Rapatlah ketika benar-benar diperlukan. Saya dan tim tidak pernah menggunakan istilah “rapat”, tapi “brainstorming” buat ngide dan cari problem solving. Ketika dibutuhkan bisa segera dilakukan online tanpa harus janjian offline.
Intinya, rapatlah ketika benar-benar diperlukan, efektifkan dan efisienkan waktu. Setelah selesai lakukan segera follow up, dan jangan biarkan hasil rapat sia-sia dan mengendap lama, atau bahkan tanpa ada follow up sama sekali.
Ingat, ketika Anda rapat dengan 5 orang tim Anda selama 2 jam, berarti Anda menghabiskan waktu orang 2 x 6 orang = 12 jam. Ini waktu yang banyak! Bayangkan jika tidak ada action apa pun setelah rapat tersebut?! Berapa banyak waktu yang sudah dihabiskan.
***
Muhammad Rezki Hr berkata: Mohon masukan format yg lebih efisien utk rapat tahunan. Banyak yayasan2 di Jogja skrg, alhamdulillah, mengadakan rapat tahunan utk evaluasi tahun lalu dan laporan rencana ke depan. Semua divisi biasanya diminta hadir. Menunggu gilirannya dan kalau2 ada masukan. Biasanya rapat sampai 1-2 hari full. Saking banyaknya divisi yg harus presentasi dan diskusinya. Saya pribadi merasa ini kurang efisien namun tak tahu jg solusinya bgmn. Jazakumullahu khairan.
***
Untuk permasalahan di atas, saran saya:
Meeting untuk evaluasi dilakukan per-pekan atau per-bulan. Ini menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik setiap organisasi (ada yang butuh pekanan dan ada yang butuh bulanan).
Ketika meeting, lakukan: evaluasi, sekaligus ngide, cari problem solving, atau ubah strategi dan planning (jika dibutuhkan). Jadi, tidak hanya sekadar evaluasi.
Meeting cukup focus group saja, yaitu focus group pada satu divisi. Bahkan jika divisinya besar, bisa dibagi beberapa focus group lagi (dengan dibagi sesuai dengan karakteristik job desc atau projects (jika sistem kerjanya by project).
Setiap kali meeting, pastikan setiap member benar-benar menguasai materi. Tidak sekadar dia datang ke meeting tapi do nothing.
Setiap divisi mencatat setiap: ide, planning, progress, problem & problem solving, dan catatan evaluasi. Semua rencana jangka pendek dan jangka panjang sudah tercatat di sini.
Semua catatan pada poin ke-4 diposting di media (web, groups di Telegram atau project management app semisal Basecamp, atau yang lainnya), dan semua divisi punya akses untuk melihat dan mereview catatan dan progress divisi lainnya (ini berguna jika sewaktu-waktu divisi lainnya ingin memberikan masukan atau kritikan).
Apabila dibutuhkan pertemuan offline, maka cukup mengundang orang tertentu saja: tim terkait atau perwakilan tim saja, atau pihak eksternal terkait (untuk dipresentasikan ke mereka). Jadi, tidak mengundang semuanya, karena ini butuh biaya besar, apalagi jika biaya besar yang digunakan meeting berasal dari donasi.
CATATAN: Ini sekadar masukan saya saja. Untuk menerapkan ini tidak mudah, karena mesti mendobrak kultur dari suatu organisasi yang sudah mengakar, akan berhadapan dengan pro-kontra. Wallaahu a’lam.
Berikut ini adalah 50 kesimpulan dari buku Atomic Habits oleh James Clear:
1. Perubahan kecil dapat memiliki dampak besar. Setiap langkah kecil yang diambil menuju kebiasaan yang baik adalah penting.
2. Lingkungan di sekitar kita dapat mempengaruhi kebiasaan kita. Menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan positif dan menghindari lingkungan yang mendorong kebiasaan negatif adalah penting.
3. Terkadang kita merasa tergoda atau ingin melakukan sesuatu yang tidak baik untuk kita. Latih diri untuk mengatasi godaan ini dan mengendalikan keinginan kita.
4. Mengetahui alasan mengapa kita ingin mengubah kebiasaan dan menemukan motivasi yang kuat akan membantu kita mencapai tujuan kita.
5. Melakukan refleksi rutin, seperti memikirkan apa yang sudah kita capai dan apa yang bisa kita tingkatkan, adalah penting untuk membuat perubahan yang lebih baik.
6. Jangan terlalu berkecil hati jika gagal. Gagal adalah bagian dari proses pembelajaran dan kita bisa belajar dari kesalahan kita.
7. Jadikan kebiasaan sebagai bagian dari siapa kita. Ketika kita menganggap kebiasaan sebagai bagian dari diri kita, akan lebih mudah mempertahankannya.
8. Kadang-kadang kita melakukan kebiasaan buruk tanpa sadar. Penting untuk menyadari kebiasaan buruk ini dan mencari cara untuk mengubahnya.
9. Kita perlu melibatkan emosi dan perasaan dalam membangun kebiasaan baru. Dengan melibatkan emosi, kita lebih termotivasi untuk mempertahankan kebiasaan tersebut.
10. Nikmati proses membangun kebiasaan, jangan hanya fokus pada hasil akhirnya. Menikmati perjalanan akan membuat kita lebih termotivasi.
11. Perhatikan kesehatan fisik kita dengan tidur yang cukup, makan makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur. Kesehatan yang baik mendukung kebiasaan yang baik.
12. Manfaatkan teknologi dan alat bantu yang tersedia untuk membantu kita membangun dan melacak kebiasaan kita.
13. Temukan dukungan dari orang-orang yang memiliki tujuan dan kebiasaan serupa. Bersama-sama, kita bisa saling mendukung dan memotivasi.
14. Jangan mencoba membangun terlalu banyak kebiasaan baru sekaligus. Fokuslah pada satu atau dua kebiasaan yang paling penting terlebih dahulu.
15. Ciptakan ritual sebelum dan sesudah melakukan kebiasaan yang membantu memperkuat kaitan antara kegiatan tersebut dengan motivasi kita.
16. Berikan hadiah pada diri sendiri setelah mencapai keberhasilan dalam membangun kebiasaan yang penting.
17. Tetapkan jadwal yang konsisten untuk kegiatan yang mendukung kebiasaan yang ingin kita bangun. Konsistensi adalah kunci.
18. Teruslah belajar dan berkembang dalam hal kebiasaan dan strategi yang mendukung tujuanmu. Jangan takut untuk mencari informasi baru, membaca buku, mengikuti pelatihan, atau mencari saran dari ahli dalam bidang kebiasaan dan pengembangan diri. Semakin banyak pengetahuan yang kamu dapatkan, semakin baik kamu dapat mengatur dan memperbaiki kebiasaan-kebiasaan yang kamu miliki. Teruslah membuka pikiranmu untuk belajar dan menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.
19. Berikan waktu yang cukup untuk proses perubahan kebiasaan. Perubahan tidak terjadi secara instan, tetapi melalui upaya yang berkelanjutan.
20. Tulislah tujuan dan kebiasaan yang ingin kita capai. Menulis membantu kita lebih fokus dan memperjelas apa yang ingin kita capai.
21. Kenali dan atasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam membangun kebiasaan baru. Dengan mengantisipasi dan merencanakan solusi, kita dapat mengatasi rintangan tersebut.
22. Berlatihlah dalam melakukan kebiasaan baru secara konsisten. Semakin sering kita melakukannya, semakin mudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
23. Ciptakan pengingat visual tentang kebiasaan baru yang ingin kita bangun. Pengingat tersebut dapat berupa catatan, gambar, atau pesan yang ditempatkan di tempat yang sering kita lihat.
24. Jangan menyalahkan diri sendiri jika terjadi kesalahan atau kegagalan. Alih-alih merasa putus asa, gunakan kesempatan tersebut untuk belajar dan memperbaiki diri.
25. Carilah inspirasi dan motivasi dari orang-orang yang telah berhasil membangun kebiasaan yang serupa. Mereka dapat memberikan ide dan strategi yang berguna.
26. Terlibatlah dalam komunitas atau kelompok yang mendukung upaya membangun kebiasaan baru. Kita bisa berbagi pengalaman, mencari dukungan, dan memperoleh motivasi dari sesama anggota.
27. Hindari frasa “saya tidak bisa” dan gantilah dengan “saya belum bisa”. Ini akan membantu kita melihat bahwa kemampuan kita bisa berkembang seiring waktu dan upaya yang dilakukan.
28. Gunakan imajinasi kita untuk membayangkan keberhasilan dan manfaat yang akan kita dapatkan dengan membangun kebiasaan baru. Ini akan meningkatkan motivasi kita.
29. Jangan menunggu “mood” yang baik untuk melakukan kebiasaan baru. Mulailah meski tidak merasa termotivasi, dan seringkali motivasi akan muncul saat kita mulai melakukannya.
30. Tetaplah rendah hati dan bersabar dalam perjalanan membangun kebiasaan baru. Setiap perbaikan kecil adalah langkah maju yang berarti.
31. Latih diri kita untuk fokus pada proses dan upaya, bukan hanya hasil akhir. Menikmati perjalanan menuju perubahan akan membuatnya lebih berarti.
32. Jangan terlalu keras pada diri sendiri jika ada hari-hari ketika kita tidak bisa melaksanakan kebiasaan. Setiap hari baru adalah kesempatan untuk memulai kembali.
33. Kenali faktor pemicu yang mendorong kebiasaan negatif, seperti stres atau lingkungan yang tidak mendukung. Upayakan menghindari atau mengatasi faktor-faktor ini.
34. Berikan waktu dan perhatian yang cukup untuk diri sendiri. Merawat diri sendiri secara menyeluruh membantu membangun fondasi yang kuat untuk kebiasaan positif.
35. Latih kemampuan diri, seperti disiplin, ketekunan, dan pengaturan waktu. Kemampuan ini penting untuk membantu kamu tetap konsisten dalam menjalankan kebiasaan-kebiasaan yang diinginkan. Disiplin akan membantu kamu mengatasi godaan-godaan yang dapat mengganggu progresmu, ketekunan akan memperkuat keteguhanmu dalam melalui tantangan dan rintangan, sedangkan pengaturan waktu akan membantu kamu mengelola waktu dengan efektif dan mengalokasikan waktu yang cukup untuk melaksanakan kebiasaan-kebiasaan yang penting bagi perkembanganmu. Dengan melatih kemampuan diri ini, kamu akan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan terampil dalam menghadapi perubahan dan mencapai tujuanmu.
36. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda, dan tidak ada yang sempurna. Fokuslah pada perbaikan diri pribadi dan jangan membandingkan diri dengan orang lain.
37. Terlibatlah dalam aktivitas yang mendukung kebiasaan positif yang ingin kita bangun. Misalnya, jika kita ingin berolahraga lebih sering, carilah kegiatan olahraga yang kita nikmati.
38. Buatlah komitmen yang jelas terhadap diri sendiri dalam membangun kebiasaan baru. Tuliskan komitmen tersebut dan tempelkan di tempat yang mudah terlihat sebagai pengingat.
39. Bersabarlah dalam melihat hasil perubahan kebiasaan. Perubahan yang signifikan membutuhkan waktu dan konsistensi dalam melakukannya.
40. Libatkan orang terdekat kita, seperti keluarga atau teman, dalam perjalanan membangun kebiasaan baru. Mereka dapat memberikan dukungan dan memotivasi kita.
41. Buatlah jurnal atau catatan harian tentang perjalanan membangun kebiasaan. Hal ini membantu kita melihat perkembangan yang telah kita capai dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki.
42. Tetaplah fleksibel dalam pendekatan kita terhadap kebiasaan. Jika satu strategi tidak berhasil, coba cari pendekatan lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup kita.
43. Jangan menunda-nunda untuk memulai membangun kebiasaan baru. Mulailah sekarang juga, meskipun hanya dengan langkah kecil pertama.
44. Perhatikan lingkungan digital kita, seperti penggunaan media sosial dan waktu yang dihabiskan di depan layar. Atur batasan dan aturan untuk memastikan kita tetap fokus pada kebiasaan yang ingin kita bangun.
45. Pahami bahwa kebiasaan positif adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan kesuksesan kita di masa depan. Melakukan perubahan kecil hari ini dapat memberikan manfaat besar di kemudian hari.
46. Gunakan visualisasi untuk membayangkan diri kita sebagai orang yang telah berhasil membangun kebiasaan baru. Ini membantu kita memvisualisasikan keberhasilan dan memperkuat motivasi.
47. Evaluasilah progress kita secara teratur. Lihat apa yang telah kita capai, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apakah ada kebiasaan lain yang ingin kita tambahkan.
48. Jangan menyerah jika terjadi kegagalan sementara. Ambil itu sebagai pelajaran dan kesempatan untuk tumbuh dan mencoba lagi.
49. Bangun kebiasaan yang sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan hidup kita. Kebiasaan yang berhubungan dengan tujuan dan nilai kita akan memberikan motivasi yang lebih besar.
50. Ingatlah bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengubah hidup kita melalui perubahan kecil yang konsisten. Jadilah pribadi yang bertanggung jawab atas kebiasaan kita dan teruslah berusaha menjadi yang terbaik.
Semoga penjelasan ini membantu pembaca memahami dan menerapkan konsep-konsep yang terkandung dalam buku Atomic Habits by James Clear. Perubahan kebiasaan membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi dengan langkah-langkah kecil yang diambil setiap hari, kita dapat mencapai perubahan yang signifikan dalam hidup kita. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka melalui kebiasaan yang positif.
Buku A Technique for Producing Ideas dalam Tiga Kalimat
Sebuah ide muncul ketika Anda mengembangkan kombinasi baru dari elemen-elemen lama. Kemampuan untuk menggabungkan elemen-elemen lama ke dalam kombinasi baru tergantung pada kemampuan Anda untuk melihat hubungan antara mereka. Semua ide mengikuti proses lima langkah, yaitu: (1) mengumpulkan materi, (2) memikirkan materi dengan intens di pikiran Anda, (3) menjauh dari masalah tersebut, (4) membiarkan ide tersebut datang kembali secara alami, dan (5) menguji ide Anda di dunia nyata dan menyesuaikannya berdasarkan umpan balik.
***
Ringkasan A Technique for Producing Ideas
Ini adalah ringkasan buku “A Technique for Producing Ideas” karya James Webb Young. Catatan saya bersifat informal dan sering mengandung kutipan dari buku serta pemikiran saya sendiri. Ringkasan ini juga mencakup pelajaran penting dan bagian-bagian penting dari buku tersebut.
