Jika “berbaik sangka” adalah sebuah benda, maka ia adalah benda yang sangat penting dalam kehidupan. Telanlah ia! Agar menyatu dalam dirimu, sehingga ia tak mudah hilang. Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Badr berkata: لَأَنْ يَكُونَ خَطَأُكَ مَعَ أَخِيكَ فِي بَابِ إِحْسَانِ الظَّنِّ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ خَطَأُكَ مَعَ أَخِيكَ فِي بَابِ إِسَاءَةِ الظَّنِّ “Sungguh, kekeliruanmu dalam berbaik sangka terhadap saudaramu lebih baik daripada kekeliruanmu dalam berburuk sangka terhadapnya.” (via Yufid.TV) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ، فَإِنَّ الظَّنَّ
Continue reading