusus untuk Niat Sholat Taubat. Niat Sholat Taubat cukup di dalam hati saja, tidak diucapkan.
  4. Pada Sholat Taubat ini tidak ada bacaan khusus sebagaimana sholat sunnah dua rakaat yang lainnya. Setelah membaca al-Fatihah Anda boleh membaca surat apa saja.
  5. Setelah selesai Sholat Taubat, Anda memohon ampun kepada Allah, menyesali semua dosa-dosa yang pernah Anda kerjakan. Tidak ada bacaan istighfar yang khusus setelah Sholat Taubat. Anda boleh membaca istighfar: ASTAGHFIRULLAAHA WA ATUUBU ILAIIH.

Taubat Nasuha

Saudaraku, agar taubat Anda diterima oleh Allah syaratnya adalah Anda ikhlas bertaubat, Anda lakukan hanya karena Allah. Anda menyesali semua perbuatan dosa yang Anda lakukan, kemudian Anda bertekad tidak akan mengulangi dosa-dosa tersebut. Inilah taubat nasuha.

Setelah melakukan Sholat Taubat, Anda sangat dianjurkan untuk bersungguh-sungguh melakukan amal sholeh yang lainnya. Diantara amal sholeh yang dapat menjadi sebab Allah mengampuni dosa Anda adalah dengan memperbanyak bersedekah.

cara sholat taubat dengan memperbanyak sedekah
Anjuran memperbanyak sedekah untuk meraih kasih sayang Allah ketika bertaubat

Allah berfirman,

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir maka (memberikan sedekah dengan) menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapus dosa-dosamu; dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. al-Baqarah: 271)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار 

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan al-Albani dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi

Satu hal yang sangat penting: jangan Anda ceritakan perbuatan dosa Anda tersebut kepada siapapun. Dosa Anda adalah aib Anda yang harus Anda tutupi. Anda simpan rahasia Anda, cukup Anda hanya mengaduh dan meminta ampun kepada Allah saja.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَصَابَ مِنْ هَذِهِ الْقَاذُورَاتِ شَيْئًا فَلْيَسْتَتِرْ بِسِتْرِ اللَّهِ

“Siapa yang tertimpa musibah maksiat dengan melakukan perbuatan semacam ini (perbuatan zina), hendaknya dia menyembunyikannya dengan kerahasiaan yang Allah berikan.” (HR. Malik dalam al-Muwatha) (Lihat https://konsultasisyariah.com/31017-jangan-ceritakan-dosa-zina-kepada-siapapun-sampai-mati.html)

cara sholat taubat: jangan ceritakan dosa Anda
Jangan ceritakan dosa Anda

Waktu Sholat Taubat

Dalam Fiqih Syafi’i, Sholat Taubat adalah sholat yang terkait dengan sebab yang diakhirkan (muqoyyad bisababin mutaakhir). Seorang yang bertobat melakukan sholat dua rakaat terlebih dahulu, kemudian setelah sholat dua rakaat tersebut dia beristighfar memohon ampunan kepada Allah. Oleh karena itu Sholat Taubat tidak boleh dikerjakan pada waktu terlarang sholat. 

Berikut ini adalah lima waktu terlarang mengerjakan sholat:

  1. Pada waktu matahari baru terbit sampai naik hingga setinggi tombak. Waktu ini kira-kira berada pada kisaran waktu 15 menit hingga 20 menit setelah matahari terbit.
  2. Ketika matahari tepat berada di atas kepala (tidak condong ke timur atau ke barat) hingga matahari tergelincir ke barat. Waktu ini sangat singkat, kira-kira berada diantara 15 menit hingga sebelum masuk waktu dzuhur. 
  3. Dari waktu ishfiror, yaitu ketika matahari mulai tenggelam, yang ketika itu cahayanya mulai memudar, hingga matahari tenggelam dengan sempurna.
  4. Setelah Sholat Subuh hingga matahari terbit. 
  5. Setelah Sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
    (Lihat buku al-Muqoddimah al-Hadromiyyah fi Fiqhi as-Saadati asy-Syafiyyah, oleh asy-Syaikh al-Allaamah al-Faqiih Abdullaah bin Abdurrahmaan Baafadhl al-Hadromiy)

Dengan demikian, Anda dapat mengerjakan Sholat Taubat pada waktu-waktu di luar lima waktu terlarang tersebut.

Alhamdulillah. Semoga tulisan tentang cara sholat taubat ini bermanfaat untuk saya dan Anda.

VIDEO BANGHEN.COM TENTANG CARA SHOLAT TAUBAT

REFERENSI BACAAN SEPUTAR SHOLAT TAUBAT:

  1. al-Muqoddimah al-Hadromiyyah fi Fiqhi as-Saadati asy-Syafiyyah, oleh asy-Syaikh al-Allaamah al-Faqiih Abdullaah bin Abdurrahmaan Baafadhl al-Hadromiy
  2. https://islamqa.info/ar/answers/98030/%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%88%D8%A8%D8%A9
  3. https://www.islamweb.net/hadith/display_hbook.php?bk_no=19&pid=3573&hid=1486
  4. https://binbaz.org.sa/fatwas/7550/%D8%B5%D9%81%D8%A9-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%88%D8%A8%D8%A9
  5. https://konsultasisyariah.com/4673-bagaimana-cara-melaksanakan-shalat-sunah-taubat.html
  6. https://rumaysho.com/1647-anjuran-shalat-taubat.html
  7. https://islamqa.info/ar/answers/98030/%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%88%D8%A8%D8%A9
  8. https://www.islamweb.net/hadith/display_hbook.php?bk_no=19&pid=3573&hid=1486
  9. https://binbaz.org.sa/fatwas/7550/%D8%B5%D9%81%D8%A9-%D8%B5%D9%84%D8%A7%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%88%D8%A8%D8%A9
  10. https://konsultasisyariah.com/4673-bagaimana-cara-melaksanakan-shalat-sunah-taubat.html
  11. https://rumaysho.com/1647-anjuran-shalat-taubat.html

Leave a Comment