Kualitas karya Anda (dan kehidupan) adalah hasil dari semua kekuatan yang telah mempengaruhi Anda sepanjang hidup. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan kekuatan-kekuatan tersebut.
Dalam belajar apa pun, pertama-tama Anda harus mempelajari prinsip-prinsipnya, kemudian Anda harus mempelajari metodenya.
Pengetahuan tertentu hanya merupakan “fakta yang cepat menua”. Yang penting adalah prinsip-prinsip dan metode-metode yang mendasarinya.
Anda bisa mengetahui setiap fakta tentang suatu industri dan masih belum menjadi ahli sejati karena Anda tidak memahami prinsip-prinsip dan metode-metode yang mendasarinya.
Yang paling berharga untuk diketahui bukanlah di mana mencari ide tertentu, tetapi bagaimana melatih pikiran dalam metode yang menghasilkan semua ide; dan bagaimana memahami prinsip-prinsip yang menjadi sumber semua ide.
Sebuah ide hanyalah kombinasi baru dari elemen-elemen lama.
Kemampuan untuk menggabungkan elemen-elemen lama ke dalam kombinasi baru tergantung pada kemampuan untuk melihat hubungan antara mereka.
Apa kata yang akan membangkitkan emosi yang ingin saya curahkan pada iklan ini?
Kebiasaan mencari hubungan antara fakta-fakta menjadi sangat penting dalam produksi ide.
Buku tentang psikologi sosial seringkali lebih baik sebagai buku tentang periklanan daripada buku-buku yang sebenarnya tentang periklanan.
Ada lima langkah kritis yang diikuti setiap orang ketika mereka menghasilkan ide baru.
Langkah 1: mengumpulkan materi baru. Ini mencakup materi spesifik (terkait dengan produk atau tugas) dan materi umum (ketertarikan pada berbagai konsep).
Langkah 2: memikirkan materi dalam pikiran Anda. “Mengunyah” materi baru Anda dengan melihat fakta dari berbagai sudut pandang dan bereksperimen dengan menggabungkan ide-ide.
Langkah 3: hilangkan masalah sepenuhnya dari pikiran Anda dan lakukan sesuatu yang lain yang membuat Anda bersemangat dan energik.
Langkah 4: ide Anda akan kembali dengan kilatan wawasan, hanya setelah Anda berhenti memaksakan pikiran.
Langkah 5: bentuk dan kembangkan ide Anda menjadi kegunaan yang praktis. Luncurkan ide Anda ke dunia, terima kritik, dan sesuaikan ide tersebut sesuai kebutuhan.
Mendapatkan pengetahuan mendalam tentang suatu produk: kebanyakan orang berhenti terlalu cepat. Jika perbedaan permukaan tidak mencolok, kita menganggap bahwa tidak ada perbedaan. Tetapi jika kita melangkah lebih dalam atau lebih jauh, kita hampir selalu menemukan bahwa antara setiap produk dan beberapa konsumen terdapat hubungan individual yang dapat mengarah pada ide.
Cara terbaik untuk mengembangkan pengetahuan umum tentang suatu subjek adalah menjadi benar-benar tertarik pada sesuatu. Hidup dengan cara yang ingin tahu dan menjadi terpesona dengan hal-hal adalah cara yang fantastis untuk hidup dan akan memastikan Anda tidak kehabisan ide.
Semakin banyak pengetahuan umum yang Anda miliki, semakin banyak kesempatan Anda untuk menciptakan hubungan dan koneksi baru antara ide-ide.
Dalam periklanan, sebuah ide muncul dari kombinasi baru antara pengetahuan spesifik tentang produk dan orang dengan pengetahuan umum tentang kehidupan dan peristiwa.
Banyak ide hilang pada tahap akhir. Orang dengan ide, seperti penemu, seringkali tidak cukup sabar atau praktis untuk melanjutkan dengan menyesuaikan ide mereka agar sesuai dengan kondisi nyata dunia.
Ide-ide yang baik memiliki sifat yang berkembang sendiri. Ketika seseorang melihatnya, mereka secara alami memberi tahu Anda apa yang harus ditambahkan dan bagaimana membuatnya lebih baik.
Jika ide Anda bagus, orang akan memberi tahu Anda bagaimana untuk meningkatkannya. Dengarkan mereka. Jangan terlalu melekat pada versi awal.
Ada beberapa iklan yang tidak dapat Anda tulis sampai Anda telah hidup cukup lama. Siklus tahun melakukan sesuatu untuk mengisi cadangan Anda, kecuali jika Anda menolak untuk hidup secara ruang dan emosional.
Idea sentral dari buku ini mengingatkan saya pada kutipan Robert Frost, “Sebuah ide adalah sebuah pencapaian asosiasi, dan puncaknya adalah metafora yang baik.”
***
Saran Membaca:
Ini adalah daftar penulis, buku, dan konsep yang disebutkan dalam A Technique for Producing Ideas, yang mungkin berguna untuk membaca di masa depan.
The Art of Thought oleh Graham Wallas
Science and Method oleh H. Poincare
The Art of Scientific Investigation oleh W.I.B. Beveridge
Berikut ini adalah 30 tips agar video menjadi viral di YouTube Shorts:
Buatlah judul yang menarik: Gunakan judul yang singkat, deskriptif, dan menarik untuk memikat perhatian penonton.
Ciptakan thumbnail yang menarik: Gunakan gambar atau frame menarik sebagai thumbnail untuk meningkatkan daya tarik visual video Anda.
Gunakan intro yang singkat: Memulai video dengan intro yang singkat dan menarik dapat membuat penonton tetap tertarik.
Buat konten yang berharga: Pastikan konten video Anda memberikan informasi, hiburan, atau nilai tambah kepada penonton.
Gunakan caption atau teks yang jelas: Tambahkan caption atau teks yang jelas agar penonton dapat mengikuti konten video dengan mudah.
Gunakan musik yang menarik: Pilih musik yang sesuai dan menarik untuk menciptakan suasana yang tepat dalam video Anda.
Buat video pendek: Fokuslah untuk membuat video yang singkat, karena durasi pendek lebih disukai oleh penonton YouTube Shorts.
Gunakan gerakan kamera yang kreatif: Eksplorasi gerakan kamera yang kreatif untuk menambah keaslian dan daya tarik visual video Anda.
Berikan nilai hiburan: Usahakan untuk menghadirkan unsur hiburan dalam video Anda agar penonton merasa terhibur.
Gunakan efek visual menarik: Tambahkan efek visual menarik untuk meningkatkan kualitas visual video Anda.
Gunakan narasi yang menarik: Jika video Anda membutuhkan narasi, pastikan narasi tersebut menarik dan mengalir dengan baik.
Fokus pada cerita yang kuat: Buatlah cerita yang kuat dan menarik untuk menjaga perhatian penonton sepanjang video.
Gunakan humor: Jika sesuai dengan konten Anda, tambahkan elemen humor untuk membuat penonton tertawa atau senyum.
Gunakan sentuhan pribadi: Tambahkan elemen personal atau pengalaman pribadi dalam video untuk membuatnya lebih autentik.
Gunakan pemotretan yang berkualitas: Pastikan kualitas gambar dan video Anda baik, dengan pencahayaan yang tepat dan fokus yang jelas.
Gunakan kata kunci yang relevan: Pilih kata kunci yang relevan dan populer untuk membantu video Anda ditemukan oleh penonton yang tepat.
Gunakan thumbnail yang mencolok: Buat thumbnail yang mencolok dan berbeda untuk menarik perhatian penonton.
Gunakan fitur komentar: Aktif dalam membalas komentar penonton dan membangun interaksi dengan mereka.
Promosikan video Anda: Bagikan video di platform lain dan gunakan media sosial untuk memperluas jangkauan penonton Anda.
Gunakan gaya editing yang dinamis: Gunakan teknik editing yang dinamis, seperti pemotongan cepat atau transisi menarik, untuk menambah daya tarik visual.
Kolaborasi dengan YouTubers lain: Melakukan kolaborasi dengan YouTubers lain dapat membantu Anda memperluas jangkauan audiens dan menarik perhatian penggemar mereka.
Gunakan strategi teaser: Buatlah teaser pendek yang menarik untuk video Anda dan bagikan di media sosial untuk mengundang penonton.
Gunakan tagar (hashtag) yang relevan: Gunakan tagar yang relevan dan populer dalam deskripsi dan judul video Anda untuk membantu orang menemukan konten Anda.
Gunakan metode storytelling: Gunakan storytelling dalam video Anda untuk membuat penonton terhubung emosional dengan cerita yang Anda sampaikan.
Gunakan aksi atau kejadian menarik: Ciptakan momen aksi atau kejadian menarik yang dapat membuat penonton tercengang dan berbagi video Anda.
Gunakan ilustrasi atau animasi: Jika memungkinkan, tambahkan elemen ilustrasi atau animasi untuk meningkatkan daya tarik visual video Anda.
Ajak penonton untuk berinteraksi: Sertakan panggilan tindakan atau ajakan kepada penonton untuk meninggalkan komentar, like, atau subscribe.
Pahami tren dan topik populer: Tetap update dengan tren dan topik yang sedang populer di YouTube Shorts untuk menciptakan konten yang relevan.
Gunakan cerita singkat yang menggugah emosi: Buat cerita pendek yang dapat membangkitkan emosi penonton, seperti kebahagiaan, inspirasi, atau haru.
Tetap konsisten dan terus belajar: Terus eksplorasi dan tingkatkan kualitas konten Anda, serta tetap konsisten dalam mengunggah video baru untuk membangun basis penggemar yang setia.
***
Berikut ini adalah 30 hashtag (tagar) yang tepat untuk membuat video Anda tentang kata-kata mutiara Islam, kata-kata motivasi, dan ayat Al-Quran serta hadis Nabi (lihat poin 23 di atas):
Upsell adalah salah satu strategi pemasaran di mana penjual meyakinkan pelanggan untuk membeli produk atau layanan tambahan yang lebih mahal, memiliki fitur lebih lengkap, atau menawarkan manfaat yang lebih baik setelah pelanggan melakukan pembelian awal.
Misalnya, jika Anda membeli sebuah puzzle di toko mainan, pegawai toko mungkin menawarkan kotak penyimpanan khusus untuk puzzle tersebut atau satu set puzzle tambahan dengan karakter favorit Anda. Strategi ini bertujuan memberikan opsi yang lebih menarik bagi pelanggan sekaligus meningkatkan nilai transaksi.
Singkatnya, upsell adalah seni menawarkan sesuatu yang lebih baik, lebih lengkap, atau lebih mahal kepada pelanggan, dengan harapan mereka merasa mendapatkan nilai lebih dari produk atau layanan tersebut.
Mengapa Upsell Penting?
1. Meningkatkan Pendapatan Per Transaksi
Upsell membantu bisnis meningkatkan pendapatan per pelanggan. Dengan menawarkan produk atau layanan tambahan yang relevan, pelanggan sering kali merasa tawaran tersebut menguntungkan dan bersedia membayar lebih.
2. Memberikan Pengalaman yang Lebih Baik
Strategi upsell tidak hanya menguntungkan penjual, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih memuaskan kepada pelanggan. Dengan memilih opsi yang lebih baik, pelanggan merasa mereka mendapatkan nilai lebih dari uang yang mereka keluarkan.
3. Efektif dengan Pelanggan yang Sudah Berkomitmen
Pelanggan yang sudah melakukan pembelian cenderung lebih mudah menerima tawaran upsell dibandingkan calon pelanggan baru. Mereka sudah percaya pada produk Anda, sehingga peluang berhasilnya strategi ini lebih besar.
Contoh Penerapan Strategi Pemasaran Upsell
Berikut beberapa contoh penerapan upsell yang sukses di berbagai industri:
1. Restoran Cepat Saji
Saat memesan hamburger, pelayan menawarkan tambahan kentang goreng dan minuman besar dengan sedikit biaya tambahan.
2. Maskapai Penerbangan
Setelah membeli tiket ekonomi, maskapai menawarkan opsi peningkatan ke kelas bisnis atau tambahan fasilitas bagasi dengan biaya tertentu.
3. Toko Elektronik
Ketika membeli laptop, penjual menawarkan paket perangkat lunak seperti Microsoft Office, aksesori tambahan seperti mouse nirkabel, atau tas laptop dengan harga diskon.
4. Salon Kecantikan Muslimah
Pelanggan memesan perawatan rambut, lalu ditawarkan perawatan tambahan seperti masker rambut atau spa rambut dengan biaya tambahan yang menarik.
5. Hotel
Saat memesan kamar, staf hotel menawarkan peningkatan ke kamar dengan pemandangan laut atau akses ke lounge eksekutif dengan biaya tambahan.
Tips Sukses Menerapkan Strategi Upsell
1. Kenali Kebutuhan Pelanggan
Tawarkan produk atau layanan yang relevan dengan pembelian awal pelanggan. Upsell akan lebih efektif jika memenuhi kebutuhan mereka.
2. Berikan Alasan yang Jelas
Jelaskan manfaat atau keunggulan dari produk atau layanan tambahan yang ditawarkan. Misalnya, “Dengan sedikit biaya tambahan, Anda mendapatkan pemandangan laut yang indah sepanjang hari.”
3. Gunakan Pendekatan Persuasif, Bukan Memaksa
Hindari kesan memaksa. Tawarkan upsell sebagai pilihan yang menguntungkan pelanggan, bukan sebagai tekanan untuk membeli.
4. Tawarkan pada Waktu yang Tepat
Strategi upsell paling efektif dilakukan saat pelanggan berada dalam proses pembelian, bukan setelah transaksi selesai.
***
Contoh Strategi Pemasaran Upsell untuk e-Book
1. Tawarkan Paket Bundling
Gabungkan e-book utama dengan produk pelengkap lainnya, seperti:
E-book lain yang relevan dengan topik yang sama.
Template, panduan kerja, atau workbook yang dapat digunakan bersama e-book.
Akses ke materi eksklusif seperti video tutorial atau webinar.
Contoh: “Beli e-book Strategi Bisnis Online dan dapatkan e-book bonus Panduan Praktis Mengelola Media Sosial hanya dengan tambahan Rp50.000!”
2. Berikan Diskon untuk Pembelian Selanjutnya
Dorong pelanggan untuk membeli lebih banyak dengan menawarkan diskon khusus jika mereka membeli e-book tambahan saat checkout.
Contoh: “Tambahkan e-book Rahasia SEO untuk Pemula ke keranjang Anda sekarang dan hemat 30%!”
3. Sediakan Versi Premium dari E-Book
Selain versi standar, tawarkan versi premium dengan konten tambahan, seperti studi kasus, wawancara dengan ahli, atau akses ke komunitas pembaca eksklusif.
Contoh: “Upgrade ke versi premium e-book Master Copywriting dan dapatkan bonus wawancara eksklusif dengan copywriter profesional!”
4. Tawarkan Langganan atau Keanggotaan
Alih-alih menjual satu e-book, tawarkan keanggotaan di mana pelanggan dapat mengakses seluruh koleksi e-book Anda dengan harga lebih murah.
Contoh: “Dapatkan akses ke semua e-book kami dengan berlangganan hanya Rp99.000 per bulan.”
5. Gunakan Timer untuk Penawaran Upsell
Manfaatkan urgensi dengan menawarkan upsell dalam waktu terbatas setelah pembelian e-book.
Contoh: “Dapatkan e-book Panduan Pemasaran Digital hanya dengan tambahan Rp40.000! Penawaran berlaku selama 24 jam.”
6. Sertakan Panduan Praktis atau Template
Tawarkan panduan praktis atau template yang melengkapi e-book Anda.
Contoh: “Lengkapi pembelian e-book Cara Menulis Buku dengan Template Outline Buku hanya dengan tambahan Rp25.000!”
7. Berikan Akses Eksklusif ke Webinar atau Konsultasi
Tawarkan upsell berupa akses ke webinar yang relevan atau sesi konsultasi singkat dengan Anda.
Contoh: “Beli e-book Strategi Penjualan Online dan tambahkan akses ke webinar eksklusif seharga Rp100.000 untuk belajar langsung dari ahlinya.”
8. Gunakan Teknik Cross-Sell
Jika pelanggan membeli e-book tertentu, tawarkan e-book lain yang melengkapi pembelian tersebut.
Contoh: “Jika Anda menyukai e-book Cara Memulai Bisnis Online, tambahkan e-book Membangun Branding di Media Sosial ke keranjang Anda dengan diskon 20%!”
9. Tawarkan Format Tambahan
Tawarkan format lain dari e-book, seperti audiobook, PDF interaktif, atau versi cetak, sebagai upsell.
Contoh: “Dapatkan versi audiobook dari e-book Belajar Investasi Saham hanya dengan tambahan Rp50.000!”
10. Berikan Bonus Eksklusif
Tawarkan bonus eksklusif hanya untuk pembelian upsell.
Contoh: “Beli e-book Manajemen Waktu Efektif dan dapatkan bonus video panduan Mengatur Waktu Seperti Profesional!”
Strategi upsell yang sukses untuk e-book adalah yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, memberikan nilai tambah, dan ditawarkan dengan cara yang menarik. Jangan lupa untuk memanfaatkan teknologi, seperti platform e-commerce dan email marketing, untuk memaksimalkan efektivitas strategi ini.
Kesimpulan
Upsell adalah strategi pemasaran yang sangat efektif jika diterapkan dengan cara yang benar. Tujuan utamanya bukan hanya meningkatkan pendapatan bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah dan pengalaman terbaik kepada pelanggan. Dengan memahami kebutuhan pelanggan dan menawarkan solusi yang relevan, Anda dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat loyalitas mereka terhadap bisnis Anda.
Semoga artikel ini memberikan wawasan baru tentang strategi pemasaran upsell dan bagaimana Anda dapat mengaplikasikannya dalam bisnis Anda.
Kata-kata yang kuat menarik perhatian pembaca, membuat konten Anda lebih berpengaruh, membantu membentuk suara Anda, dan mendorong orang untuk mengikuti saran Anda.
Cara menggunakan kata-kata kuat dalam tulisan Anda
Pernahkah Anda berharap memiliki mesin kata-kata ajaib?
Masukkan ide-ide Anda di atas. Putar mesin tersebut secara manual. Biarkan mesin itu beroperasi beberapa menit, dan teks persuasif akan tercipta di sisi lain.
Salin dan tempel teks tersebut ke situs web Anda. Dan voilà: Anda akan menjual lebih dari sebelumnya.
Terdengar bagus, bukan?
Sayangnya, menulis tidak semudah itu. Belum.
Mungkin suatu hari nanti robot akan mengambil alih tugas menulis kita. Tetapi untuk saat ini, kecerdasan manusia masih diperlukan.
Jadi, mari kita fokus pada bagaimana pemilihan kata-kata kita dapat meningkatkan kekuatan persuasif kita, baiklah?
Apa itu kata-kata kuat?
Kata-kata lemah memiliki makna dangkal – mereka tidak membuat pembaca merasakan sesuatu dan tidak memungkinkan pembaca membayangkan kata-kata Anda.
Sebaliknya, kata-kata kuat cenderung memiliki makna yang kuat. Mereka mendorong orang untuk bertindak – untuk mengunduh laporan Anda, menghubungi Anda untuk penawaran, atau menerapkan saran Anda.
***
Ada tiga jenis kata-kata kuat yang berbeda:
6 kata-kata yang sangat menggoda yang mendorong orang untuk bertindak – kekuatan persuasif mereka terlihat irasional, tetapi terbukti oleh ilmu pengetahuan.
Kata-kata emosional menarik perhatian karena mereka terhubung dengan perasaan kita.
Kata-kata sensorik kuat dan mudah diingat karena mereka membuat pembaca merasakan kata-kata Anda seolah-olah mereka bisa melihat gambar yang Anda gambarkan dengan kata-kata.
Ingin tahu bagaimana menggunakan ketiga jenis kata-kata ini untuk menambah kekuatan dan keceriaan dalam konten bisnis Anda?
–
6 Kata-kata yang Sangat Menarik untuk Meningkatkan Konversi dan Berbagi di Media Sosial
Kata-kata Kuat #1. Baru
“Baru” membawa kita dalam petualangan, sebuah perjalanan penemuan.
Seperti yang disarankan oleh neuromarketer Roger Dooley, otak kita tertarik pada “baru.”
Ketertarikan kita terhadap hal-hal baru membantu kita berinovasi dan mencari peluang baru. Jika hal-hal baru tidak menarik bagi manusia, kita masih akan terjebak di dalam gua kita. Anda dan saya tidak akan bertemu di sini di dunia maya.
Apple telah lama memahami kekuatan hal-hal baru. Mereka menyusun ulang frasa “baru” dengan berbagai cara untuk menggoda pembaca agar meningkatkan iPhone atau iPad mereka yang masih berfungsi dengan baik:
sepenuhnya baru
diimajinasi ulang dari dasar
diciptakan ulang dari dalam
kami harus memikir ulang bagaimana keyboard dirancang
kami merancang ulang setiap tombol dan mekanisme yang mendasarinya
–
Cara menggunakan kekuatan “baru” dalam tulisan Anda:
Dalam email yang mengumumkan produk baru, gunakan kata “baru,” “mengumumkan,” atau “memperkenalkan” di awal subjek email Anda.
Pada halaman penjualan produk baru, gunakan penyorotan fitur yang menekankan kata “baru”
Saat mengupgrade produk yang sudah ada, jelaskan dengan jelas apa yang baru tentangnya.
Ketika men-tweet blog post baru untuk pertama kalinya, gunakan “new blog post” di awal tweet Anda:
New Blog Post: 172+ Magic Words untuk Menambah Kekuatan Instan pada Konten Anda (sebagaimana Terbukti oleh Ilmu Pengetahuan): http://buff.ly/29KLO8e
–
Kata-kata Kuat #2. Gratis
Ketertarikan kita terhadap barang gratis bersifat tidak rasional.
Dalam bukunya “Predictably Irrational,” Dan Ariely menjelaskan bagaimana Amazon.com mulai menawarkan pengiriman gratis untuk pesanan di atas harga tertentu.
Penawaran itu sukses besar, namun tidak di Prancis. Ariely menjelaskan:
Alih-alih menawarkan Pengiriman GRATIS! untuk pesanan di atas jumlah tertentu, divisi Prancis menetapkan harga pengiriman untuk pesanan-pesanan tersebut sebesar satu franc. Hanya satu franc—sekitar 20 sen dolar. Ini tidak terlihat sangat berbeda dari GRATIS! Tapi berbeda. Bahkan, ketika Amazon mengubah promosi tersebut di Prancis menjadi pengiriman gratis, Prancis ikut bergabung dengan negara-negara lain dalam peningkatan penjualan yang dramatis. Dengan kata lain, sementara pengiriman seharga satu franc—suatu penawaran yang sangat murah—hampir diabaikan oleh orang Prancis, Pengiriman GRATIS! menyebabkan respon yang antusias.
“GRATIS” tidak hanya memiliki kekuatan ketika menambahkan bonus pada produk atau layanan; Anda juga dapat menggunakan “Gratis” untuk menarik perhatian pada posting blog Anda.
Inilah bagaimana Copyblogger memanfaatkan kekuatan “gratis” dalam judul untuk menarik perhatian dan meningkatkan berbagi di media sosial:
13 Pertanyaan Sederhana untuk Membantu Anda Merancang Strategi Konten yang Menang [Lembar Kerja Gratis]
10 Cara untuk Mengganggu David Ogilvy (Poster Gratis)
–
Bagaimana memanfaatkan kekuatan “gratis” dalam tulisan Anda:
Pertimbangkan untuk memberikan “bonus gratis” bersama produk.
Berikan kursus online, laporan, atau unduhan gratis bagi mereka yang mendaftar ke daftar Anda.
Gunakan frasa seperti “checklist gratis” dalam judul posting blog Anda (dan saat mempromosikan posting Anda di media sosial).
–
Kata Kekuatan #3. Bayangkan
Mengapa “bayangkan” hampir hipnotis?
Ketika orang dapat memegang produk Anda di tangan mereka, keinginan untuk memiliki produk Anda meningkat.
Inilah mengapa para penjual mobil menggoda Anda untuk mencoba mengemudi mobil. Mengapa penjual perhiasan menyarankan Anda mencoba kalung itu untuk melihat bagaimana terlihat ketika dipakai.
Secara online ini tampak sulit. Tetapi kita dapat membiarkan orang membayangkan bagaimana mereka akan merasa jika Anda membantu mereka. Betapa lancarnya bisnis mereka berjalan. Betapa lebih rileks mereka merasa. Betapa bersemangatnya mereka tentang bisnis mereka, karier mereka, kehidupan mereka.
Berikut adalah bagaimana Ramit Sethi (I Will Teach You to Be Rich) menggunakan kekuatan kata “bayangkan” untuk membantu Anda membayangkan apa artinya mengikuti kursusnya:
Bayangkan Anda menggunakan program ini untuk mengidentifikasi ide yang menguntungkan. Anda tahu ini berhasil karena Anda mendapatkan klien pertama yang antusias dan bersedia membayar untuk layanan Anda. Sekarang Anda memiliki uang baru di bank.
Apa artinya itu?
Apakah Anda akan lebih percaya diri dengan kemampuan Anda?
Apakah Anda akan lebih termotivasi untuk menghasilkan lebih banyak uang dan menggunakannya untuk melunasi utang, meningkatkan tabungan Anda, atau pergi berlibur mewah?
Kuat, bukan?
–
Kata Kekuatan #4. Karena
Menyajikan alasan mengapa orang harus melakukan sesuatu dapat memicu respons otomatis. Bahkan jika alasan tersebut palsu.
Dalam bukunya Influence, Cialdini menjelaskan eksperimen fotokopi: Jika Anda tidak memberikan alasan mengapa orang harus membiarkan Anda melompati antrian, hanya 60% orang yang membiarkan Anda melakukannya. Tetapi ketika Anda memberikan alasan, dengan menggunakan kata “karena,” 93% orang membiarkan Anda melompati antrian.
–
Penulis copy Apple juga menyukai kata “karena”:
Aksesori kami cocok sekali dengan iPhone karena mereka didesain bersama. Jika iPhone 6s terlihat seperti dibuat khusus untuk iOS, itu karena memang begitu. Bersama-sama, mereka memberikan pengalaman yang kuat dan menyenangkan karena mereka didesain begitu – bersama-sama.
–
Kata Kekuatan #5. Instan
Bayangkan bermain Deal or No Deal. Anda bisa mendapatkan pembayaran jaminan sebesar $240.000 sekarang atau Anda bisa terus bermain untuk kesempatan memenangkan satu juta dolar.
Apa yang akan Anda lakukan?
Seperti yang disarankan oleh neuromarketer Roger Dooley, sikap kita terhadap risiko, imbalan, dan waktu berbeda-beda.
Namun kita semua tahu perasaan ingin memiliki sesuatu sekarang.
Ini sebabnya saya menyukai Kindle saya. Saya bisa mulai membaca buku baru secara instan.
Untuk memanfaatkan kekuatan gratifikasi instan, gunakan frasa-frasa berikut dalam penjualan atau judul blog:
Akses instan
Pendaftaran dalam 3 menit
Mulai kursus gratis saya sekarang
Tambahkan Kekuatan Instan ke Konten Bisnis Anda dengan 172+ Kata Ajaib
Untuk membuat orang merasa senang memulai segera, Anda mungkin ingin menunjukkan bahwa tidak ada risiko:
Jaminan uang kembali 30 hari
Tidak perlu kartu kredit (untuk percobaan)
Bebas risiko
Tidak ada periode keterikatan/Bisa dibatalkan kapan saja
Psikologi manusia itu rumit. Anda sudah tahu itu. Jadi, “gratifikasi instan” tidak selalu menjadi jawaban untuk meningkatkan penjualan.
Ketika saya memasarkan kompor berbagai merek, kami memperkenalkan layanan unik di mana Anda bisa memesan kompor Anda dalam warna apa pun. Tidak hanya kompor dengan warna khusus memiliki harga yang lebih tinggi, Anda juga harus menunggu hingga tiga bulan (dibandingkan dengan beberapa minggu untuk pesanan standar).
Demikian pula, ketika saya menerapkan daftar tunggu untuk permintaan penulisan copy, saya bisa langsung meningkatkan tarif saya.
Itulah kekuatan eksklusivitas.
Apakah yang lebih menarik bagi pelanggan Anda? Gratifikasi instan atau eksklusivitas?
–
Frasa Kekuatan #6. Bagaimana cara (How-to)
Seperti yang dijelaskan oleh penulis terlaris Jonah Berger dalam bukunya yang berjudul “Contagious”, kita suka berbagi informasi praktis:
Orang suka membantu satu sama lain. Kita berusaha memberikan saran atau mengirim informasi kepada orang lain yang akan membuat mereka lebih baik.
Itulah sebabnya frasa “Bagaimana cara” memiliki kekuatan, dan itulah mengapa frasa itu menjadi salah satu dari 20 frasa yang paling sering di-retweet.
Tidak heran, blog populer suka menggunakan “bagaimana cara” dalam judul mereka:
Bagaimana Menulis Secara Berbincang: 7 Tips untuk Menarik Perhatian dan Menyenangkan Audiens Anda (Pos kedua yang paling banyak dibagikan di Copyblogger tahun ini, lebih dari 3.200 kali dibagikan)
Bagaimana Membangun Dasbor Metrik Lalu Lintas yang Tepat untuk Tahun 2016 (pos kelima yang paling populer di Moz.com, lebih dari 7.700 kali dibagikan)
Bagaimana Mengoptimalkan Konten Anda untuk Kotak Cuplikan Unggulan Google (pos kedua yang paling populer di HubSpot, lebih dari 9.200 kali dibagikan)
“Bagaimana cara” berfungsi dengan baik ketika saran yang dijanjikan spesifik dan berharga.
***
Bonus frasa kekuatan: angka
Angka seperti 10 atau 7 atau 93 bukan kata-kata, tetapi mereka dapat segera meningkatkan daya persuasi Anda.
Mengapa?
Pakar kegunaan Jakob Nielsen melacak gerakan mata pengguna yang mengunjungi situs web, dan ia menemukan bahwa “angka sering menghentikan mata yang sedang mengembara dan menarik perhatian, bahkan ketika angka tersebut tertanam di antara sejumlah kata yang diabaikan oleh pengguna.”
Angka menarik perhatian karena mereka terlihat berbeda dari huruf. Selain itu, angka mewakili fakta.
–
Berikut adalah bagaimana Case Study Buddy menggunakan angka dalam salinan penjualan mereka:
Sebelum panggilan, kami akan mengirimkan daftar pertanyaan kepada klien Anda sehingga mereka dapat mempersiapkan jawaban mereka dan mengumpulkan hasil sebelumnya.
Kemudian, dalam panggilan cepat dan ramah (~30 menit), kami akan mendapatkan sisi cerita mereka.
Kami mengubah wawancara tersebut menjadi studi kasus persuasif sepanjang 750 – 1.250 kata yang akan menunjukkan setiap prospek baru …
–
Berikut adalah bagaimana Andrea Vahl menggunakan angka di halaman Tentangnya:
Saya juga adalah salah satu pendiri Social Media Manager School, kursus pelatihan online yang telah membantu lebih dari 500 siswa belajar cara memulai bisnis mereka sendiri sebagai manajer media sosial atau konsultan.
–
Juga halaman Tentang Copyblogger:
Sejak Januari 2006, Copyblogger telah mengajarkan orang cara membuat konten online yang hebat.
–
Bagaimana memanfaatkan kekuatan angka:
Tulis angka dalam bentuk digit (misalnya, 7) daripada kata (tujuh) karena digit lebih menonjol.
Jika posting blog Anda memiliki beberapa tips, pertimbangkan untuk menggunakan digit dalam judul Anda—posting dengan daftar cenderung populer.
Ketika menulis salinan penjualan, pertimbangkan fakta-fakta apa yang dapat Anda bagikan tentang produk Anda, layanan Anda, atau pengalaman Anda.
***
Catatan khusus tentang “KAMU”
Gregory Ciotti menyebut “kamu” sebagai salah satu dari 5 kata yang paling persuasif dalam bahasa Inggris, dan D Bnonn Tennant mengatakan itu adalah kata hipnotis.
Saya juga penggemar kata “kamu”. Karena itu mengarahkan perhatian penulis pada alasan mengapa produk atau layanan akan berguna bagi pembaca mereka. Apa manfaat bagi mereka?
Kata “kamu” juga membantu menciptakan nada percakapan yang lebih santai sehingga Anda tidak terdengar seperti seorang salesman yang memaksa.
Namun, bukti tentang “kamu” masih samar. Dalam tes A/B (seperti yang dilakukan oleh Michael Aagaard), salinan tombol seperti:
“Dapatkan laporan gratisku”
sering kali lebih unggul daripada
“Dapatkan laporan gratis Anda”.
***
Pengingat singkat tentang kata-kata paling kuat
Dapatkah kamu menemukan kata-kata yang kuat?
Ingin membuat teks tersebut lebih persuasif?
Tambahkan fakta lebih banyak untuk meningkatkan kredibilitas Anda: apa yang istimewa tentang tulang ajaib Anda?
Dukung klaim Anda dengan testimoni atau bukti ilmiah.
Anda tidak bisa hanya mengandalkan kata-kata yang kuat saja untuk menjual produk Anda.
***
Kata-kata pemicu emosi
Anda menjual berdasarkan emosi, tetapi Anda membenarkan pembelian dengan logika ~ legenda penulis salinan Joseph Sugarman
Kami ingin melihat diri kami sebagai makhluk rasional.
Tetapi tanpa emosi, kita tidak bisa membuat keputusan seperti yang telah dibuktikan oleh Antonio Damasio, profesor dalam ilmu saraf.
Selain itu, penelitian Jonah Berger telah menunjukkan bahwa emosi yang kuat mendorong orang untuk membagikan konten. Ia menyoroti pentingnya emosi yang mengarah pada kegembiraan:
Marah dan kecemasan mendorong orang untuk berbagi karena, seperti kagum, emosi tersebut adalah emosi yang tinggi. Mereka membangkitkan semangat, mengaktifkan orang, dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan.
–
Emosi terlibat dalam pembelian hampir setiap produk.
Sebagai contoh, SweatBlock menggabungkan kecemasan tentang keringat berlebih di ketiak dengan kegembiraan merasa memiliki kendali (terima kasih kepada Joanna Wiebe atas contoh ini). Salinan penjualan juga menggunakan frasa kepercayaan seperti “100% aman,” “menenangkan,” dan “dengan penuh keyakinan”:
Oleskan tisu SweatBlock dan kendalikan keringat berlebih di ketiak selama hingga 7 hari. Formula rahasia dagang yang 100% aman dan menenangkan – yang dikombinasikan dengan tisu – memberikan hasil yang dapat Anda andalkan. Sehingga Anda bisa dengan percaya diri mengangkat tangan.
Inilah bagaimana salinan tersebut berpindah ke kegembiraan:
Dapatkan 7 Hari Tepuk Tangan Kering, Pelukan, dan Sorakan
Pilihan kata-kata emosional Anda sangat mempengaruhi suara Anda.
Bandingkan, misalnya, dua judul ini:
4 Formula Aman untuk Pembukaan yang Memikat Pembaca dan Tidak Melepaskan (SmartBlogger)
Formula 3 Langkah untuk Memikat Audiens Anda dengan Beberapa Baris Pembukaan (Copyblogger)
Atau bandingkan ini:
20 Cara untuk Menjadi Blogger Biasa yang Tidak Ada yang Peduli (SmartBlogger)
11 Cara untuk Membosankan Pembaca Anda (Copyblogger)
–
Seberapa halus atau kuat suara Anda ingin menjadi?
Cara termudah untuk mulai menggunakan kata-kata emosional adalah dengan berempati pada pembaca Anda. Masalah apa yang dia hadapi? Emosi apa yang dia rasakan ketika memikirkan masalah ini? Atau bagaimana konten atau layanan Anda dapat membuatnya merasa lebih baik?
***
Daftar kata-kata emosi yang kuat
Delapan emosi dasar yang ditentukan oleh Plutchik memberikan titik awal yang berguna untuk terhubung dengan emosi orang dalam tulisan Anda:
1. Kegembiraan
2. Kepercayaan
3. Ketakutan
4. Kejutan
5. Kesedihan
6. Rasa jijik
7. Kemarahan
8. Antisipasi
***
Daftar di bawah ini bukan daftar yang mutlak. Gunakan tesaurus untuk menemukan lebih banyak kata dan pilih kata-kata yang sesuai dengan suara Anda.
Kata-kata emosi yang kuat #1: Kegembiraan
Cinta, menyenangkan, jatuh cinta
Kegembiraan, gembira, menikmati
Lembut, kelembutan
Pengabdian, setia, berbakti
Pembinaan, memelihara
Keindahan, bahagia
Rayuan, menggoda, godaan
Menghargai
Keberuntungan, beruntung
Ekstatis
Kemenangan, berjaya
Mulia
Riang gembira
***
Kata-kata emosi yang kuat #2: Kepercayaan
Terpercaya
Andal, keandalan
Percaya, dipercayai
Kagum, mengagumi
Terbukti
Terjamin
Ilmiah, ilmu pengetahuan
Diback-up oleh penelitian
Fakta, berdasarkan fakta
Mutlak
Otoritatif, otoritas
Santo
Tidak bisa gagal
***
Kata-kata emosi yang kuat #3: Ketakutan
Dilarang
Penyalahgunaan, menyalahgunakan
Mencuri, dicuri, merampok
Ragu-ragu
Kecemasan, cemas
Kesedihan
Menggegerkan
Horor
Sabotase
Kegagalan, gagal
Menderita
Merasa terbakar
Ancaman
***
Kata-kata emosi yang kuat #4: Kejutan
Kagum
Mengejutkan
Menakjubkan
Mempesona
Spektakuler
Luar biasa
Pesona, mempesona
Menakjubkan
Hebat
Menakjubkan
Menggoda
Memikat
Menghipnotis
***
Kata-kata emosi yang kuat #5: Kesedihan
Membuat menangis
Hancur hati
Terpukul kesedihan
Menangis
Meneteskan air mata
Menangis, menangis
Bermasalah, masalah
Sakit cinta
Penghematan
Bermusuhan
Bermusuhan
Cemburu
Malu
***
Kata-kata emosi yang kuat #6: Rasa jijik
Omong kosong
Sial, jelek
Sampah
Kacau
Buruk
Menghina
Kasar
Jijik
Cabul
Kotor
Menolak, menolak, menjijikkan
Mengejek
Jahat
***
Kata-kata emosi yang kuat #7: Kemarahan
Amarah
Kemarahan
Kebencian, membenci
Mengganggu
Mengganggu
Pahit
Membengkak
Murung
Tanjakan
Ledakan
Histeria
Panik
Kegilaan, panik
***
Kata-kata emosi yang kuat #8: Antisipasi
Yang tidak diketahui
Rindu, merindukan
Nafsu
Gairah, bergairah
Keinginan, ingin
Kehangatan, merindukan
Inspirasi, menginspirasi
Antusiasme, menyemangati
Menawan, memikat
Merayu
Terlupakan
Penemuan, menemukan
Misteri, misterius
***
Kata-kata kekuatan sensorik
Kata-kata sensorik lebih kuat dan mudah diingat daripada kata-kata biasa karena mereka membuat pembaca Anda melihat, mendengar, mencium, merasakan, atau merasakan kata-kata Anda.
Ketika membaca kata-kata non-sensorik, otak Anda memproses teks. Tetapi ketika Anda membaca kata-kata sensorik, berbagai area otak Anda menyala. Otak Anda memproses kata-kata sensorik seolah-olah Anda mencicipi kue manis, seolah-olah Anda melihat tampilan warna yang memukau, seolah-olah Anda merasakan tekstur kasar.
Kata-kata sensorik bahkan dapat meningkatkan penjualan. Penelitian tentang menu menunjukkan bahwa menggambarkan hidangan menggunakan kata-kata sensorik membuat lebih banyak orang membelinya.
–
Kata-kata sensorik dapat menambah daya tarik pada judul untuk menarik perhatian:
4 Tips Mengedit yang Menyenangkan untuk Membuat Kata-kata Anda Bersinar dan Menari
Cara Mengubah Teks Biasa Menjadi Konten Online yang Membahana
–
Kata-kata sensorik juga dapat membantu membuat konten abstrak lebih konkrit.
Contoh-contoh berikut berasal dari buku Nancy Duarte yang berjudul Resonate:
Sama seperti Anda mengetuk jari kaki Anda ke irama yang baik, otak Anda menikmati mengetuk bersama dengan presentasi yang baik, tetapi hanya jika sesuatu yang baru terus menerus muncul dan berkembang.
Orang jarang bertindak hanya berdasarkan alasan. Anda perlu menyentuh keinginan dan keyakinan yang tersembunyi untuk bisa meyakinkan. Anda membutuhkan duri kecil yang lebih tajam dari fakta untuk menusuk hati mereka. Duri itu adalah emosi.
Tidakkah Anda sering berharap Anda bisa membuat pelanggan, karyawan, investor, atau siswa Anda terkesiap, berdecit, bergerak, dan berpindah ke tempat baru yang mereka butuhkan untuk menciptakan masa depan yang baru?
Daftar kata-kata kekuatan sensorik
Kata-kata sensorik menggambarkan bagaimana kita mengalami dunia:
Kata-kata terkait penglihatan mengindikasikan warna, bentuk, atau penampilan.
Kata-kata terkait sentuhan menggambarkan tekstur, Anda dapat menggunakannya untuk menggambarkan perasaan dan konsep abstrak.
Gerakan juga bersifat sensorik. Dengan menggunakan kata-kata aktif atau menggambarkan gerakan, Anda membantu pembaca Anda merasakan kata-kata Anda.
***
Kata-kata kekuatan sensorik #1: Kata-kata visual
Berkilau, berkilauan
Raksasa
Berkilauan
Berkilau, berkilauan
Bengkok
Besar dan berat
Bercahaya, bercahaya, bercahaya
Kabut
Berbayang
Suram
Membosankan
***
Kata-kata kekuatan sensorik #2: Kata-kata taktil
Mengembang, mengembangkan, berbulu
Berpasir, pasir
Kasar
Halus seperti sutra
Licin
Menempel, lengket
Mengerikan
Segar
Berbulu
Dingin
Membungkam
***
Kata-kata kekuatan sensorik #3: Kata-kata auditif
Gemuruh, gemuruh
Kebisingan
Berderak, berderak
Samar
Bergema
Berdecit
Sangat keras
Tenang
Berdesis, mendesis
Berdecak
Meledak!
***
Kata-kata kekuatan sensorik #4: Kata-kata terkait rasa dan bau
Hambar
Busuk
Harum
Basah kuyup
Sariawan
Bau busuk
Lengket
Pahit
Lezat
Sangat lezat
Tajam
***
Kata-kata kekuatan sensorik #5: Kata-kata gerakan
Melayang
Beresonansi, beresonansi
Melewati dengan mudah
Mengejutkan, sangat mengherankan
Terkesan, sangat terkesan
Terlumpuhkan
Mata-mata
Terpana
Mengejutkan, sangat mengejutkan
Menangkap
Sangat mengherankan
***
Bahaya besar dari penggunaan berlebihan kata-kata kekuatan
Pernahkah Anda merasa teks penjualan terasa agak licik? Atau berlebihan?
Penggunaan berlebihan kata-kata kekuatan yang klise membuat konten Anda terdengar memaksa atau bahkan mencurigakan.
Misalnya:
Rahasia Mengejutkan Selebriti Terungkap oleh Mantan Pengawal Mereka
9 Rahasia Menulis Iklan yang Terungkap
Dapatkah Anda mencium sedikit kesan kecabulan pers tabloid?
–
Seni menulis konten yang menggoda
Untuk menulis konten persuasif, mulailah dengan membayangkan bagaimana Anda membantu klien Anda.
Bagaimana Anda membuat hidup mereka lebih baik? Rasa sakit apa yang Anda hilangkan? Bagaimana layanan Anda membuat mereka merasa? Mengapa mereka akan menikmati bekerja dengan Anda?
Konten menjadi persuasif ketika Anda berhenti menjual produk Anda dan berhenti menjual ide Anda.
Sebaliknya, tunjukkan bahwa Anda memahami masalah pembaca Anda dan tunjukkan bagaimana Anda mengubah hidup mereka – tidak peduli seberapa kecil perubahan ini.
Jadi, hubungkan dengan keinginan dan perasaan pembaca Anda terlebih dahulu.
Kemudian, tawarkan layanan yang mereka sukai.
Terakhir, taburkan sedikit debu sihir di atas konten Anda untuk meningkatkan kekuatan persuasif Anda.
Dengan berkeringat dan gemetar, Anda telah menulis draf pertama Anda. Bahu Anda terasa tegang. Sakit kepala mulai datang.
Namun Anda tahu ini bagus.
Anda menuangkan segelas anggur sebelum pergi tidur. Pengeditan akan dilakukan besok.
Namun saat Anda membaca kembali draf Anda. Anda merasa kecewa. Tulisan Anda terdengar hambar. Anda tidak bisa menerbitkannya seperti ini.
Apa yang terjadi?
Apakah frasa-frasa lemah menyelinap ke dalam tulisan Anda?
Mereka selalu melakukannya. Bahkan penulis yang paling berpengalaman harus tetap waspada, mengedit draf mereka dengan pisau tajam dan seleksi rempah-rempah.
Mengubah teks yang hambar menjadi konten yang menarik mungkin terdengar sulit, tetapi hanya membutuhkan dua langkah sederhana:
Seperti seorang koki yang mencicipi hidangan sebelum disajikan, Anda perlu tahu kapan konten Anda kurang bumbu. Anda harus menemukan frasa-frasa lemah.
Sama seperti seorang koki yang menambahkan sedikit merica ekstra, menaburkan beberapa daun ketumbar, atau meneteskan air jeruk nipis tambahan, Anda perlu menyeimbangkan rasa tulisan Anda juga.
Terdengar rumit?
Sebenarnya tidak.
Mari kita mulai dengan menemukan kata-kata hambar terlebih dahulu. Kemudian, saya akan memberi tahu Anda bagaimana menambahkan lebih banyak rasa ke tulisan Anda. Baiklah?
***
4 jenis kata-kata lemah yang harus diketahui
Jenis 1: Keras dan hambar
Seperti kulit nanas atau kulit kenari, Anda tidak ingin kata-kata ini muncul dalam konten Anda. Mereka memperlambat pembaca tanpa menambah makna. Cara terbaik adalah memangkasnya.
Contoh: Sangat, sebenarnya, menurut pendapat saya, hanya.
–
Jenis 2: Kata-kata yang basi
Pada suatu waktu kata-kata ini kuat dan berdaya. Tetapi seiring waktu, mereka kehilangan makna mereka – seperti roti basi.
Contoh: Ultimate, menakjubkan, luar biasa, indah.
–
Jenis 3: Kata-kata yang hambar
Kata-kata ini memiliki beberapa rasa, tetapi tidak memiliki cita rasa. Dalam proporsi yang wajar, itu baik-baik saja, tetapi jika digunakan terlalu sering, Anda akan mendapatkan pizza dengan kerak yang kenyal dan tanpa topping. Saran dari koki adalah gunakan dengan hati-hati.
Contoh: Mereka, itu, ada, dia, dan kata ganti lainnya. Adalah, adalah, adalah dan bentuk lain dari kata kerja “to be”
–
Jenis 4: Kata-kata dengan nilai gizi rendah
Coca-Cola memuaskan haus Anda dan tampak memberi energi, tetapi nilai gizinya rendah. Smoothie buah buah terdengar sehat, tetapi mungkin memiliki banyak pemanis tambahan.
Kata-kata dengan nilai gizi rendah ini serupa. Mereka tampak memiliki makna, tetapi maknanya lemah.
Misalnya: Apa itu tulisan blog yang bagus? Apakah Anda maksudkan itu menghibur, menarik, atau berguna?
Atau bagaimana Anda mendefinisikan seorang wanita bisnis yang sukses? Apakah dia memiliki pendapatan enam angka? Waktu luang yang melimpah? Ataukah dia menginspirasi Anda dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik?
Kata-kata seperti baik dan sukses bermasalah karena dapat ditafsirkan dengan banyak cara yang berbeda – mereka tidak cukup spesifik.
Contoh lain: Bagus, buruk, efektif
***
Bagaimana Menambah Rasa pada Kata-kata Anda
Untuk memperkaya konten Anda, hilangkan kata-kata keras dan tambahkan rasa yang lebih kuat:
Gunakan kata-kata yang lebih kuat atau lebih tepat
Tambahkan sentuhan emosi
Menarik semua indera
Hias dengan kepribadian
–
Mari kita lihat beberapa contoh untuk memberi rasa pada konten yang hambar, ya?
Contoh 1
Ada seorang gadis Belanda yang gila yang menulis salinan penjualan kita.
Kata-kata lemah: ada (hambar) Saran koki: potong dan tulis ulang
Pilihan yang lebih lezat:
Seorang gadis Belanda yang gila menulis salinan penjualan kita.
–
Contoh 2
Panduan Terbaik untuk Mengembangkan Kebiasaan Menulis
Kata-kata lemah: Terbaik (basi) Saran koki: Jadilah sedikit kreatif – hias dengan kepribadian
Pilihan yang lebih lezat:
Panduan untuk Mengembangkan Kebiasaan Menulis bagi Orang Malas.
Panduan untuk Menyisihkan Waktu Menulis.
–
Contoh 3
Menurut pendapat saya, tulisan blog ini cukup bagus.
Frasa lemah: menurut pendapat saya (keras) dan cukup bagus (nilai gizi rendah). Saran koki: potong frasa yang keras dan tambahkan rasa.
Pilihan yang lebih lezat:
Tulisan blog ini menghibur dan berguna bagi siapa saja yang menulis.
Tulisan blog ini membuat saya terkesima. Saya belum pernah membaca tutorial yang begitu menyenangkan sebelumnya.
Tulisan blog ini begitu lezat, saya melahapnya dan ingin lebih banyak.
–
Contoh 4
Dia sedang menulis pos blognya pada hari Minggu.
Kata-kata lemah: sedang, dia, nya (hambar) Saran koki: potong dan tulis ulang
Pilihan yang lebih lezat:
Henrietta menggambarkan resep menulisnya pada hari Sabtu. Dia menulis pos blognya pada hari Minggu.
Catatan: Pada kalimat kedua, kata “dia” baik-baik saja, karena Anda tahu itu merujuk kembali pada Henrietta. Ketika Anda menggunakan kata seperti itu, dia, atau mereka, pastikan bahwa Anda telah memberi tahu pembaca apa atau siapa yang Anda tulis sebelumnya.
***
Bagaimana Membuat Konten yang Hambar Menjadi Menggoda dan Bersinar
Ketika seorang koki mengembangkan resep baru, dia tidak tahu secara pasti berapa banyak rempah-rempah yang harus ditambahkan. Berapa tetes air jeruk nipis? Berapa sendok saus ikan? Daun ketumbar? Cabai? Sedikit jahe?
Untuk menemukan keseimbangan rasa yang sempurna, dia mencicipi, menambah rempah-rempah, dan mencicipi lagi.
Dengan menulis, hal itu sama.
Bacakan konten Anda dengan keras. Dengarkan bagaimana terdengarnya dan temukan frasa yang hambar.
Taburkan dengan kata-kata favorit Anda. Cobalah beberapa rempah eksotis. Aduk dan cicipi lagi.
Untuk menciptakan hidangan khas Anda, eksperimen dengan berbagai rasa hingga Anda puas.
Gunakan daya pikat persuasif dari imajinasi karena imajinasi meningkatkan keinginan
Penelitian menunjukkan bahwa memegang produk meningkatkan keinginan untuk memilikinya. Itulah mengapa setiap penjual mobil menginginkan Anda untuk mencoba mobilnya. (Sumber: Penelitian oleh Joann Peck dan Suzanne B. Shu – https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=1345908)
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (QS. Ali Imran: 173)
Yaitu sesungguhnya Allah Yang Maha Mencukupi dalam seluruh urusan; tidak satu pun keburukan kecuali Allah Maha Kuasa untuk menjauhkannya; dan tidak pula satu kebaikan kecuali Allah Maha Kuasa untuk mendekatkannya.
***
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
Adalah kalimat agung nan indah yang mengandung tawakal, berserah diri sepenuhnya dengan tulus kepada Allah.
***
Khasiat dan Cara Mengamalkan Hasbunallah wani’mal wakil
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
Dianjurkan diucapkan oleh seorang muslim agar mendapatkan rahmat Allah dan berbagai kebaikan yang diinginkan. Dalilnya adalah QS. At-Taubah ayat 59:
Sekiranya mereka benar-benar rida dengan apa yang diberikan Allah dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: “Cukuplah Allah bagi kami, Allah dan Rasul-Nya akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah.” (QS. At-Taubah: 59)
***
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
Juga dianjurkan untuk diucapkan oleh seorang muslim agar terhindar dari keburukan, musibah, kesulitan, dan semua hal yang dikhawatirkan.
***
Ayat dan Hadis tentang Hasbunallah wani’mal wakil
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
Diucapkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Selain QS. At-Taubah ayat 59 yang menjadi dalil mengucapkan hasbunallah wani’mal wakil agar mendapatkan rahmat Allah dan berbagai kebaikan yang diinginkan, ada dalil lainnya dari Al-Quran, yaitu QS. Ali-Imran ayat 173 yang menjadi dalil mengucapkannya agar terhindar dari keburukan, musibah, kesulitan, dan semua hal yang dikhawatirkan.
Ada pula dalil dari hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mari kita baca hadis dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berikut:
Dari Ibnu Abbas: Hasbunallaah wani’mal wakiil diucapkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika dilemparkan ke dalam api. Diucapkan pula oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kalian, karena itu takutlah kepada mereka,” ternyata (perkataan) itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” [QS. Ali Imran: 173] (HR. Bukhari)
Di antara bentuk kejujuran iman seorang mukmin, ia meyakini bahwa Allah cukup untuk melindunginya dari semua yang menyusahkan dan menyakitinya. Sesungguhnya Allah Yang Maha Mencukupi untuk melindunginya. Hal ini tergambarkan dalam satu ucapan dengan penuh ketulusan:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”
Dalam hadis di atas, Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan bahwa ucapan
حَسْبُنَا اللهُ ونِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
diucapkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika kaumnya melemparkannya ke dalam api, setelah Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala mereka. Kala itu, api yang seharusnya membakar Nabi Ibrahim menjadi dingin dan penyelamat bagi beliau.
Mereka berkata, “Bakarlah dia (Ibrahim) dan bantulah tuhan-tuhan kalian, jika kalian benar-benar hendak berbuat.” Kami (Allah) berfirman, “Wahai api, jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS. Al-Anbiya: 68 – 69)
حَسْبُنَا اللهُ ونِعْمَ الْوَكِيلُ
HASBUNALLAAHU WANI’MAL WAKIIL
juga diucapkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ada orang-orang yang mengatakan,
“Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kalian, karena itu takutlah kepada mereka,” ternyata (perkataan) itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (QS. Ali Imran: 173)
Kejadian ini setelah perang Uhud. Ketika itu dikatakan kepada beliau bahwa kaum musyrikin Quraisy akan kembali menyerang kalian untuk menuntaskan peperangan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Hasbunallaahu wani’mal wakiil.” Oleh sebab itu, Allah melindungi beliau. Barang siapa yang meminta pertolongan kepada Allah, niscaya Allah menolongnya. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.
Jadi, ada dua khasiat hasbunallahu wani’mal wakil, yaitu: (1) agar mendapatkan rahmat Allah dan berbagai kebaikan yang diinginkan, juga (2) agar terhindar dari keburukan, musibah, kesulitan, dan semua hal yang dikhawatirkan.
Kedua khasiat tersebut terhimpun di dalam surah Az-Zumar ayat 38:
Dan sungguh, jika engkau tanyakan kepada mereka, “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” niscaya mereka menjawab, “Allah.” Katakanlah, “Kalau begitu, terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu sembah selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya?” Katakanlah, “Cukuplah Allah bagiku. Kepada-Nya orang-orang bertawakal berserah diri.” (QS. Az-Zumar: 38)
Semoga bermanfaat.
Penyusun dan penerjemah: Hendri Syahrial (Banghen.com)
“Janganlah engkau menasihati orang lain dengan mengharuskannya menerima nasihatmu. Jika engkau berbuat demikian, berarti engkau menzalimi, bukan menasihati; engkau minta ditaati, bukan menunaikan hak agama dan ukhuah. Yang demikian itu bukanlah kearifan orang yang berbudi dan welas asih, melainkan paksaan seorang penguasa terhadap rakyatnya dan tuan terhadap budaknya.” (Rasail Ibnu Hazm)
*) Terjemahan di atas adalah hasil diskusi saya dengan ustadz Agus Waluyo, ustadz Bayu Pratomo, dan ustadz Daris Musthofa.
ALLAAHUMMA ROBBA JIBROO-IILA WA MIIKAA-IILA WA ISROOFIILA FAATHIROS-SAMAAWAATI WAL ARDH ‘AALIMAL GHOIBI WASY-SYAHAADAH ANTA TAHKUMU BAINA ‘IBAADIKA FIIMA KAANUU FIIHI YAKHTALIFUUN IHDINII LIMAKH-TULIFA FIIHI MINAL HAQQI BI-IDZNIK INNAKA TAHDII MAN TASYAA-U ILAA SHIROOTHIM MUSTAQIIM
“Ya Allah, tuhannya malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil, Zat Yang menciptakan langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan nyata. Engkaulah hakim bagi hamba-hamba-Mu terhadap apa yang mereka perselisihkan. Dengan izin-Mu, tunjukkan kebenaran padaku dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau Yang memberi petunjuk menuju jalan yang lurus bagi siapa yang Engkau kehendaki.” (HR. Muslim)
Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf, beliau berkata: Aku bertanya kepada Aisyah, Ummul Mukminin, “Dengan bacaaan apa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai salat tatkala beliau bangun di malam hari?” Aisyah menjawab, “Tatkala beliau bangun di malam hari, beliau memulai salat dengan membaca:
Ya Allah, tuhannya malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil, Zat Yang menciptakan langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan nyata. Engkaulah hakim bagi hamba-hamba-Mu terhadap apa yang mereka perselisihkan. Dengan izin-Mu, tunjukkan kebenaran padaku dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau Yang memberi petunjuk menuju jalan yang lurus bagi siapa yang Engkau kehendaki.” (HR. Muslim)
***
PENJELASAN HADIS
كان النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم يقومُ مِنَ اللَّيلِ ما شاء اللهُ له أنْ يقومَ، وكان له بعضٌ مِن السُّننِ والآدابِ في بيْتِه، وكان التَّابِعون يَحرِصون على مَعرفةِ تَفاصيلِ عِبادتِه صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم، ويَسألون عمَّا كان يَتعبَّدُ به النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم في بيتِه؛ لِيَهْتَدُوا بِهَديِه، ويَسْتَنُّوا بسُنَّتِه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam rutin bangun di malam hari untuk mengerjakan Salat Tahajud, sebagaimana yang Allah kehendaki untuk beliau. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengamalkan sebagian sunah dan adab di rumah beliau.
Para Tabiin sangat bersemangat untuk mengetahui perincian ibadah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka sering bertanya tentang tata cara ibadah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan di rumah beliau, agar mereka mengetahui petunjuk Nabi serta meneladani sunah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.
وفي هذا الحديثِ يَرْوي التَّابعي أبو سَلَمةَ بنُ عبد الرَّحمنِ بنِ عَوْفٍ أنَّه سَأل عائشةَ أمَّ المؤمنين: بأيِّ أمرٍ مِن القولِ أو الفِعل كان نَبيُّ الله صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم يَفتَتِحُ صَلاتَه إذا قام مِن اللَّيلِ؟ والمعنى: كيْف استفتاحُه صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم للصَّلاةِ؟ فأجابتْه أنَّه صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم كان إذا قامَ مِن اللَّيلِ افتَتَح صَلاتَه بهذا الدُّعاءِ
Pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf ini, beliau bertanya kepada ibunda Aisyah radhiallahu ‘anha tentang bacaan atau perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai Salat Tahajud, tatkala beliau bangun di malam hari. Yakni, bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai salat beliau?
Ibunda Aisyah menjawab bahwa manakala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun di malam hari, beliau memulai Salat Tahajud dengan membaca Doa Iftitah:
ALLAAHUMMA ROBBA JIBROO-IILA WA MIIKAA-IILA WA ISROOFIILA
Aku berdoa kepada-Mu, wahai Tuhanku dan Tuhan semua makhluk yang memiliki kedudukan yang agung seperti malaikat-malaikat yang mulia tersebut (Jibril, Mikail, dan Israfil), dan Engkau ya Allah Yang paling agung daripada ketiga malaikat tersebut dan daripada seluruh makhluk ciptaan-Mu. Hanya Engkaulah yang layak mengabulkan doa.
وتَخصيصُ هؤلاء الملائكةِ بالذِّكر لِعَظِيمِ شأنِهم؛ فجِبريلُ أَمِينُ الوَحْيِ، ومِيكائيلُ أَمِينُ القَطْرِ والمَطَرِ والنَّباتِ والأرزاقِ، وهو ذُو مَكانةٍ عَليَّةٍ، ومَنزلةٍ رَفيعةٍ، وشَرفٍ عِندَ اللهِ عزَّ وجلَّ، وله أعوانٌ يَفعَلونَ ما يَأمُرُهم به بأمْرِ ربِّه سُبحانَه، وإسرافيلُ الموكَّلُ بالنَّفخِ في الصُّورِ بأمْرِ ربِّه نفْخةَ الفَزعِ والصَّعقِ، ونفْخةَ القِيامِ لربِّ العالَمينَ
Pengkhususan penyebutan ketiga malaikat tersebut dikarenakan agungnya kedudukan mereka:
Malaikat Jibril diamanahi membawa wahyu dari Allah kepada para Nabi dan Rasul.
Malaikat Mikail diamanahi mengatur dan menurunkan hujan, tumbuh-tumbuhan, dan mengurus pembagian rezeki. Mikail punya kedudukan yang tinggi dan mulia di sisi Allah. Mikail juga memiliki pembantu-pembantu yang selalu taat padanya, yaitu mereka mengerjakan segala apa yang diperintahkan kepada mereka, berdasarkan perintah dari Allah.
Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala berdasarkan perintah Allah, dengan tiupan pertama yang menakutkan dan mematikan seluruh mahkluk hidup, kemudian tiupan kebangkitan dari kematian untuk kemudian menuju menghadap Allah.
وإذا عَلِمَ الإنسانُ قدْرَ المَلائِكةِ هذا الخَلقِ العَظيمِ الكريمِ، وعَرَفَ صِفاتِهم؛ عَلِمَ عَظَمةَ خالقِهم تَبارَك وتعالَى، وعَظيمَ قُوَّتِه وسُلطانِه؛ فإنَّ عَظَمةَ المَخلوقِ مِن عَظَمةِ الخالِق، ثُمَّ شَكَرَه سُبحانَه على عِنايتِه بعِبادِه، حيثُ وكَّلَ بهم مِن هؤلاءِ الملائكةِ مَن يَحفَظُهم، ويَدْعو ويَستغفِرُ لهم ويَكتُبُ أعمالَهم، وأيضًا مَن عَرَف الملائكةَ وآمَن بهم حقًّا، أحبَّهم على ما يَقومونَ به مِن عِبادةِ اللهِ تعالَى وطاعتِه على الوَجهِ الأَكْملِ، وعلى استِغفارِهم للمُؤمنين، ونُصرتِهم لهم، وغَيرِ ذلك
Apabila manusia mengetahui kedudukan dan sifat-sifat ketiga malaikat yang mulia ini, maka tentulah mereka akan mengetahui keagungan Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi, Sang Pencipta mereka, juga mengetahui keagungan kekuatan dan kekusaan-Nya, karena keagungan yang ada pada makhluk berasal dari keagungan penciptanya. Kemudian, mereka bersyukur kepada Allah atas segala pertolongan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan cara Allah menugaskan para malaikat untuk menjaga, mendoakan, memintakan ampun, dan mencatat amal-amal mereka.
Lagi pula, barang siapa yang mengenal dan beriman dengan tulus kepada malaikat, maka dia akan semakin mencintai para malaikat, yaitu terhadap apa yang malaikat lakukan, baik itu ibadah dan ketaatannya secara sempurna kepada Allah, permohonan ampun mereka kepada Allah untuk mukmin, pertolongan mereka untuk mukmin, dan lain-lain.
Yaitu Allah Yang Maha Pencipta langit-langit dan bumi, yang tanpa pernah ada yang menciptakan keduanya sebelumnya.
***
عالِمَ الغَيْبِ والشَّهادةِ، أي: أدْعُوك يا عالِمَ الغيبِ والشَّهادةِ، فأنت تَعلَمُ ما غاب عن العِبادِ، وما شاهَدوه وظهَرَ لهم
عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ
‘AALIMAL GHOIBI WASY-SYAHAADAH
Aku berdoa kepada-Mu, wahai Zat Yang Maha Mengetahui yang gaib dan nyata, Engkau mengetahui segala yang tersembunyi dari para hamba-Mu, juga segala yang terlihat oleh mereka.
***
أنتَ تَحكُمُ، أي: تَقْضي بالثَّوابِ والعقابِ
بيْنَ عِبادِكَ يومَ القِيامةِ فيما كانوا فيه يَختلِفون فِيه مِن أمْرِ الدِّينِ في الدُّنيا، فتُعذِّبُ أهلَ المَعاصي إنْ شِئتَ، وتُثِيبُ أهلَ الطَّاعةِ، وإنَّما اخْتَلَف النَّاسُ بعْدَ أنْ كانوا على فِطرةِ الإسلامِ، فجاءتْهم الأنبياءُ والمُرْسَلون لِهدايتِهم، فاخْتَلفوا في طَريقِ الهِدايةِ والطَّريقِ المستقيمِ الَّذي جاؤوا به، وهو الحقُّ مِن ربِّهم
ANTA TAHKUMU BAINA ‘IBAADIKA FIIMA KAANUU FIIHI YAKHTALIFUUN
Ya Allah, Engkau menjadi hakim pada hari kiamat, Yang memutuskan dengan memberi pahala atau hukuman antara hamba-hamba-Mu terhadap apa yang mereka perselisihkan, pada urusan agama dan dunia mereka. Engkau mengazab pelaku maksiat jika Engkau berkehendak. Engkau juga memberi pahala untuk hamba-Mu yang taat.
Pada awalnya, semua manusia berada di atas fitrah, mereka memeluk agama Islam. Namun seiring dengan berlalunya waktu, manusia mulai menyimpang dari ajaran Islam. Oleh karena itu, datanglah para Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah untuk berdakwah dan membimbing manusia agar tetap berada di atas fitrah mereka, yaitu agama Islam. Namun, manusia menyelisihi petunjuk dan ajaran Islam yang dibawa oleh para Nabi dan Rasul, padahal itulah kebenaran sejati yang berasal dari Allah.
***
اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فيه مِنَ الحقِّ بإذنِكَ، أي: ثَبِّتْني وزِدْني الهِدايةَ إلى الطَّريقِ المُسْتَقِيمِ الَّذي دَعَا إليه الأنبياءُ والمرسَلَون، بتَوفيقِكَ وتَيْسِيرِكَ
Ya Allah, kokohkan aku dan tambahkan hidayah kepadaku, menuju jalan yang lurus yang diseru oleh para Nabi dan Rasul, dengan taufik dan kemudahan dari-Mu.
***
إنَّك تَهدِي مَن تشاءُ إلى صِراطٍ مُستقيمٍ وهو طَريقُ الحقِّ الَّذي لا اعوِجاجَ فيه، وهو دِينُ الإسلامِ، الَّذي أرسَلَ اللهُ به محمَّدًا صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم، وسُمِّيَ صِراطًا؛ لأنَّه مُوصِلٌ للمقصودِ كما أنَّ الطَّريقَ الحِسِّيَّ كذلك، والجُملةُ تَعليلٌ لطلَبِ الهِدايةِ منه سُبحانه وتعالَى، أي: لأنَّك تَهْدي مَن تَشاءُ، وهذا الدُّعاءُ مِن كَمالِ التَّذلُّلِ للهِ سُبحانه وتعالَى
INNAKA TAHDII MAN TASYAA-U ILAA SHIROOTHIM MUSTAQIIM
Sesungguhnya Engkau, ya Allah, Yang memberi petunjuk menuju jalan yang lurus bagi siapa yang Engkau kehendaki, yaitu jalan kebenaran yang tidak bengkok, yaitu agama Islam yang Allah telah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membawanya.
Agama Islam pada doa ini dinamakan ash-shiroth (jalan), karena ia menjadi penghubung yang mengantarkan sampai kepada tujuan. Demikian pula fungsi jalan dalam arti yang abstrak.
Kalimat ta’lil (menjelaskan alasan) untuk meminta hidayah hanya kepada Allah, yaitu:
إِنَّكَ تَهْدِي مَن تَشَاءُ
“… karena sesungguhnya Engkau Yang memberi petunjuk (menuju jalan yang lurus) bagi siapa yang Engkau kehendaki.” Dengan demikian, doa ini merupakan kesempurnaan bentuk merendahkan diri kepada Allah.
***
KESIMPULAN
وفي الحَديثِ: بيانُ ما تُفتتَحُ به صَلاةُ اللَّيلِ مِن الأذكارِ
وفيه: بيانُ أنَّ الهِدايةَ بيَدِ اللهِ تعالَى، لا أحَدَ يَقدِرُ عليها غيْرُه سُبحانه وتعالَى
Hadis ini berisi penjelasan tentang bacaan iftitah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Salat Malam (Salat Tahajud).
Semestinya seorang hamba meminta hidayah menuju jalan kebenaran kepada Allah.
Hidayah itu hanyalah milik Allah. Hanya Allah yang dapat memberikan kita hidayah. Tidak ada seorang pun yang dapat memberikan hidayah selain Allah.
Doa Iftitah ini, selain dibaca pada Salat Malam (Tahajud), boleh juga dibaca pada salat yang lainnya. Hanya saja, untuk imam dianjurkan untuk tidak membaca Doa Iftitah ini ketika mengimami jamaahnya, agar makmum tidak menunggu lama (lihat Sifat Salat Nabi oleh Al-Albani).
***
DAFTAR REFERENSI
مصدر الشرح: الدرر السنية (https://dorar.net/hadith/sharh/23440)
صفة صلاة النبي صلى الله عليه وسلم من التكبير إلى التسليم كأنك تراها – المؤلف: أبو عبد الرحمن محمد ناصر الدين
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadamu: ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah)
Dari Ummu Salamah, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau radhiyallahu ‘anha mengatakan,
أَنَّ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ كَانَ يَقُولُ إِذَا صَلَّى الصُّبْحَ حِينَ يُسَلِّمُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, setiap selesai Salat Subuh, beliau membaca doa:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang akhlaknya buruk di tempat kediaman, karena sesungguhnya tetangga dalam perjalanan itu keburukannya hilang (bersamaan dengan selesainya perjalanan), (sedangkan tetangga di tempat kediaman selalu berdampingan sepanjang hidup).” (HR. An-Nasai, Ibnu Hibban, dll)
Shalat mu’ayyan adalah shalat yang terikat dengan sebab atau waktu tertentu. Termasuk dalam shalat mu’ayyan ini:
Shalat fardhu lima waktu: Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh.
Shalat-shalat sunnah yang terikat dengan sebab atau waktu tertentu. Contoh shalat sunnah yang terikat dengan sebab: Shalat Gerhana dengan sebab terjadinya gerhana, Shalat Istisqa dengan sebab kemarau, Shalat Istikharah dengan sebab meminta pertolongan Allah untuk menentukan pilihan terbaik, Shalat Tahiyatul Masjid dengan sebab memasuki masjid, dan lain-lain. Contoh shalat sunnah yang terikat dengan waktu: Shalat Dhuha yang dikerjakan di waktu Dhuha. Shalat Qabliyah Subuh yang dikerjakan sebelum Shalat Subuh, dan termasuk seluruh shalat rawatib lainnya.
Sedangkan shalat sunnah mutlak adalah shalat sunnah yang tidak terikat dengan sebab atau waktu tertentu. Seperti seseorang yang selesai melaksanakan Shalat Magrib dan Shalat Ba’diyah Magrib, setelah itu ia ingin melaksanakan shalat dua rakaat lagi. Shalat dua rakaat yang ia kerjakan ini dinamakan shalat sunnah mutlak. Ada banyak contoh shalat sunnah mutlak yang lainnya. Anda boleh mengerjakan shalat sunnah mutlak di luar 5 waktu terlarang shalat. Apa saja 5 waktu terlarang shalat? Silakan simak videonya di Yufid.TV:
أحمد، 28/ 338، برقم 17114، و28/ 356، برقم 17133، والترمذي، كتاب الدعوات، باب منه، برقم 3407، والنسائي، كتاب السهو، نوع آخر من الدعاء، برقم 1304، ومصنف ابن أبي شيبة، 10/ 271، برقم 29971، والطبراني في المعجم الكبير بلفظه، برقم 7135، وبرقم 7157، و7175، ورقم 7176، و7177، و7178، و7179، و7180، وأخرجه ابن حبان في صحيحه، 3/ 215، برقم 935، و5/ 310، برقم 1974، وحسنه شعيب الأرنؤوط في صحيح ابن حبان، 5/ 312، وحسنه بطرقه محققو المسند، 28/ 338، وذكره الألباني سلسلة الأحاديث الصحيحة في المجلد السابع، برقم 3228، وفي صحيح موارد الظمآن، برقم 2416، 2418، وقال صحيح لغيره
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKATS TSABAATA FIL AMRI WAL ‘AZIIMATA ‘ALAR-RUSYDI WA AS-ALUKA MUUJIBAATI ROHMATIKA WA ‘AZAA-IMA MAGHFIROTIKA WA AS-ALUKA SYUKRO NI’MATIKA WA HUSNA ‘IBAADATIKA WA AS-ALUKA QOLBAN SALIIMAN WA LISAANAN SHOODIQON WA AS-ALUKA MIN KHOIRI MAA TA’LAMU WA A-‘UUDZUBIKA MIN SYAR-RI MAA TA’LAMU WA ASTAGHFIRUKA LIMAA TA’LAMU INNAKA ANTA ‘AL-LAAMUL-GHUYUUB
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu keteguhan dalam semua urusan dan keteguhan hati di atas kebenaran. Aku juga mohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan kasih sayang dan ampunan-Mu. Aku juga mohon kepada-Mu rasa syukur atas semua nikmat yang Engkau berikan dan beribadah dengan baik kepada-Mu. Aku juga mohon kepada-Mu hati yang selamat dan lisan yang jujur. Aku juga mohon kepada-Mu segala kebaikan yang Engkau ketahui, aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang Engkau ketahui, dan aku mohon ampunan-Mu atas dosa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui semua perkara yang gaib.” (HR. At-Thabarani dalam al-Mu’jam al-Kabir)
***
***
Ini adalah doa yang agung, berkah, dan sangat penting, yang berisi permintaan-permintaan terbesar dalam agama, dunia, dan akhirat. Doa ini mengandung Jawami al-Kalim (susunan kalimat yang pendek, tetapi padat maknanya) yang tidak akan dapat dikupas secara mendalam pada tulisan singkat ini dikarenakan ia begitu agung. [Al-Allamah al-Hafiz Ibnu Rajab al-Hanbali telah mensyarah doa ini dalam kitab khusus beliau, lihat Majmu ar-Rasail]
Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh Syaddad bin Aus dan para sahabat agar memperbanyak membaca doa ini. Nabi mengatakan dengan kalimat terindah dan sarat dengan makna yang terbaik:
يا شداد بن أوس، إذا رأيت الناس قد اكتنزوا الذهب والفضة, فاكنز هؤلاء الكلمات
“Wahai Syaddad bin Aus, apabila engkau melihat orang-orang mengumpulkan emas dan perak, maka cukuplah engkau membaca doa ini sebanyak-banyaknya …” (HR. At-Thabarani di al-Mu’jam al-Kabir)
Pada lafaz hadis yang lain:
… إذا اكتنز الناس الدنانير والدراهم, فاكتنزوا الكلمات
“… apabila orang-orang mengumpulkan dinar dan dirham, maka cukuplah kalian membaca kalimat doa ini sebanyak-banyaknya …” (HR. Ibnu Hibban)
Di antara bukti yang menunjukkan pentingnya doa yang tayibah ini: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca doa ini dalam salat. Dalam hadis riwayat Ibnu Hibban, Thabarani, dan lafaz hadis ini terdapat pada riwayat an-Nasai:
عن شداد رضى الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم [كان يقول في صلاته]: اللهم إني أسألك الثبات
“Dari Syaddad radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam salat, beliau membaca:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ
ALLAHUMMA INNI AS-ALUKATS TSABAATA …
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu keteguhan dalam semua urusan …”
Maksudnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak membaca doa ini dalam ibadah terbaik, yaitu dalam salat.
[Telah disebutkan berulang kali bahwa fi’il mudhari yang terletak setelah kana (كان) menunjukkan perbuatan yang rutin dan terus menerus dikerjakan]
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
فأكثروا
“… maka kalian baca sebanyak-banyaknya! …”
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh agar membacanya sebanyak-banyaknya, karena manfaatnya langgeng dan tidak terputus, baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala:
“Harta dan anak-anak adalah perhiasaan kehidupan dunia, tetapi amal kebaikan yang kekal lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu, serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. al-Kahfi: 46)
Doa yang berkah ini mengandung beberapa tujuan dan permohonan penting dalam berbagai urusan agama, dunia, dan akhirat:
Memohon kepada Allah agar teguh di atas petunjuk-Nya dalam setiap urusan.
Memohon taufik agar beramal saleh secara sempurna.
Memohon agar senantiasa bersyukur, siang dan malam, atas segala nikmat.
Memohon perbaikan terhadap amalan hati dan badan.
Memohon agar senantiasa sukses dalam setiap kebaikan dan keadaan.
Memohon keselamatan dari setiap keburukan, pada setiap keadaan dan waktu.
Memohon ampunan atas segala dosa di masa lalu, sekarang, dan di masa mendatang.
***
PENJELASAN ISTILAH-ISTILAH
Al-Kanzu (الكنز): makna asal al-Kanzu adalah harta benda yang terpendam di dalam tanah. Apabila telah ditunaikan kewajiban zakatnya, maka statusnya bukan lagi harta terpendam, walaupun masih dalam keadaan terpendam.
Jadi, al-Kanzu adalah perbendaharaan (harta) yang sangat berharga dan tersimpan.
Istilah al-Kanzu juga ada dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
لا حول ولا قوة إلا باللهِ كنز من كنوز الجنة
“Kalimat la haula wala quwwata illa billah adalah perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan surga.” (HR. Bukhari)
Maksudnya, kalimat la haula wala quwwata illa billah adalah harta simpanan milik orang yang mengucapkannya. Ia diibaratkan dengan harta simpanan, sebagaimana orang itu menyimpan hartanya.
Al-‘Azimah(العزيمة): al-‘Azmu(العزم)(tekad) atau al-‘Azimah(العزيمة)(niat dan kemauan kuat) adalah keteguhan hati (عقد القلب) untuk menyelesaikan suatu urusan.
Seperti 3 ungkapan berikut:
عزمتُ الأمر
“Aku bertekad menyelesaikan urusan itu.”
و عزمت عليه
“Aku bertekad mengerjakannya.”
واعتزمت
“Aku berniat melakukannya.” (al-Mufradat)
Ar-Rusydu (الرشد): Kebenaran. Antonim dari kata al-Ghoi (الغي) yang artinya kesesatan.
Jadi, ar-Rusydu artinya: kebaikan, kesuksesan, dan kebenaran. (Tuhfatu adz-Dzakirin)
Al-Qalbu as-Salim (القلب السليم): Hati yang selamat, yaitu hati yang bersih dari kesyirikan, kekafiran, kemunafikan, dosa, dan seluruh sifat tercela.
Ya Allah, aku mohon kepada-Mu keteguhan dalam semua urusan,
Maksudnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon kepada Allah agar diberi keteguhan di atas petunjuk-Nya dalam setiap urusan. Lafaz doa ini umum, yaitu dalam semua urusan: dunia, agama, dan akhirat. (Tuhfatu adz-Dzakirin)
Keteguhan ini dapat terwujud dikarenakan adanya taufik (pertolongan) dari Allah, dengan berusaha istiqamah dan menempuh jalan yang benar. Yang terpenting dari semuanya itu adalah keteguhan dalam: (1) agama, (2) ketaatan, (3) dan istiqamah di atas petunjuk Allah.
Keadaan seorang hamba paling membutuhkan istiqamah adalah ketika ia menghadapi godaan setan saat sakratulmaut, saat menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur, dan saat melewati sirat. Allah menghimpun semua urusan ini dalam firman-Nya:
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh, di dunia dan akhirat.” (QS. Ibrahim: 27)
***
وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ
WAL ‘AZIIMATA ‘ALAR-RUSYDI
dan keteguhan hati di atas kebenaran.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon keteguhan hati dalam menempuh jalan yang benar, yaitu kesungguhan hati dalam setiap urusan, dalam rangka mencapai dan menyempurnakan setiap kebaikan dalam setiap urusannya, baik dunia maupun akhirat. (Tuhfatu adz-Dzakirin)
Ar-Rusydu—sebagaimana dijelaskan di atas—artinya kebaikan, kesuksesan, dan kebenaran. Oleh karena itu, keteguhan hati dalam kebenaran adalah titik awal dari kebaikan, karena seseorang terkadang tahu kebenaran, namun tidak memiliki keteguhan hati untuk menempuhnya. Namun, apabila ia bertekad bulat untuk menempuhnya, maka ia akan sukses.
Al-Azimah adalah niat yang kuat, yang berkesinambungan dengan perbuatan, yaitu keteguhan hati untuk menyelesaikan suatu urusan. Seorang hamba tiada kuasa menyelesaikannya, kecuali dengan pertolongan Allah. Oleh karena itu, yang terpenting adalah memohon kepada Allah agar diberi keteguhan hati dalam kebenaran. Untuk itulah, Nabi mengajari seorang sahabat untuk berdoa:
“Katakan: Ya Allah, jagalah aku dari keburukan diriku sendiri, dan berikanlah aku keteguhan hati untuk menentukan yang terbaik pada urusanku.” (HR. Ahmad)
Maka dari itu, seorang hamba perlu (1) meminta tolong kepada Allah, (2) dan bertawakal kepada-Nya untuk memperoleh (a) keteguhan hati (b) dan mengamalkan konsekuensinya setelah keteguhan hati itu diperoleh.
Allah berfirman,
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى الله إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
“… Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad (meneguhkan hati), maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” (QS. Ali Imran: 159)
Ar-Rusydu (kebaikan, kesuksesan, dan kebenaran) adalah dengan menaati Allah dan Rasul-Nya. Sebagaimana firman Allah,
“… Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan, dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.” (QS. al-Hujurat: 7)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam khutbah beliau:
من يطع الله ورسوله فقد رشد ومن يعصي الله ورسوله فقد غوى
“Barang siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka dia di atas kebenaran. Barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka dia di atas kesesatan.” (HR. Muslim)
Ar-Rusydu (kebenaran) antonim dari al-Ghoi (kesesatan). Allah berfirman,
قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَي
“… sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara kebenaran dan kesesatan …” (QS. al-Baqarah: 256)
Seseorang yang tidak mendapat petunjuk (mengikuti jalan yang benar), maka ia bisa jadi adalah seorang yang lalai atau tersesat.
Al-‘Azmu (keteguhan hati) terbagi dua:
Pertama:
Keteguhan hati berupa kesediaan untuk memasuki jalan kebenaran. Ini adalah tahap awal.
Kedua:
Keteguhan hati untuk senantiasa taat setelah memasuki jalan kebenaran, dan senantiasa bergerak dari keadaan yang sempurna menuju keadaan yang lebih sempurna. Inilah titik akhirnya. Oleh sebab itu, Allah menamakan lima pemuka para rasul dengan nama Ulil ‘Azmi, yang merupakan rasul-rasul terbaik.
Dengan keteguhan hati yang pertama, memungkinkan seseorang memasuki semua pintu kebaikan dan menjauhi segala keburukan. Dengannya pula, memungkinkan orang kafir keluar dari kekafiran menuju Islam dan pelaku maksiat menjauhi kemaksiatan menuju ketaatan. Apabila niatnya itu benar-benar jujur, dia bertekad bulat, dan berupaya keras sekeras-kerasnya mengalahkan hawa nafsunya dan setan yang menggodanya, kemudian dia mengerjakan amalan-amalan ketaatan yang diperintahkan, maka dia pasti menang.
Pertolongan Allah untuk seorang hamba sesuai dengan kadar kuat dan lemahnya keteguhan hatinya. Barang siapa yang bertekad menginginkan kebaikan, maka Allah akan menolong dan meneguhkannya.
Barang siapa yang tulus keteguhan hatinya, setan putus asa menggodanya. Namun, tatkala dia ragu-ragu, maka setan semakin tamak menggodanya, membuatnya menunda-nunda dan berangan-angan.
Sebagian salaf saleh ditanya, “Kapankah dunia pergi menjauh dari hati?”
Ia menjawab, “Apabila keteguhan hati telah tiba, maka dunia pergi menjauh dari hati, lalu hati berjalan di kerajaan langit. Namun, apabila keteguhan hati tak kunjung tiba, maka hati akan tergoncang dan kembali ke dunia.” (Majmu Rasail Ibnu Rajab)
***
وَأَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ
WA AS-ALUKA MUUJIBAATI ROHMATIKA
Aku juga mohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan kasih sayang-Mu,
مُوجِبَاتِ
(huruf jimnya berharakat kasrah)
adalah bentuk jamak dari:
مُوجِبَةٌ
artinya segala hal yang mendatangkan kasih sayang (rahmat) Allah untuk orang yang mengucapkannya, berupa qurbah, yaitu segala perbuatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Jadi, arti kalimat doa ini: Kami memohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan kasih sayang-Mu dan memasukkan kami ke dalam surga yang merupakan rahmat-Mu teragung, baik itu berupa perbuatan, perkataan, dan sifat. (Tuhfatu adz-Dzakirin)
“Dan adapun orang-orang yang berwajah putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah (surga), mereka kekal di dalamnya.” (QS. Ali Imran: 107)
***
وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ
WA ‘AZAA-IMA MAGHFIROTIKA
dan segala hal yang mendatangkan ampunan-Mu.
العزائم
adalah bentuk jamak dari:
عزيمة
yaitu keteguhan hati untuk menyelesaikan suatu urusan, sebagaimana sudah dijelaskan di atas.
Maksudnya, saya memohon kepada-Mu agar memberikan karunia kepada kami, baik itu berupa amalan, perkataan, dan perbuatan yang dapat mendatangkan dan merealisasikan ampunan-Mu.
Doa ini merupakan bagian dari Jawami al-Kalim nabawi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pertama-tama, beliau memohon kepada Allah segala hal yang mendatangkan rahmat-Nya. Barang siapa yang melakukan perbuatan yang dapat mendatangkan rahmat Allah maka sungguh dengan sebab itu dia termasuk ke dalam rahmat-Nya yang meliputi segala sesuatu, juga termasuk ke dalam golongan dan jajaran orang-orang yang berhak mendapatkannya.
Kemudian, beliau memohon kepada Allah keteguhan hati dalam berbuat baik agar mendapatkan ampunan-Nya, karena barang siapa yang diampuni dosa-dosanya, lalu dikaruniakan rahmat kepadanya, sungguh dia beruntung mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat, dan berhak mendapat penjagaan Allah dalam hidup dan matinya, sebab dia telah dibersihkan dari kekeruhan dosa-dosanya. (Tuhfah adz-Dzakirin)
Dua permohonan ini (meminta rahmat dan ampunan Allah), terdapat dalam banyak doa dalam al-Quran dan Hadis, karena pada ampunan Allah ada pembebasan dari seluruh dosa dan efeknya, yaitu pembersihan dan pemurnian dari bekas noda-noda dan keburukannya, di dunia dan akhirat. Sedangkan rahmat (kasih sayang) adalah perhiasan, yang dengannya terwujudlah kenikmatan dan kesenangan, dan dengan sebabnya pula tercapailah kebahagiaan yang abadi di surga yang penuh dengan kenikmatan (jannatun-na’im).
***
وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ
WA AS-ALUKA SYUKRO NI’MATIKA
Aku juga mohon kepada-Mu rasa syukur atas semua nikmat yang Engkau berikan,
Yaitu aku mohon petunjuk kepada-Mu agar mensyukuri segala nikmat dari-Mu yang tidak terhitung, karena mensyukuri nikmat dapat mendatangkan tambahan nikmat, menjaganya, dan melanggengkan nikmat tersebut pada seorang hamba yang bersyukur. Sebagaimana firman Allah,
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)
Bersyukur dapat dilakukan: dengan hati, lisan, dan anggota badan.
Bersyukur dengan hati dengan cara selalu mengingat nikmat dan tidak melupakannya.
Bersyukur dengan lisan dengan cara menyanjung dan memuji Allah atas nikmat-nikmat yang Allah berikan, menyebutnya, menghitungnya, dan membicarakannya.
Bersyukur dengan anggota badan dengan cara meminta pertolongan Allah agar dapat menggunakan nikmat yang diberikan-Nya dalam ketaatan kepada-Nya, bukan dalam bermaksiat kepada-Nya. (Majmu ar-Rasail Ibnu Rajab)
***
وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ
WA HUSNA ‘IBAADATIKA
dan beribadah dengan baik kepada-Mu.
Yaitu dengan menyempurnakan dan mengerjakan ibadah sebaik-baiknya. Hal itu dapat terwujud dengan dua rukun:
Pertama:
Ikhlas karena Allah dalam beramal.
Kedua:
Mengikuti al-Quran yang penuh hikmah dan Hadis Nabi pilihan yang baik hati dan penyayang shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kebaikan terbesar dalam ibadah adalah mencapai kedudukan al-ihsan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الإحسان أن تعبد اللَّه كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك
“Al-Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Apabila engkau tidak bisa melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR. Bukhari)
Hadis di atas menunjukkan dua tingkatan al-Ihsan:
Pertama:
Beribadah kepada Allah dengan meyakini bahwa Allah melihatnya, dekat dengannya, dan memperhatikannya. Dengan demikian, dia mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya, bersungguh-sungguh menyempurnakan dan memperbaiki ibadahnya.
Kedua:
Beribadah kepada Allah seakan-akan dia melihat Allah dengan hatinya, seolah-olah Allah hadir di hadapannya. (Majmu ar-Rasail Ibnu Rajab)
Dengan demikian, seorang yang berdoa semestinya menghadirkan makna-makna ini ketika ia berdoa kepada Allah.
***
وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا
WA AS-ALUKA QOLBAN SALIIMAN
Aku juga mohon kepada-Mu hati yang bersih,
Yaitu hati yang bersih dari dosa-dosa dan aib-aib, yang tidak ada sesuatu pun padanya yang dibenci oleh Allah.
Termasuk hati yang selamat adalah: (1) Hati yang selamat dari syirik, baik yang nyata maupun yang samar. (2) Selamat dari hawa nafsu, bid’ah, kefasikan, dan maksiat, baik yang besar maupun yang kecil, yang terlihat maupun tersembunyi, seperti riya, ujub, dendam, curang, benci, dengki, dll.
Pada hari kiamat, tidak ada yang bermanfaat selain hati yang selamat.
“(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang selamat.” (QS. asy-Syu’ara: 88 – 89)
Apabila hati telah selamat, maka tidak ada padanya, kecuali Allah. (Majmu ar-Rasail Ibnu Rajab)
***
وَلِسَانًا صَادِقًا
WA LISAANAN SHOODIQON
dan lisan yang jujur.
Yaitu lisan yang terjaga dari dusta dan ingkar janji. Nabi memohon lisan yang jujur kepada Allah karena itu salah satu karunia terbesar. Ia adalah jalan pertama menuju derajat ash-Shiddiq yang merupakan derajat paling tinggi setelah kenabian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عليكم بالصدق, فإن الصدق يهدي إلى البر، وإن البر يهدي إلى الجنة, وما يزال الرَّجُل يصدق, ويتحرى الصدق, حتى يكتب عند اللهِ صديقاً
“Kalian harus jujur, karena jujur itu menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan menuntun menuju surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan memilih jalan kejujuran, sehingga ia dicatat sebagai seorang yang jujur di sisi Allah …” (HR. Bukhari)
***
وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ
WA AS-ALUKA MIN KHOIRI MAA TA’LAMU
Aku juga mohon kepada-Mu segala kebaikan yang Engkau ketahui,
Ini adalah permohonan kebaikan yang mencakup seluruh kebaikan yang diketahui dan tidak diketahui oleh seorang hamba. Semua kebaikan tercakup di dalamnya. Oleh sebab itu, Nabi menyandarkannya kepada Allah yang Mahatinggi lagi Maha Mengetahui, yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu; alam nyata dan gaib. Permohonan yang umum setelah yang khusus untuk meminta kebaikan ini masuk dalam kaidah “penyebutan umum setelah yang khusus”. (Majmu ar-Rasail Ibnu Rajab)
***
وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ
WA A-‘UUDZUBIKA MIN SYAR-RI MAA TA’LAMU
dan aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang Engkau ketahui,
Istiazah ini meliputi permohonan perlindungan kepada Allah dari seluruh kejelekan, baik yang kecil maupun besar, baik yang nyata maupun yang samar, yang mana istiazah ini dikaitkan dengan seluruh kejelekan yang diketahui oleh Allah, karena Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Ini adalah kalimat istiazah yang sangat halus dan penuh dengan adab dan pengagungan kepada Allah tatkala berdoa kepada-Nya.
***
وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ
WA ASTAGHFIRUKA LIMAA TA’LAMU
dan aku mohon ampunan-Mu atas dosa yang Engkau ketahui.
Nabi menutup doa ini dengan istighfar yang merupakan maksud dan pokok dari doa ini, karena ia merupakan penutup amal saleh, sebagaimana dalam banyak ibadah.
Istighfar ini mencakup permohonan ampun terhadap seluruh dosa yang dilakukan oleh seorang hamba pada masa lalu, sekarang, dan yang akan datang, karena di antara dosa ada yang sama sekali tidak disadari oleh seorang hamba. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abu Bakar,
… يا أبا بكر لَلشرك فيكم، أخفى من دبيب النمل
“Wahai Abu Bakar, sungguh kesyirikan di tengah-tengah kalian lebih samar dibandingkan rayapan semut …” (diriwayatkan imam Bukhari dalam al-Adab al-Mufrod)
Sebagian dosa ada yang dilupakan seorang hamba dan tidak ia ingat tatkala beristighfar. Oleh karena itu, ia membutuhkan istighfar yang umum atas semua dosa-dosanya, baik yang ia ketahui maupun yang tidak. Sungguh Allah mengetahui dan menghitung semua dosa-dosanya. (Majmu ar-Rasail Ibnu Rajab)
Kemudian, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menutup doanya dengan sebaik-baik penutup, yaitu dengan menyebut sifat-sifat Allah yang agung:
إِنَّكَ أنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
INNAKA ANTA ‘AL-LAAMUL-GHUYUUB
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui semua perkara yang gaib.
Dengan menyebut nama Allah yang merupakan al-asma’ al-mudhofah: ‘al-laam (Maha Mengetahui) digabung dengan kata al-ghuyuub (semua perkara yang gaib), yang menunjukkan sangat luasnya ilmu-Nya, karena kata علَّام (‘al-laam) dalam bahasa Arab merupakan sighah mubalaghah yang menunjukkan arti sangat banyak dan luasnya cakupan ilmu Allah.
Ini merupakan bentuk tawasul yang agung. Dalam keadaan yang mulia ini, padanya terdapat adab dan pengagungan yang sangat tinggi terhadap Allah yang Mahamulia; yaitu Nabi menegaskan doanya dengan menggunakan kata إنَّ (inna = sesungguhnya), setelahnya ada kata ganti أنت (anta = Engkau), yang dalam bahasa Arab menunjukkan makna: at-Ta’kid (penegasan), al-Hasyr (pembatasan), dan al-Qosr (pengkhususan), dalam pengkhususan Allah dengan ilmu yang sangat luas, dan termasuk di dalamnya adalah orang yang berdoa meminta berbagai permohonan yang tinggi ini, baik dalam urusan agama, dunia, dan akhirat.
Anda—semoga Allah menjagamu—dapat melihat keagungan kalimat-kalimat dalam doa ini; dari tujuan, permohonan, dan kandungannya yang sangat penting. Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita untuk memperbanyak membaca doa ini, karena ia adalah kekayaan sejati yang akan terus berkembang dengan bertambahnya kebaikan di dunia dan tabungan pahala di akhirat.
***
Artikel diterjemahkan dengan penyesuaian dari: https://kalemtayeb.com/safahat/item/3185
Seringkali, saya baca terjemahan penggalan dari Hadis Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam di atas:
”Ulama adalah pewaris para Nabi.”
Tidak hanya di tulisan, bahkan ini seringkali saya dengar pada ceramah ustadz. Kata ”ورثة” diterjemahkan dengan kata pewaris. Ini keliru, karena arti pewaris adalah orang yang mewariskan (lihat KBBI). Apakah ulama yang mewariskan ilmu, ataukah Nabi?
Kata ”ورثة” lebih tepat bila diterjemahkan dengan kata ahli waris.
”Ulama adalah ahli waris para Nabi.”
Ahli waris adalah orang yang menerima warisan (lihat KBBI).
Di antara akhlak mulia yang dibawa oleh agama kita adalah berprasangka baik dengan manusia (husnuzan). Ia adalah akhlak luhur yang mencerminkan jiwa yang baik. Ciri jiwa yang baik adalah jernihnya pikiran dan tulusnya hati terhadap saudara seiman. Apabila ia berinteraksi dengan lemah lembut dan lisan yang terjaga, maka sungguh telah sempurna akhlaknya, karena jika hati baik maka baik pula seluruh perbuatannya. Ibarat pohon, bila akarnya baik, maka baik pula buahnya. Sebaliknya, prasangka-prasangka buruk bersumber dari hati yang buruk. (Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Ramadhani) – LINK DOWNLOAD PDF: https://ia801309.us.archive.org/22/items/tvpf5/tvpf5.pdf
***
Husnuzan ini salah satu akhlak mulia yang hilang. Betapa banyak pertikaian, permusuhan, saling tuding, ghibah, dan mencari-cari kesalahan saudaranya tanpa hak, disebabkan hilangnya akhlak yang mulia ini.
Munculnya sentimen negatif terhadap seseorang, seringkali karena hilangnya husnuzan ini. Apabila sejak awal dia sudah sentimen dengan seseorang, maka selanjutnya, pikirannya dan penilaiannya diliputi suuzan terhadap orang itu. Terjadilah kezaliman demi kezaliman.
Seandainya kita selalu teringat dengan kematian, alam kubur, dan hari ketika kita menghadap Allah, sanggupkah kita membayangkan apa hujah kita di hadapan Allah, ketika Allah menanyakan apa alasan kita sampai tega berbuat zalim terhadap saudara kita?
Penyusun dan penerjemah: Hendri Syahrial (Banghen)
Dari Aisyah Ummul Mukminin, beliau—radhiallahu ‘anha—menceritakan, bahwa apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk orang sakit, atau orang sakit dibawa kepada beliau, beliau berdoa:
Ada tiga doa Sholat Hajat yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Doa ini tercantum pada tiga kitab hadis yang masyhur: Sunan at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, dan Musnad Ahmad. Ketiga doa Sholat Hajat ini diriwayatkan dari sahabat Nabi Utsman bin Hunaif radhiallahu ‘anhu.
Sekarang, kita bahas ketiga doa tersebut satu persatu. Setelah itu, kita akan pelajari tata cara sholat hajat.
Sholat Taubat: Cara Sholat Taubat, Niat dan Waktu Sholat Taubat Nasuha
Di antara bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, Allah membuka pintu taubat yang selebar-lebarnya untuknya. Pintu taubat ini akan terus terbuka selama ruh seorang hamba belum sampai ke tenggorokan atau sebelum matahari terbit dari sebelah barat.
Dengan kasih sayang-Nya pula, Allah mensyariatkan satu ibadah yang sangat agung untuk hamba-Nya yang ingin bertaubat, kembali kepada-Nya setelah sekian lama bermaksiat dan melupakan-Nya. Ibadah tersebut adalah Sholat Taubat.